Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arema Minta Maaf atas Kerusakan Fasilitas Stadion Kapten I Wayan Dipta

Kompas.com - 17/08/2023, 17:00 WIB
Suci Rahayu,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sejak bergulirnya Liga 1 2023-2024, Arema FC memilih berkandang sementara di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali. 

Panpel Arema FC mempunyai tanggung jawab penuh dalam menggunakan dan menjaga fasilitas stadion yang berada di Gianyar itu. Proses tersebut memang sudah menjadi kewajiban dan kesepakatan bersama.

“Untuk perihal tersebut, kami selaku Panpel Arema FC berupaya selalu menjalankan prosedur yang telah disepakati bersama antara pihak pengelola stadion dengan Panpel Arema FC sebagai pengguna Stadion, baik sebelum maupun sesudah pertandingan,” tutur Ketua Panpel Arema FC Prihardianto Juliarso.

Dalam dua bulan terakhir muncul video viral yang memperlihatkan aksi sejumlah pendukung Arema FC yang menginjak kursi Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Hal tersebut terjadi pada laga pekan ke-2 melawan Persib Bandung (7/7/2023) dan pekan ke-8, saat Arema FC menjamu RANS Nusantara FC Senin (14/8/2023) lalu.

Baca juga: Kuncoro Sebut Ada 2 Pemain Arema FC yang Bermain Setengah Hati

Selama ini, Panpel merasa telah bergerak cepat dan bertanggung jawab atas kerusakan fasilitas yang ada.

“Seperti ketika ada video yang viral terkait kondisi kursi misalnya, begitu pertandingan berakhir sudah kami lakukan justifikasi, evaluasi, dan inventarisasi terhadap fasilitas stadion yang rusak, dan secepatnya kami lakukan penggantian,” tutur pria yang biasa disapa Wahyu itu.

“Idealnya memang begitu, karena bagaimanapun Panpel bertanggung jawab penuh terhadap fasilitas stadion yang digunakan,” katanya.

Panpel Arema FC akan terus melakukan evaluasi apabila kinerja mereka dinila masih kurang dalam menjalankan prosedur- prosedur yang disepakati, sehingga mengakibatkan adanya kerusakan fasilitas stadion.

“Atas terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan yang berakibat terjadinya kerusakan pada fasilitas stadion, maka kami atas nama pribadi dan atas nama Panpel Arema FC, memohon maaf yang sebesar- besarnya kepada pengelola Stadion Kapten I Wayan Dipta dan kepada masyarakat Bali atas kejadian tersebut," kata Prihardianto Juliarso.

Baca juga: Ketika Arema FC Terbelenggu dalam Lingkaran Kekalahan...

Hingga pekan ke-8 Liga 1 2023-2024, tim berjuluk Singo Edan itu menjadi "tim musafir" lantaran memainkan laga-laga kandang di luar Malang.

Sebab, Stadion Gajayana yang telah didaftarkan sebagai kandang Arema FC ke operator liga, belum bisa digunakan.

Negosiasi Arema dengan Pemerintah Kota Malang (Pemkot Malang) terkait penggunaan dan pengelolaan stadion belum mencapai titik temu.

Selama empat pekan bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, jumlah penonton Arema FC hanya mencapai 811 orang.

Rinciannya, saat menjamu Persib 305 orang, Bali United 288 orang, Barito Putera 87 orang, dan RANS 131 orang.

Ini menjadi rekor terburuk jumlah penonton sepanjang arema FC berlaga di Liga 1 Indonesia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com