Senin, 27 Maret 2017

Bola / Liga Indonesia

Kalah 1-3 dari PSM, Pelatih Persiba Sebut Organisasi Permainan Kacau

Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani Pelatih Persiba Balikpapan Timo Scheunemann bersama Kiper Persiba Kurniawan Kartika Ajie dalam sesi jumpa pers di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (17/2/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI

BANDUNG, KOMPAS.com - Persiba Balikpapan menutup laga pamungkas fase Grup C Piala Presiden 2017 dengan hasil minor. Tim besutan Timo Scheunemann takluk di tangan PSM Makassar dengan skor 1-3 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/2/2017).

Tiga gol PSM disumbangkan oleh Hamka Hamzah (6'), Ghozali Siregar (8') dan Willem Jan Pluim (20'). Satu gol balasan tim Beruang Madu dicetak oleh Marlon da Silva (57').

Timo mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Buruknya organisasi pertahanan menjadi penyebab kekalahan Persiba. Kelengahan di lini belakang pada awal babak pertama harus diganjar dengan dua gol cepat PSM.

"Kami bermain sangat berbeda pada babak pertama dan kedua. Pada 25 menit awal organisasi permainan kami kacau. Pemain melakukan kesalahan karena tidak melihat lawan, hanya melihat bola," kata Timo selepas laga.

"Organisasi kacau pada saat terjadi tendangan bebas dan corner kick ada miss, mereka menghukum kami pada menit awal," tambahnya.

Kendati begitu, ia enggan menyalahkan anak asuhnya. Ia menganggap kekalahan itu menjadi tanggung jawabnya sebagai pelatih.

"Itu kesalahan saya, saya kurang menerjemahkan keinginan dan arahan kepada pemain. Kami banyak pekerjaan rumah, tetapi kami sudah jauh lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, penjaga gawang Persiba Kurniawan Kartika Ajie mengatakan, pada dasarnya semua pemain telah bekerja maksimal untuk memberikan yang terbaik.

"Kami sudah cukup kerja keras. Kami kurang konsentrasi, komunikasi kurang, 10 menit pertama kecolongan itu mungkin pekerjaan (evaluasi) bagi kami pemain dan pelatih," ucapnya.


Penulis: Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Editor : Aloysius Gonsaga AE
TAG: