Jumat, 25 Juli 2014

Bola / Liga Spanyol

Mourinho Disebut Psikopat, Madrid Ambil Jalur Hukum

Jumat, 21 September 2012 | 02:37 WIB

MADRID, KOMPAS.com — Gelandang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, mencetak satu gol yang menentukan kemenangan Real Madrid 3-2 atas Manchester City pada pertandingan grup Liga Champions, di Santiago Bernabeu, Rabu (19/9/2012).

Ronaldo merayakan golnya dengan meluncur menggunakan kedua lutut di atas lapangan sambil mengangkat kedua tangan. Pelatih Jose Mourinho juga merayakan gol itu dengan gaya serupa gaya Ronaldo. Mourinho meluncur sampai agak masuk ke arena pertandingan.

Karena aksinya itu, Mourinho disebut psikopat oleh mantan Wakil Presiden Barcelona, Alfons Godall. Godall menyampaikan hal itu melalui akun Twitter-nya pada Rabu (19/9/2012).

"Sayangnya, psikopat itu merayakan gol layaknya seorang pemain. Ia perlu kompensasi atas rasa frustrasi karena tak punya harapan ketika bermain..." demikian bunyi "kicauan" Godall.

Madrid bereaksi terhadap "kicauan" Godall itu. Melalui situs resminya, Madrid menyatakan mengecam Godall dan akan membawa masalah ini ke jalur hukum.

"Real Madrid ingin dengan tegas tidak menerima fitnah yang dibuat oleh mantan Wakil Presiden Barcelona, Alfons Godall, mengenai manajer kami, Jose Mourinho, setelah pertandingan hari Selasa, antara klub kami dan Manchester City," ujar Madrid.

"Real Madrid mengecam serangan itu dan telah meminta tim legal untuk melakukan tindakan hukum yang mereka anggap tepat."

"Real Madrid tak akan menoleransi serangan seperti ini dan akan selalu mengambil tindakan terhadap siapa pun yang membahayakan kehormatan mereka yang menjadi bagian klub kami," demikian pernyataan Madrid.

Sementara, bagi Ronaldo, gol ke gawang City adalah gol ketiganya dalam tiga pertandingan terakhir. Dua gol sebelumnya terjadi pada laga Liga BBVA melawan Granada, yang berakhir 3-0, 2 September 2012.

Ronaldo tidak merayakan satu pun dari dua golnya ke gawang Granada itu. Menurut Ronaldo, itu karena ia sedang sedih karena urusan profesional saat itu.

"Setiap orang berhak sedih. Apakah Anda tak pernah tak bahagia? Aku juga punya hak untuk merasa begitu. Itu normal," ujar Ronaldo, setelah laga melawan City itu.

"Malam ini (kemenangan atas City) penting karena orang-orang bergembira, bukan hanya tim, melainkan juga para suporter. Tim menang, kami bermain bagus, kami memulai Liga Champions dengan baik, tak ada yang penting selain itu. Namun, aku tak menyesali apa yang telah aku katakan," tambahnya.


Editor : Tjatur Wiharyo
Sumber: