Besoes: LPI Bisa Celakakan Timnas

Kompas.com - 10/01/2011, 01:53 WIB
EditorHery Prasetyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Bergulirnya Liga Primer Indonesia (LPI) ternyata bisa memberikan implikasi buruk kepada tim nasional (timnas). Timnas terancam tidak bisa tampil di event internasional sebagai sanksi yang dijatuhkan FIFA atas bergulirnya kompetisi yang dibentuk oleh Arifin Panigoro tersebut.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Nugraha Besoes. Nugraha menyatakan, FIFA tidak bisa menerima LPI sehingga Indonesia bakal terancam mendapatkan sanksi. Bila FIFA benar-benar memberikan sanksi, lanjut Nugraha, timnas yang akan menjadi korban.

"Sanksi bukan untuk organisasi (PSSI) tetapi timnas. FIFA akan melarang timnas mengikuti pertandingan internasional. Itu sangat celaka jika timnas menjadi korban orang-orang onar," jelas Nugraha saat dihubungi Kompas.com, Minggu (9/1/2011).

Oleh karena itu, Nugraha menyatakan, PSSI berupaya bertemu FIFA untuk menerangkan soal LPI. "PSSI akan mengirimkan surat kepada FIFA untuk menjelaskan LPI. Kemudian PSSI akan bertemu FIFA. Di sana, kami akan diberi arahan oleh FIFA. PSSI juga akan menjelaskan kepada FIFA bahwa pemerintah tidak ikut campur dalam LPI," jelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, FIFA melalui Direktur Keanggotaan dan Pengembangan, Thierry Regenass, memang mengancam akan memberikan sanksi atas terselenggaranya LPI. Sebelum LPI bergulir, Regenass mengatakan, "Kami belum menerima laporan resmi apa pun tentang hal ini tetapi liga (LPI, Red) itu kemungkinan akan mulai berjalan besok. Kami sadar akan situasi tersebut dan bila (liga) itu tetap berjalan maka hal itu akan ditangani komite FIFA dan sanksi akan diberikan."

Bila sanksi itu benar-benar diberikan, maka "Merah Putih" terancam tidak bisa mengikuti ajang internasional, termasuk SEA Games 2011 dan Pra Olimpiade 2012.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X