Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

500 Anak Meriahkan Festival Olahraga Usia Dini di Bengkulu

Kompas.com - 10/06/2022, 14:45 WIB
Ferril Dennys

Penulis

KOMPAS.com - Festival Olahraga Usia Dini (FOUD) digelar di Bengkulu pada 8-9 Juni 2022. 

FOUD digelar berkat kerja sama AICE Group dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Kolaborasi Pemerintah dengan dunia usaha dan industri tersebut dijalankan sesuai dengan skema sinergi yang diarahkan oleh Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Festival yang melibatkan sekitar 500 anak dari 50 Taman Kanak-kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) dari berbagai Kabupaten dan Kota di Provinsi Bengkulu tersebut dilaksanakan di Gedung Pemuda dan Olahraga Bengkulu, Kota Bengkulu. 

Baca juga: Indonesia Masuk 3 Besar SEA Games 2021, Implementasi DBON Tuai Pujian

Aice Group menjelaskan bahwa pihaknya sangat mendukung implementasi DBON sebagai fondasi dasar bagi pembangunan olahraga anak bangsa, terutama di kalangan anak-anak.

Kalangan anak-anak dinilai perlu memiliki pengalaman motorik dan fisik yang akan membangkitkan motivasinya dalam menjalani masa depan yang sehat.

Sinergi dunia usaha dan Pemerintah baik pusat maupun daerah yang diamanahkan DBON akan memastikan langkah bangsa memajukan olahraganya. 

Aice menyatakan kinerja usahanya tumbuh positif bersama dengan kemajuan olahraga Indonesia.

Semangat sportivitas yang ada dalam olahraga sejalan dengan filosofi usaha Aice dalam memberikan keceriaan bagi seluruh masyarakat. Keceriaan para key stakeholders dalam FOUD memupuk semangat baru anak-anak Indonesia sejak dini untuk mencapai kualitas hidup baik sekaligus prestasi olahraga kelas dunia.

Brand Manager sekaligus Juru Bicara Aice Group Sylvana Zhong menjelaskan bahwa perusahaannya konsisten mengedukasi hidup sehat dan memajukan olahraga nasional.

Konsistensi dan gotong royong semua pemangku kepentingan dari hulu hingga hilir akan membuat target Indonesia Emas 2045 jadi relevan dan dapat dicapai lebih cepat.

Bersama dengan Kemenpora dan para pegiat olahraga, Aice mendukung perhelatan ini dengan memberikan ribuan es krim Aice Mochi kepada para peserta, plus bola ke 50 sekolah yang berpartisipasi.

“Semangat kerja sama dan gotong royong yang diinisiasi oleh Kemenpora dan stakeholders olahraga di Bengkulu dan seluruh Indonesia ini sejalan dengan visi Aice dalam memberikan keceriaan dari es krim bermutu bagi semua. Anak-anak kita ini perlu kita bimbing bersama agar mampu berprestasi sekaligus menjadikan olahraga sebagai motivasi positif hidupnya di masa depan,” jelas Sylvana.

Sementara itu, pihak pemerintah pusat yang diwakili oleh Deputi 3 Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Dr. Raden Isnanta, M.Pd. menjelaskan bahwa dengan lahirnya DBON melalui Perpres No 86 tahun 2021 di akhir tahun lalu akan makin membuka peluang sinergi besar nasional dalam memajukan olahraga nasional. 

“Kemenpora mengapresiasi dukungan Aice terhadap Festival Usia Dini di Bengkulu ini. Kami meyakini upaya bersama pemerintah pusat dan daerah bersama pemangku kepentingan dan dunia usaha seperti ini akan mengakselerasi pelaksanaan DBON dari hulu ke hilir. Kami mengajak semua pihak untuk bergabung ikut bergotong royong membangun olahraga nasional kita,” tutur Raden.

Raden menjelaskan bahwa FOUD bertujuan untuk meningkatkan aktivitas gerak anak sejak dini. Anak usia nol hingga empat tahun menjadi tahap pertama dan krusial dalam perkembangan hidup anak. Usia empat hingga tujuh tahun menjadi tahap keduanya.

Semua aspek perkembangan anak, kognitif, afektif dan psikomotorik perlu dibangun secara seimbang. Kurang bergerak dan cenderung bermain game di gadget akan membatasi perkembangan anak hanya pada aspek kognitif. Menurutnya penting untuk memberikan wahana aktivitas yang relevan lewat berbagai permainan olahraga yang ceria dan menyenangkan bagi anak.

“Olahraga akan mengasah semua kemampuan dasar anak secara seimbang. Olahraga akan mengasah psikomotorik dan afektif anak. Kemampuan berfikir dan intelektual anak akan dilengkapi oleh aspek afektif dalam perilaku dan psikomotorik dalam keterampilan anak-anak kita. Kita perlu terus membudayakan tradisi permainan dan olahraga di anak dan keluarga kita,” jelas Raden.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com