Tuchel: Selamat untuk Leverkusen, Muenchen Merana dari Dortmund

Kompas.com - 31/03/2024, 08:00 WIB
Leonardo Juan Ruiz Febrian,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kans persaingan Bayern Muenchen untuk menjuarai Liga Jerman 2023-2024 kian memudar seusai takluk dari Borrussia Dortmund dua gol tanpa balas.

Pertandingan bertajuk Der Klassiker berlangsung di Allianz Arena pada Minggu (31/3/2024) dini hari WIB. Gol-gol Dortmund dilesatkan oleh Karim Adeyemi (10') dan Julian Ryerson (83').

Sang juru taktik Bayern, Thomas Tuchel, mengakui persaingan dengan Bayer Leverkusen telah berakhir.

Leverkusen berhasil menjaga jarak 13 poin dengan Muenchen di posisi kedua, setelah menang comeback 2-1 atas Hoffenheim.

Baca juga: Leverkusen Vs Hoffenheim: Menang Comeback, Alonso dkk Unggul 13 Poin atas Muenchen

Bayer Leverkusen kian kokoh di puncak klasemen sementara Liga Jerman 2023-2024 dengan 73 poin.

"Jelas, ya. Setelah pertandingan hari ini tidak dibutuhkan untuk menghitung poin," ujar Thomas Tuchel mengutip dari ESPN.

Dengan menyisakan tujuh laga tersisa di Bundesliga 2023-2024, kemungkinan Muenchen untuk mendekat atau melewati kian sulit.

Terlebih konsistensi yang ditunjukkan Leverkusen pada musim ini dengan belum terkalahkan dari 27 pertandingan liga.

Baca juga: Hasil Bayern Vs Dortmund 0-2, BVB Menang di Allianz Arena untuk Kali Pertama dalam 10 Tahun

"Berapa banyak sekarang?  Selamat untuk Leverkusen," kata Tuchel menambahkan. 

Pelatih asal Jerman ini tidak puas akan penampilan yang ditunjukkan para pemain pada pertandingan kandang semalam.

"Kami sangat kecewa karena kami merasa tidak memiliki semangat yang diperlukan untuk memenangi pertandingan. Terlalu sedikit yang kami lakukan untuk hal-hal mendasar," ujar Tuchel.

Muenchen mengemas 5 kekalahan, 3 seri, 19 kemenangan dari 27 pertandingan liga yang sudah dimainkan.

Leverkusen berpeluang untuk memutus dominasi Muenchen selama 11 musim terakhir di Liga Jerman.

Baca juga: Brentford Vs Man United, Mount Bicara Kans Setan Merah ke Liga Champions

Jika Leverkusen keluar sebagai juara, untuk pertama kalinya sejak Dortmund juara beruntun pada 2011 dan 2012.

Die Werkself belum pernah pernah juara di Jerman, pencapaian terbaik hanya menjadi runner-up pada 2011, 2002, 2000, 1999, dan 1997. Leverkusen juga kalah di Piala Jerman dan Final Liga Champions 2002.

Skuad asuhan Xabi Alonso terhindar dari kekalahan pada musim ini, setelah kontribusi gol yang dilesatkan Robert Andrich dan Patrik Schick. 

Mereka menjadi tim asal Jerman pertama yang memastikan diri lolos ke Liga Champions 2024-2025.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Borobudur Marathon 2024 Usung Tema 'Run On, Mark It!', Target 10.000 Pelari

Borobudur Marathon 2024 Usung Tema "Run On, Mark It!", Target 10.000 Pelari

Olahraga
Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Badminton
Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Badminton
Pelatih Klub Elkan Baggott Tak Lagi Jadi Pilihan Chelsea

Pelatih Klub Elkan Baggott Tak Lagi Jadi Pilihan Chelsea

Internasional
Skuad Timnas Spanyol untuk Euro 2024: 2 Remaja Barca, Tanpa Asensio

Skuad Timnas Spanyol untuk Euro 2024: 2 Remaja Barca, Tanpa Asensio

Internasional
Kepala Madura United Tetap Tegak Usai Kalah 0-3, Percaya 'Comeback'

Kepala Madura United Tetap Tegak Usai Kalah 0-3, Percaya "Comeback"

Liga Indonesia
Milan Sepakat dengan Fonseca Usai Teka-teki '4-3-3' dari Ibra

Milan Sepakat dengan Fonseca Usai Teka-teki "4-3-3" dari Ibra

Liga Italia
Xavi bak Picu Gempa Bumi di Barcelona, Merasa Tidak Dihargai

Xavi bak Picu Gempa Bumi di Barcelona, Merasa Tidak Dihargai

Liga Spanyol
Improvisasi Bojan Saat Persib Tertekan Madura United lalu Pecah Kebuntuan

Improvisasi Bojan Saat Persib Tertekan Madura United lalu Pecah Kebuntuan

Liga Indonesia
Timnas Putri Indonesia Hadapi Singapura, Mochizuki Soroti Komunikasi

Timnas Putri Indonesia Hadapi Singapura, Mochizuki Soroti Komunikasi

Timnas Indonesia
Erik ten Hag: Saya Tak Ragu Terus Latih Man United, tetapi...

Erik ten Hag: Saya Tak Ragu Terus Latih Man United, tetapi...

Liga Inggris
Penyebab Persib Leluasa Bergerak Saat Kalahkan Madura United

Penyebab Persib Leluasa Bergerak Saat Kalahkan Madura United

Liga Indonesia
Gregoria Mariska Siap Pertahankan Peringkat di Singapore Open 2024

Gregoria Mariska Siap Pertahankan Peringkat di Singapore Open 2024

Badminton
Borneo FC Vs Bali United, 'Finishing' Jadi Sorotan Serdadu Tridatu

Borneo FC Vs Bali United, "Finishing" Jadi Sorotan Serdadu Tridatu

Liga Indonesia
Madura United Terhukum Persib Bandung karena Kelalaian

Madura United Terhukum Persib Bandung karena Kelalaian

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com