Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arema FC Vs Persija Jakarta: Almeida Bicara Ketidakadilan Sepak Bola

Kompas.com - 29/08/2022, 05:30 WIB
Suci Rahayu,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - Kekalahan 0-1 Arema FC dari Persija Jakarta pada pekan ke-7 Liga 1 2022-2023 dianggap pelatih Eduardo Almeida sebagai ketidakadilan dalam sepak bola.

Laga pekan ke-7 Liga 1 2022-2023 antara Arema FC vs Persija Jakarta berlangsung di di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang, Minggu (29/8/2022) malam WIB.

Eduardo Almeida, pelatih Arema FC, menilai secara permainan timnya jauh lebih unggul dari Persija. Namun, satu gol kemudian menjadi pembeda besar.

Arema FC pun mengakui kekalahan 0-1 saat menjamu Persija 

Gol semata wayang pemasti kemenangan tim berjuluk Macan Kemayoran itu dicetak oleh Michael Krmencik pada menit ke-45.

“Hari ini saya bilang sepak bola itu terkadang tidak adil. Sepanjang musim ini, setelah tujuh pertandingan, kami mengontrol permainan lebih baik hari ini, selama 90 menit. Hanya saja kami tidak bisa mencetak gol,“ ujar Eduardo Almeida.

Baca juga: Hasil Arema FC Vs Persija 0-1, Macan Kemayoran Putus Tren Buruk di Malang

Arema FC, tim berjuluk Singo Edan, memang mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 58 persen, dibanding catatan 42 persen milik lawan.

Berdasarkan statistik, Dendi Santoso dkk juga lebih aktif dalam melakukan serangan.

Tercatatan setidaknya Arema FC 11 kali melakukan upaya tendangan dengan enam di antaranya dianggap peluang matang.

Namun, semua upaya tersebut berujung nihil. Bola seperti tidak mau masuk ke gawang Persija.

Sementara, Persija yang hanya memiliki dua peluang saja berhasil memaksimalkannya menjadi satu gol.

“Secara permainan dan peluang kami lebih bagus dari Persija, tapi bola tidak mau masuk ke dalam gawang,” ujar Eduardo Almeida.

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga 1: Terkam Arema FC, Persija Tembus 5 Besar

“Saya tidak bisa komplain karena pemain saya tentu tidak ingin menyia-nyiakan peluang yang dimiliki,” kata pelatih asal Portugal itu lagi.

Kekalahan memang selalu terasa tidak menyenangkan. Namun, Eduardo Almeida menegaskan bahwa hal semacam ini bisa terjadi dalam sepak bola.

pemain Arema FC Johan Ahmad Farizi bersipa duel dengan pemain Persija Jakarta saat pertandingan pekan 7 Liga 1 2022-2023 yang berakhir dengan skor 0-1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Mlang, Minggu (28/8/2022/ malamKOMPAS.com/SUCI RAHAYU pemain Arema FC Johan Ahmad Farizi bersipa duel dengan pemain Persija Jakarta saat pertandingan pekan 7 Liga 1 2022-2023 yang berakhir dengan skor 0-1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Mlang, Minggu (28/8/2022/ malam

“Kami sudah melakukan yang terbaik. Tapi, terkadang dalam sebuah pertandingan sepak bola ada tim yang bisa memasukkan bola, ada pula tim yang tidak bisa mencetak gol,” kata pelatih berusia 43 tahun itu mengakhiri.

Kekalahan ini membuat Arema FC tertahan di posisi 9 klasemen sementara Liga 1 2022-2023 dengan koleksi 10 poin.

Hasil minor melawan Persija memberatkan langkah Arema FC menuju puncak klasemen Liga 1. Mereka kini terpaut delapan poin dari pemuncak klasemen sementara Liga 1 2022-2023, Borneo FC.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com