"King Kenny" Rusak Debut Torres

Kompas.com - 08/02/2011, 03:44 WIB
Editor

 LONDON, SENIN - Liverpool terus mengalami pencerahan di bawah Kenny Dalglish, bahkan seusai ditinggal Fernando Torres. Tanpa Luis Suarez-Andy Carroll, ”King Kenny” mempermalukan Chelsea, 1-0, di Liga Inggris dan merusak debut Torres bersama klub barunya di Stamford Bridge, Minggu (6/2).

Tidak seperti perkiraan beberapa kalangan, debut Torres bersama Chelsea mengecewakan dan pantas untuk dilupakan. Striker Spanyol seharga 50 juta poundsterling itu turun sejak menit awal. Dia mendapat bola pertama dari salah umpan Maxi Rodriguez dan ditarik keluar setelah tampil 66 menit.

Tiga menit setelah Torres keluar, gelandang Raul Meireles membobol gawang Chelsea, hasil umpan silang kapten Steven Gerrard. Meireles, pemain yang dibeli dari FC Porto 18 juta poundsterling, atau kurang dari separuh harga transfer Torres ke Chelsea, tampil menawan.

Bahkan, itu gol keempat Meireles (27) dalam lima penampilan terakhir di Liga Inggris.

Mantan bintang Liverpool yang kini menjadi pengulas sepak bola di televisi BBC, Alan Hansen, menyebut gelandang asal Portugal itu sebagai sosok vital untuk menerjemahkan gagasan-gagasan Dalglish di lapangan.

”Begitu Kenny tiba, dia ingin tim Liverpool-nya lebih banyak bergerak,” ujar Hansen, menjelaskan ide permainan Dalglish. ”Dia menyampaikan kepada Steve Clarke (pelatih tim utama dan asisten Dalglish) apa keinginannya, yakni kembali ke passing-passing lama dan beralih pada nilai-nilai Liverpool.”

”Dulu selalu ditekankan kepada kami, ketika salah satu pemain sedang menguasai bola, jika para rekannya terus bergerak, mudah bagi pemain itu memberi umpan. Ini yang sempat hilang dari permainan Liverpool dan dicoba diperbaiki Kenny,” kata Hansen pada majalah mingguan Liverpool FC dan dikutip situs resmi Liverpool (www.liverpoolfc.tv).

Penyebab Torres mandul

Demi menjinakkan Torres yang ditandemkan dengan Didier Drogba dan ditopang Nicolas Anelka sebagai penyerang lubang, Dalglish—akrab dijuluki ”King Kenny”—memasang tiga bek tengah di lini pertahanan. Mereka adalah Jamie Carragher, Martin Skrtel, dan Daniel Agger. Taktik ini jitu. Peluang Torres mengeksekusi tembakan ke gawang kandas diblok Carragher.

Setiap mendapat bola, Torres kerap menerima cemoohan suporter Liverpool. ”He Who Betrays Will Always Walk Alone (Orang yang berkhianat akan selalu berjalan seorang diri)”, begitu salah satu poster suporter Liverpool dengan memelesetkan lagu kebanggaan mereka, ”You’ll Never Walk Alone”.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X