Kalah 1-3 dari PSM, Pelatih Persiba Sebut Organisasi Permainan Kacau - Kompas.com

Kalah 1-3 dari PSM, Pelatih Persiba Sebut Organisasi Permainan Kacau

Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Kompas.com - 17/02/2017, 19:26 WIB
Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani Pelatih Persiba Balikpapan Timo Scheunemann bersama Kiper Persiba Kurniawan Kartika Ajie dalam sesi jumpa pers di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (17/2/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI

BANDUNG, KOMPAS.com - Persiba Balikpapan menutup laga pamungkas fase Grup C Piala Presiden 2017 dengan hasil minor. Tim besutan Timo Scheunemann takluk di tangan PSM Makassar dengan skor 1-3 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/2/2017).

Tiga gol PSM disumbangkan oleh Hamka Hamzah (6'), Ghozali Siregar (8') dan Willem Jan Pluim (20'). Satu gol balasan tim Beruang Madu dicetak oleh Marlon da Silva (57').

Timo mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Buruknya organisasi pertahanan menjadi penyebab kekalahan Persiba. Kelengahan di lini belakang pada awal babak pertama harus diganjar dengan dua gol cepat PSM.

"Kami bermain sangat berbeda pada babak pertama dan kedua. Pada 25 menit awal organisasi permainan kami kacau. Pemain melakukan kesalahan karena tidak melihat lawan, hanya melihat bola," kata Timo selepas laga.

"Organisasi kacau pada saat terjadi tendangan bebas dan corner kick ada miss, mereka menghukum kami pada menit awal," tambahnya.

Kendati begitu, ia enggan menyalahkan anak asuhnya. Ia menganggap kekalahan itu menjadi tanggung jawabnya sebagai pelatih.

"Itu kesalahan saya, saya kurang menerjemahkan keinginan dan arahan kepada pemain. Kami banyak pekerjaan rumah, tetapi kami sudah jauh lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, penjaga gawang Persiba Kurniawan Kartika Ajie mengatakan, pada dasarnya semua pemain telah bekerja maksimal untuk memberikan yang terbaik.

"Kami sudah cukup kerja keras. Kami kurang konsentrasi, komunikasi kurang, 10 menit pertama kecolongan itu mungkin pekerjaan (evaluasi) bagi kami pemain dan pelatih," ucapnya.

PenulisKontributor Bandung, Dendi Ramdhani
EditorAloysius Gonsaga AE
Komentar
Terkini Lainnya
Hasil Liga 1, Servis 'Marquee Player' Warnai Kemenangan Pertama Arema
Hasil Liga 1, Servis "Marquee Player" Warnai Kemenangan Pertama Arema
Liga Indonesia
Hasil Liga 3, Persik Kendal Butuh Satu Kemenangan Lagi
Hasil Liga 3, Persik Kendal Butuh Satu Kemenangan Lagi
Liga Indonesia
Lawan Juventus, Monaco Kalah Pengalaman
Lawan Juventus, Monaco Kalah Pengalaman
Liga Champions
Penilaian kepada Pelatih Inter Milan Berubah dalam Satu Bulan
Penilaian kepada Pelatih Inter Milan Berubah dalam Satu Bulan
Liga Italia
Hasil Liga 1, Persipura Menang atas Bali United
Hasil Liga 1, Persipura Menang atas Bali United
Liga Indonesia
Ambisi Conte di Premier League dan Piala FA
Ambisi Conte di Premier League dan Piala FA
Liga Inggris
Chelsea Lebih Mangkus daripada Tottenham
Chelsea Lebih Mangkus daripada Tottenham
Liga Inggris
Cerita Persahabatan 'Marquee Player' Arema dengan Falcao
Cerita Persahabatan "Marquee Player" Arema dengan Falcao
Liga Indonesia
Fabregas Terus Berupaya Jadi Pilihan Utama Conte
Fabregas Terus Berupaya Jadi Pilihan Utama Conte
Liga Inggris
Manchester United Tanpa Ibrahimovic dan Rojo hingga Akhir Musim?
Manchester United Tanpa Ibrahimovic dan Rojo hingga Akhir Musim?
Liga Inggris
Cerita 'Marquee Player' Persela yang Nyaris Berkelahi dengan Balotelli
Cerita "Marquee Player" Persela yang Nyaris Berkelahi dengan Balotelli
Liga Indonesia
Cristiano Jr Menduplikasi Gerakan Sang Ayah
Cristiano Jr Menduplikasi Gerakan Sang Ayah
Liga Spanyol
Rapor Buruk, Guardiola Sadar Sudah Kecewakan Man City
Rapor Buruk, Guardiola Sadar Sudah Kecewakan Man City
Liga Inggris
Ambisi Juara dan Dukungan Keluarga untuk 'Marquee Player' Arema
Ambisi Juara dan Dukungan Keluarga untuk "Marquee Player" Arema
Liga Indonesia
Scholes Yakin Rashford Bisa Menjadi Pemain Besar Man United
Scholes Yakin Rashford Bisa Menjadi Pemain Besar Man United
Liga Inggris

Close Ads X