Dikalahkan PSIS, PSM Serang Wasit di Semarang
Pemain belakang PSM Makassar, Jayusman (kanan), mengadang pemain PSIS Semarang, Gastano, pada pertandingan Djarum Liga Super Indonesia 2008 di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (12/10). PSIS menang 1-0.
Senin, 13/10/2008 | 01:58 WIB

SEMARANG, SENIN - Stadion Jatidiri Semarang masih menjadi momok bagi wasit. Jika sebelumnya Manajer Umum PSIS menyerang wasit, kini giliran PSM Makassar mencoba memukul wasit di kandang PSIS tersebut, Minggu (12/10).

Dalam pertandingan yang berakhir 1-0 untuk kemenangan PSIS itu, seorang ofisial "Juku Eja" berusaha memukul wasit Yandri dari DKI Jakarta. Aksi tersebut berlangsung setelah pertandingan kedua tim selesai. Ofisial PSM yang belum diketahui namanya itu berlari mendatangi wasit yang dinilai tidak adil dalam memimpin pertandingan.

Setelah dekat dengan wasit, ia langsung melayangkan pukulan ke arah Yandri yang sedang berjalan menuju ruang ganti. Yandri dapat menghindari bogem mentah dan berbalik memukul dengan tangan kiri sehingga mengenai mulut penyerangnya.

Akibatnya ofisial PSM itu tersebut terkapar di lapangan dan bersimbah darah segar. Korban langsung ditandu ke luar lapangan dan mendapat kawalan polisi. Sejumlah suporter melempari ofisial tersebut tapi polisi melindunginya dengan tameng.

Asisten Pelatih PSM, Hanafing mengatakan, aksi tersebut dilakukan karena banyak keputusan wasit yang dinilai merugikan timnya. "Seharusnya kita mendapat penalti karena pemain kita dilanggar di daerah terlarang tetapi wasit memutuskan itu bukan pelanggaran. Saya kira sistem perwasitan kita perlu dibenahi supaya kejadian ini tidak terulang pada pertandingan-pertandingan berikutnya," katanya.

Penyerangan seperti ini sudah dua kali terjadi di Stadion Jatidiri. Kamis (9/10) lalu, Manajer Umum PSIS, Yoyok Sukawi menyerang wasit Sunarjo Joko (Jember) saat PSIS menjamu PSMS Medan. Yoyok mengaku sengaja menyelewengkan pukulannya sehingga tidak mengenai wasit yang dianggapnya berlaku tidak adil.

Pertandingan antara PSIS dan PSM sendiri berlangsung tegang sejak awal. Pemain kedua tim terlibat aksi saling dorong. Hal itu terjadi saat bek kanan "Mahesa Jenar" Deni Rumba dipepet pemain lawan yang bersikap emosional.

Satu-satunya gol kemenangan PSIS dicetak oleh Onambele Jules Basile pada menit ke-43. Tendangan keras striker Gastan Castano ditepis kiper Samsidar tapi bola bergulir ke arah Basile. Tanpa buang waktu, Basile melepas tembakan keras dari jarak dekat. (ANT)

LHW

Dibaca : 5507 | Dikomentar : 73

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
Nilai 9 A A A
komentar anda
katon @ Kamis, 11 Juni 2009 | 13:25 WIB
plase,lihatin foto gastan castano
john @ Kamis, 23 Oktober 2008 | 15:47 WIB
di tonton banyak orang, kejar dan mau mukul wasit tapi apa yang terjadi malah KO. jatuhnya seperti pohon kelapa yang tumbang, hidung dan mulut berdarah.memalukan. apa yang dilakukan yandri hanya sebatas bela diri.
bedul @ Rabu, 22 Oktober 2008 | 15:13 WIB
ganti dulu pengurusnya sampai ke akar-akarnya ... kasih yang muda-muda ... bosen liat yang itu-itu terus .....
ridwan @ Jumat, 17 Oktober 2008 | 16:33 WIB
bubarkan saja I S L tdk ada gunanya s0alnya sepakbola indonesia tdk maju-maju.Dananya biar untuk rakyat miskin saja
edo wiradana @ Rabu, 15 Oktober 2008 | 09:16 WIB
no respect, no referee, no match.
73 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code