Kompas.com - 16/08/2022, 08:40 WIB

BOGOR, KOMPAS.com - Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares kembali melayangkan kritik terhadap kepemimpinan wasit saat menjalani laga tandang pekan ke-4 Liga 1 2022-2023 melawan RANS Nusantara FC di Stadion Pakansari Bogor, Senin (15/8/2022) malam.

Pada laga tersebut PSM Makasar berhasil menang 1-2 berkat brace yang dicetak oleh Everton Nascimento pada menit ke-48 dan 90+2.

Meskipun berhasil mengamankan tiga poin, namun kepemimpinan wasit Dwi Purba Wicaksana membuatnya geleng-geleng kepala.

“Saya kira hasil tidak terlalu buruk tapi saya tetap membicarakan soal wasit, tetap tentang wasit. Dan hari ini saya sebenarnya tidak ingin membicarakan wasit tapi apa yang saya lihat sangat membuat saya tercengang. Padahal kita menang,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Bernardo Bernardo merasa wasit lalai dalam menjalankan tugasnya. Banyak kejadian-kejadian di dalam lapangan yang luput dari pengamatan. Begitu pula beberapa kejadian di dalam lapangan diberikan keputusan yang tidak tepat.

Banyaknya insiden yang luput dari pengamatan wasit membuatnya merasa dirugikan.

“Mereka (wasit) melihat beberapa kejadian seperti pemain-pemain terakhir yang menyentuh bola dan mereka melihat hal-hal ini, Tapi mereka tidak memberi keputusan yang benar,” keluhnya.

Pemain PSM Makassar M Arfan dijaga ketat pemain RANS Nusantara FC saat pertandingan pekan 4 Liga 1 2022-2023 yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Pakansari Bogor, Senin (15/8/2022) malam.Dokumentasi PSM Makassar Pemain PSM Makassar M Arfan dijaga ketat pemain RANS Nusantara FC saat pertandingan pekan 4 Liga 1 2022-2023 yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Pakansari Bogor, Senin (15/8/2022) malam.

Yang membuat keheranan adalah wasit begitu mudah mengeluarkan kartu untuk pemain-pemain PSM hingga membuatnya berprasangka buruk.

Kartu-kartu tersebut sangat merugikan tim berjuluk Juku Eja untuk pertandingan selanjutnya di pekan kelima.

“Terlalu gampang untuk wasit memberikan kartu kuning kepada pemain-pemain kita,” keluh pelatih berlisensi UEFA Pro.

“Kita melakukan apa sih sampai kita terlalu gampang keluar kartu kuning kepada pemain-pemain kita?,” pungkasnya.

Terlepas dari itu, Bernardo Tavares bersyukur bisa memetik poin penuh di pekan ini. Kemenangan menjadi modal berharga untuk menghadapi Arema FC di pekan kelima nanti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tragedi Kanjuruhan, PSSI Ungkap Tujuan FIFA-AFC Datang ke Indonesia

Tragedi Kanjuruhan, PSSI Ungkap Tujuan FIFA-AFC Datang ke Indonesia

Liga Indonesia
Istilah Heading dalam Sepak Bola dan Tujuannya

Istilah Heading dalam Sepak Bola dan Tujuannya

Sports
PSG Ditahan Imbang Benfica, Galtier: Kami Ciptakan Banyak Peluang ...

PSG Ditahan Imbang Benfica, Galtier: Kami Ciptakan Banyak Peluang ...

Liga Champions
Madrid Vs Shakhtar, Los Blancos Mestinya Bisa Cetak Banyak Gol

Madrid Vs Shakhtar, Los Blancos Mestinya Bisa Cetak Banyak Gol

Liga Champions
Jadwal Liga Europa: Omonia Vs Man United, 4 Pemain Setan Merah Absen

Jadwal Liga Europa: Omonia Vs Man United, 4 Pemain Setan Merah Absen

Liga Lain
BERITA FOTO - Duka Arema Duka Persebaya, Duka Malang Duka Surabaya

BERITA FOTO - Duka Arema Duka Persebaya, Duka Malang Duka Surabaya

Liga Indonesia
Gerakan Shoot Tambahan Saat Bola Muntah

Gerakan Shoot Tambahan Saat Bola Muntah

Sports
45 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Fenomenal Paolo Rossi yang Diawali Skandal

45 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Fenomenal Paolo Rossi yang Diawali Skandal

Internasional
Chelsea Vs Milan: Rossoneri Ompong, Cuma Bikin Satu Tembakan ke Gawang

Chelsea Vs Milan: Rossoneri Ompong, Cuma Bikin Satu Tembakan ke Gawang

Liga Champions
Rekor-rekor Erling Haaland di Liga Champions, Ungguli Messi dan Ronaldo

Rekor-rekor Erling Haaland di Liga Champions, Ungguli Messi dan Ronaldo

Liga Champions
Tragedi Kanjuruhan: Klub dan Polisi-TNI Ditindak, Bagaimana dengan PSSI?

Tragedi Kanjuruhan: Klub dan Polisi-TNI Ditindak, Bagaimana dengan PSSI?

Liga Indonesia
Kualifikasi Piala Asia U17: Kualitas Rumput Pakansari Dikritik, AFC Diminta Turun Tangan

Kualifikasi Piala Asia U17: Kualitas Rumput Pakansari Dikritik, AFC Diminta Turun Tangan

Liga Indonesia
Aremania Tak Serang Pemain, Komnas HAM Pertanyakan Penggunaan Gas Air Mata

Aremania Tak Serang Pemain, Komnas HAM Pertanyakan Penggunaan Gas Air Mata

Sports
PSSI Bicara soal Sanksi FIFA Usai Tragedi Kanjuruhan

PSSI Bicara soal Sanksi FIFA Usai Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Juventus Vs Maccabi Haifa, Bianconeri Tanpa Selebrasi meski Raih 3 Poin

Juventus Vs Maccabi Haifa, Bianconeri Tanpa Selebrasi meski Raih 3 Poin

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.