Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Curhat Mario Balotelli yang Merasa Gila Selama Karantina akibat Pandemi Virus Corona

KOMPAS.com - Aturan lockdown ketat yang diterapkan Pemerintah Italia membuat masyarakat setempat frustrasi dan jenuh.

Situasi selama karantina itu pun rentan memunculkan stres. Demikian juga yang dirasakan para insan sepak bola di Negeri Pizza.

Sebelumnya, pelatih tim nasional Italia, Roberto Mancini pernah mengaku jenuh terhadap situasi selama isolasi karena pandemi virus corona.

"Sejujurnya, saya merasa sangat jenuh terjebak di rumah. Setelah 60 hari, saya pikir ini harus berakhir. Kalau tidak, orang bisa gila," kata eks Inter Milan dan Manchester City ini.

"Saya mencoba berlatih pagi hari. Jika cuaca bagus, saya duduk di teras siang hari. Hanya begitu saja," ucap Roberto Mancini.

Hal serupa pun tampaknya juga dirasakan oleh penyerang Brescia dan timnas Italia, Mario Balotelli.

Lewat obroloan di Instagram Live, Mario Balotelli mengatakan kepada eks rekan setimnya, Alessandro Matri, bahwa ia mungkin tidak bisa langsung mengendalikan bola dengan benar karena sudah begitu lama tidak melakukan latihan.

"Jika Anda memberikanku bola sekarang, saya tidak bisa mengendalikannya dengan sentuhan pertama. Sudah dua bulan sejak terakhir saya menyentuh si kulit bundar," kata Mario Balotelli sebagaimana dikutip dari Football Italia.

"Saya menjadi gila selama beberapa minggu terakhir karena benar-benar sendirian. Anak perempuanku di Naples, yang laki-laki ada di Zurich. Ibu saya sudah cukup umur dan perlu dilindungi (dari virus ini), jadi saya tinggal sendirian. Itu sulit," ucapnya.

"Sulit untuk berlatih dengan benar kalau tidak punya alat olahraga di rumah. Jadi, meski dilarang, saya kadang-kadang berlari di sekitar taman dekat rumah," imbuh eks pemain Liverpool ini. 

Balotelli pun mengungkapkan kesulitan yang ia hadapi selama beberapa minggu pertama kebijakan lockdown diberlakukan.

Dia mengakui aspek terburuk dari menjalani aturan ini yakni ketidakmampuannya untuk memasak.

"Saya pada dasarnya mencoba makan karton dan mengigit potongan-potongan dari dinding selama tiga hari pertama karena tidak bisa memasak apapun," ucapnya.

"Untungnya, kemudian saya bisa memesan dari jasa antar makanan," tuturnya mengakhiri.

Kompetisi Liga Italia kini masih dalam masa penangguhan akibat pandemi virus corona sejak 10 Maret 2020.

Terbaru, Serie A (kasta tertinggi Liga Italia) dikabarkan berpotensi digulirkan kembali pada 13 Juni 2020.

Hal tersebut diketahui lewat pernyataan pihak penyelenggara yang diunggah pada laman resmi Serie A, Rabu (13/5/2020) malam WIB.

"Mengenai dimulainya kembali kegiatan olahraga, 13 Juni diindikasikan menjadi tanggal bergulirnya kembali (Liga Italia musim 2019-2020)," demikian pernyataan penyelenggara, dikutip dari laman resmi Liga Italia.

Namun, rencana tersebut masih harus memperhatikan anjuran pemerintah dan protokol kesehatan terkait wabah virus corona.

Sebelum resmi ditangguhkan, Serie A telah memasuki pekan ke-26.

Juventus saat ini berstatus sebagai pemuncak klasemen mengoleksi 63 poin. Mereka unggul satu angka dari Lazio yang berada di posisi kedua.

https://bola.kompas.com/read/2020/05/14/09200018/curhat-mario-balotelli-yang-merasa-gila-selama-karantina-akibat-pandemi-virus

Terkini Lainnya

Hasil 8 Besar Piala Asia U23: Singkirkan Arab Saudi, Uzbekistan Jumpa Indonesia di Semifinal

Hasil 8 Besar Piala Asia U23: Singkirkan Arab Saudi, Uzbekistan Jumpa Indonesia di Semifinal

Internasional
Modal Persib Menyongsong Championship Series Liga 1

Modal Persib Menyongsong Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Borneo FC Dapat Pelajaran dari Persib Jelang Championship Series

Borneo FC Dapat Pelajaran dari Persib Jelang Championship Series

Liga Indonesia
Keriuhan Media Sosial Saat Timnas U23 Indonesia Singkirkan Korsel

Keriuhan Media Sosial Saat Timnas U23 Indonesia Singkirkan Korsel

Liga Indonesia
Hasil Rans Nusantara vs Persija 0-1: Gustavo Pahlawan Macan Kemayoran

Hasil Rans Nusantara vs Persija 0-1: Gustavo Pahlawan Macan Kemayoran

Liga Indonesia
Borneo FC Alami 3 Kekalahan Beruntun, Pieter Huistra Tidak Cari Kambing Hitam

Borneo FC Alami 3 Kekalahan Beruntun, Pieter Huistra Tidak Cari Kambing Hitam

Liga Indonesia
Rekor Dunia Cricket Pecah di Seri Bali Bash Internasional

Rekor Dunia Cricket Pecah di Seri Bali Bash Internasional

Sports
Thomas & Uber Cup 2024, Tim Indonesia Siap Tempur!

Thomas & Uber Cup 2024, Tim Indonesia Siap Tempur!

Badminton
Sepak Bola Indonesia Sedang Naik Daun

Sepak Bola Indonesia Sedang Naik Daun

Liga Indonesia
5 Fakta Statistik Timnas U23 Indonesia Vs Korea Selatan

5 Fakta Statistik Timnas U23 Indonesia Vs Korea Selatan

Timnas Indonesia
Yonhap Kritik Keras Timnas U23 Korsel: Lemah Bertahan dan Tidak Disiplin!

Yonhap Kritik Keras Timnas U23 Korsel: Lemah Bertahan dan Tidak Disiplin!

Timnas Indonesia
Korsel Takluk dari Indonesia, Arhan Hibur Rekan Setimnya di Suwon FC

Korsel Takluk dari Indonesia, Arhan Hibur Rekan Setimnya di Suwon FC

Timnas Indonesia
4 Fakta Indonesia Vs Korsel: Pulangkan Negara Asal, Ambisi STY Tercapai

4 Fakta Indonesia Vs Korsel: Pulangkan Negara Asal, Ambisi STY Tercapai

Timnas Indonesia
Timnas U23, Lelaki Muda Kokoh dan Jalur Langit

Timnas U23, Lelaki Muda Kokoh dan Jalur Langit

Internasional
Indonesia ke Semifinal Piala Asia U23, Keyakinan STY Terbukti, Punya 'Mantra Sakti'

Indonesia ke Semifinal Piala Asia U23, Keyakinan STY Terbukti, Punya "Mantra Sakti"

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke