Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Rasa Nostalgia Saat Persebaya Kembali ke Stadion Gelora 10 November

Stadion tersebut menyimpan memori indah Aji Santoso bersama tim berjuluk Bajul Ijo itu. 

"Ini mengulangi memori karena dulu saya terakhir masuk di Tambaksari ini tahun 2011 ketika LPI dan baru kali ini saya kembali ke sini," ujar Aji Santoso.

"Memang jujur ada rasa kangen juga dengan Tambaksari karena ketika saya masih bermain, dulu ya bermain di sini," ucapnya.

Atmosfer masa-masa indah itu masih terkunci di dalam stadion legendaris berkapasitas 35.000 penonton tersebut.

Terlebih lagi, saat itu Persebaya Surabaya, Stadion Gelora 10 November, dan Bonek menjadi satu kesatuan yang disegani. Banyak tim yang menjadi saksi "keangkeran" Stadion Tambaksari ketika laga kandang Bajul Ijo.

"Banyak sekali kenangan di sini. Dulu waktu 1997 kami menjadi juara," kata pelatih berusia 51 tahun itu.

"Bisa dikatakan siapa pun yang bermain di Tambaksari ini keder (gemetar) dulu. Yang pertama karena lapangannya dan stadionnya yang angker buat lawan. Kedua ditunjang dengan materi yang bagus dan pelatih yang berkualitas, almarhum Rusdy Bahalwan," ucapnya.

"Jadi, sangat susah lawan mendapatkan poin disini dan saya mulai dari ujung ke ujung sudah ‘’tak rijiki kabeh, tak kosek i kabeh (saya bersihkan semua, saya sikat semua)’," katanya.

Selama aktif menjadi pemain, dia pernah membawa Persebaya Surabaya menjadi juara Liga Indonesia 1996-1997.

Tahun 2011 membesut Persebaya Surabaya yang saat itu bernama Persebaya 1927 dan kembali menukangi sekaligus memberi gelar runner-up Piala Presiden 2019 dan Liga 1 2019 serta juara Piala Gubernur Jatim 2020.

Kembali berlatih di Stadion Gelora 10 November, Aji Santoso mengaku para pemainnya juga sangat antusias mengikuti sesi latihan.

Apalagi sudah sejak empat tahun lalu Persebaya Surabaya tidak berlatih di stadion yang dibangun pada hari perjuangan Indonesia, 10 november 1945.

Dia memberi pujian soal kondisi lapangan di Stadion Gelora 10 November saat ini. Menurut dia, kondisi lapangan sangat bagus sehingga latihan dengan umpan-umpan pendek bisa berjalan dengan maksimal.

Ditambah lagi dengan pembenahan fasilitas-fasilitas pendukung yang lengkap sehingga pemain merasa nyaman berlatih.

Stadion Gelora 10 November menjadi salah satu stadion penunjang sebagai tempat latihan Piala Dunia U20 yang digelar di Surabaya pada 2023 nanti, mendampingi venue utama Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

"Lapangannya enggak nyaman, tetapi sangat nyaman. Lapangannya sangat bagus, rumputnya sangat flat dan juga lembut, sangat bagus," katanya.

https://bola.kompas.com/read/2021/04/28/16200018/rasa-nostalgia-saat-persebaya-kembali-ke-stadion-gelora-10-november

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+