Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pogba Dilarang Bermain 4 Tahun, Sedih dan Kaget, Segera Banding

Kompas.com - 29/02/2024, 22:50 WIB
Aliyah Shifa Rifai,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemain Juventus, Paul Pogba, mengaku sedih dan kaget setelah mendapat hukuman larangan bermain selama empat tahun karena dinyatakan positif memakai doping.

Paul Pogba pun menyatakan akan segera mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga.

"Sebagai konsekuensi dari keputusan yang diumumkan hari ini, saya akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga," tulis Pogba melalui unggahan akun Instagram pribadinya, @paulpogba, segera setelah persoalan sanksi itu beredar.

Dalam pernyataannya, Pogba mengatakan bahwa keputusan tersebut tidak benar.

"Saya hari ini telah diberi tahu mengenai keputusan Tribunale Nazionale Antidoping dan yakin bahwa keputusan tersebut tidak benar," ungkap Pogba.

Baca juga: Paul Pogba Dilarang Bermain 4 Tahun karena Kasus Doping

Dia juga merasa sedih dan kecewa karena karier profesionalnya terancam berakhir karena kasus tersebut.

“Saya sedih, kaget, dan patah hati karena semua yang telah saya bangun dalam karier bermain profesional saya telah diambil dari saya," lanjut Pogba.

Dia mengaku tidak akan pernah melakukan tindakan apa pun yang dapat merusak kinerjanya di atas lapangan.

"Saya tidak pernah secara sadar atau sengaja mengonsumsi suplemen apa pun yang melanggar peraturan anti-doping," lanjut Pogba.

Baca juga: Pogba Dituntut Hukuman 4 Tahun karena Doping, Kans Juventus Putus Kontrak

"Sebagai atlet profesional, saya tidak akan pernah melakukan apa pun untuk meningkatkan kinerja saya dengan menggunakan zat-zat terlarang," lanjut gelandang berusia 30 tahun itu.

Sebelumnya, Pogba dijatuhi sanksi larangan aktif di dunia sepak bola selama empat tahun setelah terbukti menggunakan doping dalam tes yang dilakukan pada tahun lalu.

Pogba yang sebentar lagi menginjak usia 31 tahun tidak akan bisa kembali bermain sampai 2028 atau ketika dirinya berusia 35 tahun jika bandingnya ditolak.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jadwal Timnas U23 Indonesia Vs Korea Selatan di 8 Besar Piala Asia U23

Jadwal Timnas U23 Indonesia Vs Korea Selatan di 8 Besar Piala Asia U23

Timnas Indonesia
Hasil Jepang Vs Korea Selatan 0-1, Timnas U23 Indonesia Akan Hadapi Korsel

Hasil Jepang Vs Korea Selatan 0-1, Timnas U23 Indonesia Akan Hadapi Korsel

Internasional
PBVSI Usahakan Final Proliga 2024 di Indonesia Arena

PBVSI Usahakan Final Proliga 2024 di Indonesia Arena

Sports
Proliga 2024 Siap Bergulir, Diramaikan Pemain dan Pelatih Asing

Proliga 2024 Siap Bergulir, Diramaikan Pemain dan Pelatih Asing

Sports
Nathan Tjoe-A-On Kembali ke Heerenveen, Warganet Ramaikan Kolom Komentar Klub

Nathan Tjoe-A-On Kembali ke Heerenveen, Warganet Ramaikan Kolom Komentar Klub

Timnas Indonesia
Kata Marc Klok Setelah Timnas Indonesia Tembus Perempat Final Piala Asia U23

Kata Marc Klok Setelah Timnas Indonesia Tembus Perempat Final Piala Asia U23

Timnas Indonesia
Link Live Streaming AC Milan vs Inter, Kickoff 01.45 WIB

Link Live Streaming AC Milan vs Inter, Kickoff 01.45 WIB

Liga Italia
Proliga 2024 Jadi Ajang Uji Coba Timnas Voli Indonesia Menuju AVC Challenge Cup

Proliga 2024 Jadi Ajang Uji Coba Timnas Voli Indonesia Menuju AVC Challenge Cup

Sports
Perjalanan Persib Jaga Mimpi Juara Usai Pernah Terpuruk di Zona Merah

Perjalanan Persib Jaga Mimpi Juara Usai Pernah Terpuruk di Zona Merah

Liga Indonesia
Sean Gelael Mengilap di Imola, Menang Duel Lawan Valentino Rossi

Sean Gelael Mengilap di Imola, Menang Duel Lawan Valentino Rossi

Sports
Arema Tinggalkan Zona Degradasi, Singo Edan Diminta Tak Euforia

Arema Tinggalkan Zona Degradasi, Singo Edan Diminta Tak Euforia

Liga Indonesia
Siasat Persib agar Pemain Andalan Fit Jalani Championship Series Liga 1

Siasat Persib agar Pemain Andalan Fit Jalani Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Hasil Liga 1 Persis Vs Persikabo: Sengatan 2 Menit, Sambernyawa Menang

Hasil Liga 1 Persis Vs Persikabo: Sengatan 2 Menit, Sambernyawa Menang

Liga Indonesia
Persik Dituding 'Match Fixing', Pelatih Tegaskan Tak Pernah Main untuk Kalah

Persik Dituding "Match Fixing", Pelatih Tegaskan Tak Pernah Main untuk Kalah

Liga Indonesia
Rizky Ridho Pemimpin Pertahanan Timnas U23 Indonesia, 3 Laga Tanpa Diganti

Rizky Ridho Pemimpin Pertahanan Timnas U23 Indonesia, 3 Laga Tanpa Diganti

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com