Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jerman Vs Jepang, Hansi Flick Semprot FIFA soal Larangan Ban Kapten Pelangi

Kompas.com - 23/11/2022, 14:40 WIB
M. Hafidz Imaduddin,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pelatih timnas Jerman, Hansi Flick, mengkritik FIFA atas larangan penggunaan ban kapten pelangi pada Piala Dunia 2022 Qatar.

Hansi Flick sangat kecewa karena FIFA mengancam pemain yang ingin menyampaikan pesan keragaman lewat ban kapten pelangi "OneLove" dengan sanksi di lapangan.

Hal itu disampaikan Hansi Flick dalam konferensi pers menjelang pertandingan Jerman vs Jepang.

Duel Jerman vs Jepang merupakan laga Grup E Piala Dunia 2022 yang akan dihelat di Khalifa International Stadium, Rabu (23/11/2022) malam WIB.

Manuel Neuer sebagai kapten timnas Jerman kemungkinan besar akan menggunakan ban kapten pelangi "OneLove" pada laga tersebut.

Hal itu tampak dari ucapan Hansi Flick yang mengaku tidak mempedulikan ancaman sanksi kartu kuning dari FIFA.

Baca juga: Jerman Vs Jepang, Misi Balas Dendam Tim Panser atas Memori Kelam 2018

"Ban kapten pelangi ditujukan untuk menyatakan sikap kami. FIFA melarang itu dan mengancam hukuman jika menggunakan ban kapten pelangi," kata Hansi Flick dikutip dari situs Federasi Sepak Bola Jerman, DFB.

"Ban kapten pelangi adalah simbol keragaman dan nilai-nilai yang kami wakiki. Kami memperlakukan satu sama lain dengan sangat hormat dan menghargai," ujar Hansi Flick.

"Namun, ada pihak (FIFA) yang tidak melihatnya seperti itu. Kartu kuning tidak akan menjadi masalah. Namun, cara mereka (FIFA) mengancam sebelum laga membuat tim seperti Inggris dan Belanda dalam posisi sulit," tutur mantan pelatih Bayern Muenchen itu.

"Mereka (Inggris dan Belanda) mengatakan akan menghilankan tekanan itu dari para pemain karena tidak ada waktu untuk bereaksi (bertindak menanggapi ancaman sanksi FIFA)," ucap Hansi Flick.

"Saya pikir sungguh memalukan ketika Anda tidak diizinkan untuk membela Hak Asasi Manusia (HAM) lagi," tutur Hansi Flick.

Baca juga: 5 Fakta Jelang Jerman Vs Jepang di Piala Dunia 2022

Sama seperti Jerman, timnas Belanda dan Inggris juga berniat menggunakan ban kapten pelangi "OneLove" pada Piala Dunia 2022 untuk mendukung kelompok LGBTQ+.

Namun, timnas Belanda dan Inggris yang sudah bermain terlebih dahulu batal menggunakan ban kapten pelangi "OneLove" itu karena ada ancaman sanksi dari FIFA.

Penggunaan ban kapten pelangi "OneLove" pada Piala Dunia 2022 adalah salah satu topik yang terus dibicarakan dalam satu pekan terakhir.

Qatar selaku tuan rumah Piala Dunia 2022 dengan tegas sudah melarang berbagai hal tentang LGBTQ+ karena bertentangan dengan nilai dan budaya mereka sebagai negara Islam.

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Liga Inggris
Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Liga Indonesia
Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Liga Italia
Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Liga Indonesia
Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Liga Inggris
Respons Pemain Persib Usai Ikuti 'Kelas' VAR Liga 1

Respons Pemain Persib Usai Ikuti "Kelas" VAR Liga 1

Liga Indonesia
Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi 'Superpower' di Asia

Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi "Superpower" di Asia

Timnas Indonesia
Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut 'Rematch'

Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut "Rematch"

Liga Spanyol
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com