Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Lindelof: Liga Inggris Lebih Sulit daripada Liga Portugal

Lindelof merupakan bek yang direkrut Man United dengan banderol sebesar 30,7 juta pounds atau lebih dari Rp 686 miliar dari Benfica pada bursa transfer musim panas 2017.

Ia diikat dengan kontrak berdurasi empat tahun.

Besarnya popularitas Man United dan Liga Inggris membuat bek berusia 23 tahun ini sempat kesulitan beradaptasi.

Meski didatangkan dengan "mahar" besar, Lindelof tak langsung mendapatkan tempat reguler dalam skuad asuhan Jose Mourinho.

Akan tetapi, kepercayaan diri bek berusia 23 tahun itu mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir, terutama setelah pemain asal Swedia ini mendapat kesempatan bermain penuh karena cedera yang dialami Phil Jones dan Eric Bailly.

"Premier League lebih sulit daripada Liga Portugal. Benfica dan Manchester United adalah dua tim besar, tetapi Man United lebih besar dan salah satu yang terbesar di dunia," kata Lindelof yang dilansir BolaSport.com dari Sky Sports.

"Ada lebih banyak mata yang memperhatikan. Menurut saya, itulah perbedaan terbesarnya," ucap dia.

Meningkatnya performa Lindelof dalam empat partai terakhir bersama Man United pada Premier League pun telah diakui sang pelatih, Mourinho.

Bahkan, pelatih berjulukan The Special One itu memberikan pujian khusus dengan mengatakan performa Lindelof merupakan cerminan dari performa timnya.

Dalam empat penampilan terakhirnya, Man United selalu bisa menuai kemenangan.

Sebelum empat performa tersebut, Lindelof sempat diberikan kesempatan bermain sebagai starter pada pekan kesembilan.

Namun, ia hanya bermain selama 67 menit dan tim berjulukan The Red Devils mengalami kekalahan 1-2 melawan Huddersfield.

"Saya selalu senang membantu tim sebisa mungkin. Tentu saya sangat senang memungkinkan membantu tim di lapangan dan mendapatkan beberapa hasil bagus," ujar Lindelof. (Wisnu Nova Wistowo).

https://bola.kompas.com/read/2017/12/05/13400028/lindelof--liga-inggris-lebih-sulit-daripada-liga-portugal

Terkini Lainnya

Guinea dan Ilaix Moriba Diserbu Komentar Rasis, Sepak Bola Seharusnya Mempersatukan

Guinea dan Ilaix Moriba Diserbu Komentar Rasis, Sepak Bola Seharusnya Mempersatukan

Timnas Indonesia
Guinea Masuk Grup 'Neraka' Olimpiade 2024, Pelatih Reuni dengan Henry

Guinea Masuk Grup "Neraka" Olimpiade 2024, Pelatih Reuni dengan Henry

Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia Usai Garuda Muda Jalani Playoff Olimpiade 2024

Jadwal Timnas Indonesia Usai Garuda Muda Jalani Playoff Olimpiade 2024

Timnas Indonesia
Pelatih Guinea Tiga Kali Ucap 'Sulit' Usai Lawan Timnas U23 Indonesia

Pelatih Guinea Tiga Kali Ucap "Sulit" Usai Lawan Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Bola Emas Diego Maradona di Piala Dunia 1986 Akan Dilelang

Bola Emas Diego Maradona di Piala Dunia 1986 Akan Dilelang

Internasional
Semifinal Championship Series Ingatkan Bos Persib ke Tahun 2014

Semifinal Championship Series Ingatkan Bos Persib ke Tahun 2014

Liga Indonesia
Guinea Kalahkan Indonesia dan Lolos Olimpiade, Ulangi Sejarah 56 Tahun

Guinea Kalahkan Indonesia dan Lolos Olimpiade, Ulangi Sejarah 56 Tahun

Internasional
Proliga 2024, Bandung bjb Tandamata Serukan Bangkit Usai Takluk

Proliga 2024, Bandung bjb Tandamata Serukan Bangkit Usai Takluk

Liga Indonesia
Bayer Leverkusen ke Final Liga Europa: 49 Laga Tak Terkalahkan, Rekor Baru di Eropa

Bayer Leverkusen ke Final Liga Europa: 49 Laga Tak Terkalahkan, Rekor Baru di Eropa

Liga Lain
Kepala Witan Sulaeman Dijahit Usai Lawan Guinea

Kepala Witan Sulaeman Dijahit Usai Lawan Guinea

Timnas Indonesia
Erick Thohir Bidik Indonesia Tampil di Olimpiade Los Angeles 2028

Erick Thohir Bidik Indonesia Tampil di Olimpiade Los Angeles 2028

Timnas Indonesia
Jangan Pernah Menangis, Coach Shin Tae-yong

Jangan Pernah Menangis, Coach Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Jadwal MotoGP Perancis 2024, Tekad Sang Juara Dunia Taklukan Le Mans

Jadwal MotoGP Perancis 2024, Tekad Sang Juara Dunia Taklukan Le Mans

Motogp
Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Indonesia, Skuad Garuda Punya Generasi Emas

Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Indonesia, Skuad Garuda Punya Generasi Emas

Timnas Indonesia
Atmosfer Sendu Ruang Ganti Timnas U23 Indonesia Usai Urung ke Olimpiade

Atmosfer Sendu Ruang Ganti Timnas U23 Indonesia Usai Urung ke Olimpiade

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke