Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Persebaya Vs Arema Digelar Tanpa Penonton, Aji Santoso Beri Wejangan Khusus Bonek

Kompas.com - 11/04/2023, 11:45 WIB
Suci Rahayu,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso memberi wejangan khusus ke suporter Bonek dan Bonita untuk tidak memaksakan diri hadir ke stadion.

Pada laga tunda pekan ke-28 Liga 1 2022-2023 melawan Arema FC, Persebaya yang bertindak sebagai tuan rumah harus menggelar laga di Jawa Timur.

Hal itu karena Persebaya kesulitan mendapat izin menggelar laga di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik yang selama ini menjadi kandang tim berjuluk Bajul Ijo itu.

Laga diputuskan operator PT Liga Indonesia Baru untuk dilaksanakan di Stadion PTIK Jakarta, Selasa (11/4/2023) malam.

Baca juga: Persebaya Vs Arema FC: Kubu Singo Edan Kaget Derbi Jatim Berlangsung di Jakarta

Demi keselamatan dan nama baik tim, Aji Santoso meminta suporter untuk memberi dukungan dari rumah. Walaupun secara pribadi, ia menganggap sebuah pertandingan kurang meriah tanpa kehadiran suporter.

"Ya yang jelas sepak bola akan lebih menarik dan lebih seru kalau ada penonton. Namun, ini aturannya sudah diputuskan bahwa tidak ada penonton, ya kami akan menjalani dengan baik, tidak ada masalah," tutur pelatih berlisensi AFC Pro.

"Karena tidak ada penonton, tentunya suporter saya berharap Bonek dan Bonita mendoakan kami dari rumah. Nonton bareng di televisi, dalam pertandingan, kami akan berusaha maksimal,” imbuhnya.

Pertemuan antara Persebaya vs Arema FC memang selalu diwarnai sejarah rivalitas panas pendukung kedua klub.

Hal itu terakhir terjadi pada laga putaran pertama lalu saat Persebaya berhasil mengalahkan Arema FC dengan skor 3-2 di kandang Arema FC tersebut.

Baca juga: Problem Besar Persebaya Jelang Akhir Musim, Krisis Pemain hingga Kesalahan Individual

Kemenangan yang memutus rekor 23 tahun Persebaya tak pernah menang di Malang harus dinodai dengan terjadinya kejadian paling memilukan dalam sejarah sepak bola Indonesia, Tragedi Kanjuruhan.

Selepas laga tersebut, 135 korban jiwa meninggal. 

Pada laga putaran kedua, peristiwa serupa tidak diharapkan terulang kembali.

Pesan yang sama juga disampaikan bek sayap Persebaya, Alta Ballah, yang meminta suporternya untuk mendukung dari rumah dan tidak memaksakan diri untuk ke stadion demi menjaga kondusivitas pertandingan Persebaya vs Arema FC.

"Pesannya sama, menonton dari rumah jangan memaksakan hadir. Jadi doakan kami dan kami akan memberikan yang maksimal melawan Arema,” katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com