Kompas.com - 16/05/2013, 17:13 WIB
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua I Bidang Organisasi Pengurus Provinsi (Pengprov) Jawa Barat Nurhasan menilai Ketua PSSI telah mencemarkan nama baik 14 Pengprov PSSI dengan membekukan status keanggotaan 14 Pengprov tersebut. Mereka pun meminta Djohar Arifin bertanggung jawab.

"Djohar harus bisa bersikap jantan! Jangan plin-plan. Kami adalah korban sikap Djohar yang pengecut. Kedatangan saya ke sini (Polda) adalah untuk melaporkan tindakan Djohar yang telah mencemarkan nama baik kami. Lalu, Djohar juga menyebar fitnah dan telah melakukan pemalsuan," kata Nurhasan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/5/2013)," tambahnya.

"Saya kecewa, Djohar yang mengangkat dan melantik kami dulu saat ingin merontokkan rezim-rezim lama di PSSI. Kami dikumpulkan dan Djohar datang ke acara pelantikan. Bahkan, pada acara tersebut, kami keluarkan biaya sendiri dan Djohar sama sekali tidak memberikan kami dana bantuan," lanjutnya.

Nurhasan menambahkan, Surat Keputusan (SK) pencabutan status 14 Pengprov dilakukan dengan tidak layak. Menurut Nurhasan, SK tersebut didistribusikan dalam bentuk fotokopi dan dikirim oleh kurir yang tak jelas.

"Tiba-tiba, surat tersebut sudah ada di mobil saya. Bentuknya fotokopi. Kalau kami dipecat, harus jelas alasannya. Apakah kami melanggar statuta, mosi tidak percaya atau apa pun yang lain itu harus jelas. Kami sama sekali tidak merasa melakukan tindakan-tindakan tersebut," tutur Nurhasan.

Sementara itu, kuasa hukum dari ke-14 Pengprov, Elza Syarief, menjelaskan Djohar dituntut dengan tiga pasal berlapis. Pasal 263 KUHP tentang peredaran surat palsu, Pasal 310 KUHP mengenai fitnah, dan Pasal 311 KUHP tentang pencemaran nama baik.

"Secara materiil bisa dihitung. Namun, kami menuntut Djohar karena faktor moril," ujar Elza.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.