Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Proses Naturalisasi Berjalan Lancar, Bek Persib Ini Segera Jadi WNI

KOMPAS.com - Fabiano Beltrame berpeluang memperkuat Persib Bandung pada putaran kedua Liga 1 2019 setelah proses naturalisasinya rampung.

Fabiano Beltrame, yang ditransfer dari Madura United, tidak bisa memperkuat Persib pada putaran pertama lantaran proses naturalisasinya masih terhambat.

Hal itu sangat disayangkan karena pemain asal Brasil itu digadang-gadang menjadi palang pintu utama di barisan belakang Maung Bandung.

Sempat ada rencana Fabiano akan "dibuang" ke Blitar United, tim Liga 2 yang baru diakuisisi Persib.

Namun, rencana itu gagal lantaran peraturan Liga 2 tidak memperbolehkan klub peserta menggunakan pemain asing, sedangkan proses naturalisasi Fabiano belum selesai.

Alhasil, mantan pemain Madura United itu hanya ikut berlatih saja dengan skuad Robert Rene Alberts.

Namun, kini proses naturalisasi Fabiano dikabarkan telah selesai seperti yang diungkapkan oleh Robert Rene Alberts. 

Menurut pelatih berkebangsaan Belanda itu, Fabiano Beltrame akan menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada bulan ini.

"Ya saya mendengar kabar positif bahwa bulan ini proses naturalisasinya sudah selesai. Dia sudah jadi warga Indonesia bulan ini," kata Robert seperti dikutip BolaSport.com dari VikingPersib.co.id.

Tentu kabar baik ini menjadi harapan bagi Robert menggunakan jasa Beltrame untuk membela Persib bandung pada putaran kedua nanti.

"Ini tentu kabar baik, dan saya harap di putaran kedua nanti ia sudah siap karena kami memang membutuhkannya, jaga-jaga jika kami kehilangan bek lagi. Dia penting bagi kami," ujar pelatih asal Belanda tersebut.

Pernyataan Rene tersebut merujuk pada kondisi Persib Bandung saat ini, yang tengah mengalami krisis bek usai menang 2-0 atas Kalteng Putra, Selasa (16/7/2019).

Walaupun memenangi laga, Persib harus kehilangan dua bek tengah andalan mereka untuk laga selanjutnya.

Bek Asing Persib, Bojan Malisic, mendapatkan hukuman kartu merah dari wasit pada pengujung laga.

Bojan menerima kartu kuning kedua pada menit ke-90+3 karena wasit menilai sang pemain mengulur waktu.

Sementara, kartu kuning pertama didapatkan Bojan pada menit ke-31.

Hasilnya, Bojan Malisic harus menjalani sanksi dan absen pada laga berikutnya.

Tak hanya Bojan, Maung Bandung juga terancam tak bisa memainkan Achmad Jufriyanto.

Bek berusia 32 tahun itu mendapatkan satu kartu kuning saat melawan Kalteng Putra.

Sebagaimana dikutip BolaSport.com dari Soccerway, pemain yang akrab disapa Jupe itu telah mengoleksi tiga kartu kuning dari enam pertandingan bersama Maung Bandung.

Sesuai dengan regulasi Liga 1 2019 Pasal 57 tentang kartu merah dan kartu kuning, Jupe semestinya absen saat laga Persib melawan PSIS Semarang pada pekan ke-9, Minggu esok.

Praktis, Persib Bandung hanya punya Indra Mustafa dan Saepuloh Maulana sebagai bek tengah untuk menghadapi Mahesa Jenar. (Bagas Reza Murti). 

https://bola.kompas.com/read/2019/07/18/17000058/proses-naturalisasi-berjalan-lancar-bek-persib-ini-segera-jadi-wni

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+