Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Salin Artikel

Juventus dan Bencana Plusvalenza: Poin Menyusut, Dokumen CR7 Simpan Bahaya

KOMPAS.com - Nama klub raksasa Italia Juventus sedang menjadi buah bibir. Bukan karena prestasi, melainkan karena skandal yang menjerat klub berjuluk I Bianconeri itu.

Setelah kasus pengatutan skor alias Calciopoli pada 2006, Juventus kini terjerat skandal "Plusvalenza".

Plusvalenza merujuk pada istilah akuntansi di Italia untuk mendeskripsikan laba hasil penjualan aset.

Secara khusus, Plusvalenza kerap dipakai untuk menjelaskan selisih antara harga jual (yang lebih tinggi) dengan pembiayaan (lebih rendah) dari sebuah aset tertentu.

Dalam hal ini, Juventus disebut merekayasa nilai transfer dan pembukuan finansial untuk mengakali aturan Financial Fair Play (FFP).

Ketika kasus ini dibuka pada April tahun lalu, Si Nyonya Besar dinyatakan tidak bersalah. 

Namun, jaksa Giuseppe Chine meminta Pengadilan Banding FIGC untuk membuka kembali penyidikan terhadap Juventus setelah menemukan bukti baru oleh Kantor Kejaksaan Umum Turin. 

Juventus pun dinyatakan bersalah atas kasus pelanggaran finansial terkait transfer pemain dan dijatuhi hukuman pada Sabtu (21/1/2022) dini hari WIB.

Pengurangan 15 poin

Hukuman untuk klub Juventus atas kasus pelanggaran finansial ini adalah berupa pengurangan poin.

Jaksa Giuseppe Chine awalnya menuntut pengurangan sembilan poin untuk Juventus.

Akan tetapi, pengadilan justru menjatuhkan sanksi lebih berat, yakni pengurangan 15 poin.

Juventus terjun bebas

Posisi Juventus di papan klasemen Liga Italia 2022-2023 melorot drastis setelah terkena hukuman pengurangan poin.

Juventus yang tadinya berada di urutan ketiga klasemen dengan 37 poin, kini terjun bebas ke posisi ke-10.

Perolehan angka klub besutan Massimiliano Allegri menyusut, menjadi hanya 22.

Eks petinggi Juventus seperti Andrea Agnelli, Pevel Nedved, Maurizio Arrivabene, Fabio Paratici, dan anggota dewan lainnya juga dilarang terlibat di sepak bola.  

Agnelli dan Arrivabene diskorsing dua tahun dari aktivitas sepak bola Italia, sedangkan Nedved menerima hukuman larangan 8 bulan.  

Adapun Paratici yang kini bekerja di Tottenham Hotspur menerima larangan aktivitas di sepak bola Italia selama 30 bulan. 

Posisi Paratici di Tottenham pun terancam sebab sanksi ini disebut bakal diteruskan ke UEFA dan FIFA.

Direktur olahraga Juventus saat ini yaitu Federico Cherubini juga mendapatkan hukuman selama 16 bulan. 

Pemain berangkulan tangan

Sejumlah pemain Juventus bereaksi di media sosial setelah tahu tim dikenai hukuman pengurangan 15 poin.

Leonardo Bonucci salah satunya. Bek veteran itu memajang foto hitam-putih personel Juventus berangkulan tangan membentuk lingkaran di Twitter-nya.

"Kami bersamamu. Hari ini, semakin penting untuk menjadi sebuah tim. Melangkah terus di jalan kami," tulis Bonucci dalam caption foto tersebut.

Sang kapten Juventus melengkapi unggahannya dengan tagar #finoallafine, jargon khas klub yang bermakna "sampai akhir".

Reaksi juga datang dari partner sehati Bonucci yang kini membela klub Los Angeles FC, Giorgio Chiellini.

Dokumen rahasia alias "carta segreta" Cristiano Ronaldo disebut bisa menghadirkan bencana lain untuk Juventus dalam kasus Plusvalenza ini.

Menurut La Repubblica, Dokumen rahasia Ronaldo merupakan hasil penelusuran tim investigasi Prisma, yang bergerak di bawah Kejaksaan Turin.

Temuan berkas itu bisa menjadi pegangan Kejaksaan Federal untuk kembali menyidang Juventus. 

Mengacu kepada berkas “carta segreta” tadi, Juventus dikabarkan membuat kesepakatan rahasia dengan Ronaldo yang tidak tertulis dalam pembukuan finansial klub. 

Ronaldo, yang memperkuat Juventus pada rentang 2018-2021, masih menjadi bagian klub kala terjadi penyesuaian gaji di tim beralias Si Nyonya Besar pada Maret 2020. 

Juventus kala itu mengumumkan bahwa para pemain mesti merelakan empat bulan gaji guna membantu kondisi keuangan klub yang guncang akibat pandemi Covid-19.

Walau begitu, sejumlah pemain dilaporkan tetap menerima bayaran “di bawah meja” yang tak dilaporkan ke sistem pembukuan maupun FIGC, Federasi Sepak Bola Italia. 

Dalam “carta segreta”, Juventus pada intinya berjanji memberikan gaji yang tak terbayarkan selama masa puncak pandemi tadi kepada pemain bersangkutan. 

Berdasarkan pemberitaan sejumlah media Italia, Juventus kabarnya masih berutang sebesar 19,6 juta euro (sekitar Rp 320,1 miliar) kepada Ronaldo.

Eks direktur Juventus, Cesare Gabasio, bilang kepada juru transfer klub, Federico Cherubini, bahwa dokumen itu "secara teoretis tidak seharusnya ada". 

Percakapan rahasia dua pejabat elite Juve bisa diketahui karena memang dilakukan penyadapan sebagai bagian investigasi. 

Ronaldo sendiri dikabarkan tidak membubuhkan tanda tangannya dalam dokumen rahasia yang kini terus diselidiki itu.

Dalam berkas tersebut hanya tertera tanda tangan Fabio Paratici, eks Direktur Juventus yang kini bekerja di Tottenham Hotspur.

Juventus melawan

Juventus mengonfirmasi bahwa mereka telah mengajukan banding ke Badan Garansi Olahraga CONI (Komite Olimpiade Italia), tak lama setelah hukuman dijatuhkan.

"Klub menunggu publikasi alasan keputusan tersebut dan saat ini mengumumkan pengajuan banding ke Collegio di Garanzia dello Sport sesuai dengan ketentuan Kode Peradilan Olahraga," demikian pernyataan Juventus.

https://bola.kompas.com/read/2023/01/22/05450098/juventus-dan-bencana-plusvalenza-poin-menyusut-dokumen-cr7-simpan-bahaya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Bicara soal Sanksi FIFA untuk Indonesia

Jokowi Bicara soal Sanksi FIFA untuk Indonesia

Liga Indonesia
Alasan Argentina Mengajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20

Alasan Argentina Mengajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20

Liga Indonesia
Dukungan Senior Persib untuk Robi Darwis dkk Usai Piala Dunia U20 Gagal di Indonesia

Dukungan Senior Persib untuk Robi Darwis dkk Usai Piala Dunia U20 Gagal di Indonesia

Liga Indonesia
3 Fakta Laga Madura United vs PSM - Rekor Buruk Tim Tamu di Kandang Madura United

3 Fakta Laga Madura United vs PSM - Rekor Buruk Tim Tamu di Kandang Madura United

Liga Indonesia
Argentina Resmi Ajukan Diri sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U20 2023

Argentina Resmi Ajukan Diri sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U20 2023

Sports
Spain Masters 2023, Daftar 7 Wakil Indonesia di Perempat Final

Spain Masters 2023, Daftar 7 Wakil Indonesia di Perempat Final

Badminton
Madura United Vs PSM - Jalani Ujian Sulit, Bernardo Tavares Singgung Wasit dan Pihak Penyiar

Madura United Vs PSM - Jalani Ujian Sulit, Bernardo Tavares Singgung Wasit dan Pihak Penyiar

Liga Indonesia
Persija Vs Persib: Luis Milla Ungkap Faktor Maung Bandung Bisa Menang

Persija Vs Persib: Luis Milla Ungkap Faktor Maung Bandung Bisa Menang

Sports
Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U20, Waketum PSSI Minta Maaf dan Cemaskan Sanksi FIFA

Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U20, Waketum PSSI Minta Maaf dan Cemaskan Sanksi FIFA

Liga Indonesia
Janji Hugo Samir ke Jacksen F Tiago yang Terpaksa Batal...

Janji Hugo Samir ke Jacksen F Tiago yang Terpaksa Batal...

Liga Indonesia
Evan Dimas Ikut Merasakan, Pasti Sedih Tiba-tiba Tak Jadi Ikut Piala Dunia

Evan Dimas Ikut Merasakan, Pasti Sedih Tiba-tiba Tak Jadi Ikut Piala Dunia

Liga Indonesia
6 Stadion Dapat 'Berkah' Usai Piala Dunia U20 2023 Batal di Indonesia

6 Stadion Dapat "Berkah" Usai Piala Dunia U20 2023 Batal di Indonesia

Sports
Tangis Arkhan Fikri Pecah Usai Mimpi Tampil di Piala Dunia U20 Sirna

Tangis Arkhan Fikri Pecah Usai Mimpi Tampil di Piala Dunia U20 Sirna

Liga Indonesia
Persija Jakarta Vs Persib Bandung, Catatan Memukau Macan Kemayoran di Kandang

Persija Jakarta Vs Persib Bandung, Catatan Memukau Macan Kemayoran di Kandang

Liga Indonesia
Saat Putra Jacksen F Tiago, Hugo Samir, Hadapi Sedih Piala Dunia U20 Batal

Saat Putra Jacksen F Tiago, Hugo Samir, Hadapi Sedih Piala Dunia U20 Batal

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+