Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Fakta Yordania Vs Korea Selatan, The Chivalrous Lanjutkan Laju Bersejarah

Kompas.com - 07/02/2024, 05:01 WIB
Farahdilla Puspa,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

Sumber AFC

KOMPAS.com - Yordania melanjutkan laju bersejarah mereka dengan mencapi final Piala Asia untuk pertama kalinya usai mengalahkan Korea Selatan

Laga Yordania Vs Korea Selatan pada semifinal Piala Asia 2023 di Stadion Ahmen bin Ali, Qatar, yang berlangsung pada Selasa (6/2/2024) malam WIB, tuntas 0-2. 

Sepasang gol kemenangan The Chivalrous, julukan Yordania, hadir berkat aksi Yazan Al-Naimat pada menit ke-53 dan Mousa Al Tamari (66'). 

Keunggulan Yordania bermula saat Mousa Al Tamari memotong bola hasil umpan pemain Korea Selatan. Ia menggiring si kulit bulat lalu memberikan umpan ke Yazan Al-Naimat. 

Baca juga: Hasil Semifinal Piala Asia 2023: Yordania Singkirkan Korea, Son dkk Menderita

Nama terakhir dengan tendang melepaskan tendangan chip dan bola bersarang di gawang Korea Selatan yang dikawal kiper Kim Young-gwon

Setelah menciptakan assist, giliran Mousa Al Tamari yang mencatatkan nama di papan skor. Ia melakukan akselerasi dan menggocek salah satu pemain lawan. 

Mousa Al Tamari lantas melakukan tendangan kaki kiri dan bola meluncur ke gawang Taegeuk Warriors, julukan timnas Korea Selatan.

Kemenangan Yordania atas Korea Selatan diwarnai lima fakta yang dilansir dari AFC berikut ini: 

Baca juga: Piala Asia 2023: Disingkirkan Korsel, Pemain Australia Dapat Ancaman Pembunuhan

1. Selain lolos ke final untuk pertama kalinya, Yordania juga mengukir rekor terbaik dalam sejarah mereka di Piala AFC dengan memenangi tiga laga beruntun. Sebelum mengalahkan Korea Selatan 2-0, Yordania menang atas Irak (3-2) dan Tajikistan (1-0). 

2. Taegeuk Warriors selalu kebobolan dalam enam laga Piala Asia 2023 sejak matchday pertama fase grup dan untuk pertama kalinya gagal mengukir clean sheet dalam turnamen ini. Son Heung-min dkk kebobolan 10 gol (tanpa adu penalti lawan Australia), satu gol lebih sedikit dari tiga partisipasi terakhir mereka di Piala AFC selama 2011-2019. 

3. Yordania tercatat punya 30,4 persen penguasaan bola selama melawan Korea Selatan, persentasi terendah kedua untuk tim yang memenangkan laga Piala Asia dengan beberapa gol sejak awal turnamen 2007. Sebelumnya, ada Qatar yang menang 2-0 atas Arab Saudi meski hanya menguasai bola 28,8 persen di lapangan pada Piala Asia 2019. 

4. Korea Selatan hanya melepaskan 8 kali tembakan tanpa shot on target, berbanding jauh dengan Yordania yang membuat 7 shot on target dari 17 kali percobaan. Itu merupakan jumlah tembakan terendah Korea Selatan dalam satu laga Piala Asia sejak 2007. 

5. Termasuk gol dan assist-nya saat melawan Korea Selatan, Mousa Tamari kini telah berkontribusi dalam 7 gol Yordania di Piala Asia dengan rincian 4 gol dan 3 assist. Itu merupakan jumlah terbanyak dari pemain Yordania sepanjang sejarah kompetisi melampaui Hamza Al Darbour (5). 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Man City Vs West Ham: Guardiola Minta Man City Bermain Seperti Lawan Tottenham

Man City Vs West Ham: Guardiola Minta Man City Bermain Seperti Lawan Tottenham

Liga Inggris
Juventus Pecat Allegri, Angkat Paolo Montero Si 'Bodyguard' Zidane

Juventus Pecat Allegri, Angkat Paolo Montero Si "Bodyguard" Zidane

Liga Italia
Jadwal Siaran Langsung Persib Vs Bali United di Championship Series Liga 1

Jadwal Siaran Langsung Persib Vs Bali United di Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Al Nassr Vs Al Hilal: Ronaldo Assist, Mane Picu Penalti, Laga Seri

Al Nassr Vs Al Hilal: Ronaldo Assist, Mane Picu Penalti, Laga Seri

Internasional
Juventus Pecat Massimiliano Allegri, Dua Hari Usai Juara Coppa Italia

Juventus Pecat Massimiliano Allegri, Dua Hari Usai Juara Coppa Italia

Liga Italia
Hoffenheim Vs Bayern Muenchen, Laga Terakhir Tuchel dengan Die Roten

Hoffenheim Vs Bayern Muenchen, Laga Terakhir Tuchel dengan Die Roten

Bundesliga
Persib Vs Bali United, Wasit VAR Diharapkan Fair

Persib Vs Bali United, Wasit VAR Diharapkan Fair

Liga Indonesia
PSSI Ungkap Tanzania Lebih Responsif untuk Laga Uji Coba Timnas Indonesia

PSSI Ungkap Tanzania Lebih Responsif untuk Laga Uji Coba Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Thom Haye Hengkang, Urung Dilatih Robin van Persie di Heerenveen

Thom Haye Hengkang, Urung Dilatih Robin van Persie di Heerenveen

Liga Lain
Imbas Kritik Keuangan Barcelona, Xavi Hernandez Terancam Dipecat

Imbas Kritik Keuangan Barcelona, Xavi Hernandez Terancam Dipecat

Liga Spanyol
Semifinal Persib Vs Bali United, Momen Nick Kuipers Ajak Boxing Mohammed Rashid jelang Pertandingan

Semifinal Persib Vs Bali United, Momen Nick Kuipers Ajak Boxing Mohammed Rashid jelang Pertandingan

Liga Indonesia
Venezia Lepas Jay Idzes ke Timnas Indonesia, Meski Berjuang Lebih Dulu

Venezia Lepas Jay Idzes ke Timnas Indonesia, Meski Berjuang Lebih Dulu

Timnas Indonesia
Jadwal Semifinal Championship Series Liga 1, Persib Vs Bali United, Nick Kuipers Intip Peluang Menang

Jadwal Semifinal Championship Series Liga 1, Persib Vs Bali United, Nick Kuipers Intip Peluang Menang

Liga Indonesia
Hasil Thailand Open 2024: Gregoria Gugur, 2 Wakil Indonesia ke Semifinal

Hasil Thailand Open 2024: Gregoria Gugur, 2 Wakil Indonesia ke Semifinal

Badminton
Joel Matip dan Thiago Tinggalkan Liverpool

Joel Matip dan Thiago Tinggalkan Liverpool

Liga Inggris
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com