Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gerak Cepat TGIPF Tragedi Kanjuruhan: Rekomendasi Keluar Pekan Ini

Kompas.com - 10/10/2022, 09:20 WIB
Suci Rahayu,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) bergerak cepat untuk segera memberikan rekomendasi menyusul tragedi di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 silam.

Rencananya dalam rentang minggu ini, rekomendasi akan segera ditetapkan oleh Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan.

Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh anggota TGIPF, Akmal Marhali. Setelah melakukan penelusuran di lapangan, seluruh anggota TGIPF akan bertemu untuk memberikan satu kesimpulan.

“Hari Senin (10/10/2022) kami akan ketemu dengan PSSI dan tim lainnya. Baru di hari Rabu (12/10/2022) ada rapat pleno sesuai rencana dari Pak Ketua (Mahfud MD),” ujarnya kepada KOMPAS.com.

Baca juga: Investigasi TGIPF: Kanjuruhan Tak Layak, Anak Tangga, hingga Efek Gas Air Mata

Keputusan ini diambil karena Mahfud MD selaku ketua TGIPF menginginkan ada satu hasil yang segera dikeluarkan. Sebelumnya, TGIPF juga telah merilis sembilan poin perkembangan kegiatan investigasi tragedi Kanjuruhan.

Menurut Akmal Marhali, TGIPF ingin bergerak secara efektif dan efisien. TGIPF tidak ingin proses penelusuran, pengambilan keputusan, sampai penetapan rekomendasi, menjadi terlalu berlarut-larut.

“Jadi nanti di pleno itu kami akan membuat kesimpulan, sekaligus menyiapkan rekomendasi. Artinya dalam minggu ini rekomendasinya sudah selesai,” kata Akmal Marhali menjelaskan.

TGIPF yang dibentuk langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, ini memang diminta cepat mengusut tuntas tragedi kelam di Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang.

Baca juga: TGIPF: Korban Tragedi Kanjuruhan Tidak Hanya Luka Jasmani, tetapi Juga Rohani

Dalam pernyataannya, Presiden Joko Widodo meminta TGIPF tuntas mengurus tragedi tersebut kurang dari sebulan. Ia membenarkan misi yang sama diusung oleh Mahfud MD dan didukung seluruh anggota TGIPF.

“Pak Mahfud ingin lebih cepat dari tenggat waktu yang ditetapkan selama tiga minggu,” tutur Akmal Marhali.

Hari kedua kondisi pintu gate 13 pasca Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 seusai pertandingan bertajuk Derbi Jawa Timur, Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (3/10/2022) siang.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Hari kedua kondisi pintu gate 13 pasca Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 seusai pertandingan bertajuk Derbi Jawa Timur, Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (3/10/2022) siang.

Sementara itu, gerak cepat dari TGIPF ini dilakukan untuk mengimbangi FIFA yang sebelumnya sudah menelurkan lima rekomendasi buat sepak bola Indonesia.

Baca juga: [JEO] Berharap Kepolisian Memutus Rantai Kekerasan Usai Tragedi Kanjuruhan

Salah satu poin menarik dari FIFA adalah jadwal pertandingan yang harusnya hanya dilaksanakan hari Sabtu dan Minggu. Sementara jadwal pertandingan paling larut dimulai pukul 17.00 WIB.

“Sebenarnya kami tidak lama kok mengeluarkan rekomendasi. Tapi kan orang minta ada update setiap hari, sementara kami tidak bisa melakukan itu karena ada data-data yang perlu divalidasi,” ujar Akmal Marhali.

“Karena bagi kami, yang penting itu bukan berdebat di media tetapi penyelesaian masalahnya,” katanya menjelaskan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Ronaldo Bangga Dipanggil Timnas Portugal untuk Euro 2024

Ronaldo Bangga Dipanggil Timnas Portugal untuk Euro 2024

Internasional
Atletico Madrid ke Jakarta, Sesi Latihan dari Pelatih Akademi Rojiblancos

Atletico Madrid ke Jakarta, Sesi Latihan dari Pelatih Akademi Rojiblancos

Liga Spanyol
Syarat-syarat Calon Pengganti Mauricio Pochettino di Chelsea

Syarat-syarat Calon Pengganti Mauricio Pochettino di Chelsea

Liga Inggris
Persib Bandung Vs Madura United, Alasan Disebut Final Ideal Liga 1

Persib Bandung Vs Madura United, Alasan Disebut Final Ideal Liga 1

Liga Indonesia
Motivasi Pemain Asing Terlama Persib yang Begitu Dekat dengan Juara

Motivasi Pemain Asing Terlama Persib yang Begitu Dekat dengan Juara

Liga Indonesia
Jadwal Malaysia Masters 2024: 11 Wakil Indonesia Beraksi, Tersaji Duel Merah Putih

Jadwal Malaysia Masters 2024: 11 Wakil Indonesia Beraksi, Tersaji Duel Merah Putih

Badminton
Mauricio Pochettino Tinggalkan Chelsea Setelah Hanya Satu Musim

Mauricio Pochettino Tinggalkan Chelsea Setelah Hanya Satu Musim

Liga Inggris
Ronaldo Perkuat Portugal di Piala Eropa 2024, Kans Pecahkan Rekor

Ronaldo Perkuat Portugal di Piala Eropa 2024, Kans Pecahkan Rekor

Internasional
Sanksi FIFA Tuntas, PSS Sleman Persiapkan Liga 1 Musim Depan

Sanksi FIFA Tuntas, PSS Sleman Persiapkan Liga 1 Musim Depan

Liga Indonesia
Sorotan untuk Wasit Laga Timnas Indonesia di Piala AFF 2024

Sorotan untuk Wasit Laga Timnas Indonesia di Piala AFF 2024

Timnas Indonesia
Respons Shin Tae-yong soal Hasil Drawing Piala AFF 2024 Vs Vietnam

Respons Shin Tae-yong soal Hasil Drawing Piala AFF 2024 Vs Vietnam

Timnas Indonesia
Alasan Henderson dan Rashford Tak Masuk Skuad Inggris untuk Euro 2024

Alasan Henderson dan Rashford Tak Masuk Skuad Inggris untuk Euro 2024

Internasional
Akses Istimewa Passport Planet Persib Saat Nonton Laga Maung Bandung

Akses Istimewa Passport Planet Persib Saat Nonton Laga Maung Bandung

Liga Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia pada Piala AFF 2024

Jadwal Timnas Indonesia pada Piala AFF 2024

Timnas Indonesia
Fakta Bojan Hodak Empat Kali Final Beruntun, Peluang Juara di Persib

Fakta Bojan Hodak Empat Kali Final Beruntun, Peluang Juara di Persib

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com