Saleh Mukadar: Harus Ada Perubahan di PSSI

Kompas.com - 21/01/2011, 13:10 WIB
EditorMarcus Suprihadi

TABANAN.KOMPAS.com — Komisaris utama salah satu klub Liga Primer Indonesia (LPI), Persebaya 1927, Saleh Mukadar, yang hadir di lokasi Kongres II PSSI di Tabanan, Bali, Jumat (21/1/2011), mengatakan, PSSI membutuhkan pembaruan, khususnya di pucuk kepemimpinan, karena organisasi ini sudah hancur.

"Harus ada suksesi kepemimpinan karena sudah hancur dan rusak. Kalau ingin maju, sudah saatnya berubah," ujar Saleh kepada Kompas.com di lobi Pan Pasific Bali Nirwana Resort, pagi tadi.

Saleh menambahkan, selain krisis prestasi, kehancuran di tubuh PSSI juga disebabkan adanya intervensi partai politik. "PSSI milik orang banyak. Pemerintah saja tidak boleh intervensi, tapi partai politik malah intervensi," katanya.

Saleh berharap para pemilik hak suara dalam Kongres II PSSI ini menggunakan hati nuraninya dan kembali menata diri menjadi sebuah organisasi yang bermartabat.

Saleh sendiri akan berjuang untuk memperoleh hak suaranya bersama para pengurus klub lain yang telah membelot ke LPI. Sebab, mereka menganggap masih sebagai anggota PSSI.

Bahkan Saleh mengancam akan mengerahkan 300 orang di area kongres jika dirinya tetap tidak dizinkan menjadi peserta. "Saya usahakan hari ini, tapi kalau tetap tidak bisa, ya saya bawa teman-teman, mereka sudah di sini," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.