Erick Thohir Sebut Bali United dan Persebaya Teladan Klub Profesional Liga 1

Kompas.com - 26/03/2022, 17:40 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Menteri BUMN, Erick Thohir, menyempatkan diri menyaksikan pertandingan antara Bali United melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-33 Liga 1 2021-2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Jumat (25/3/2022) malam.

Kunjungannya didampingi langsung oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Pertandingan itu berakhir 3-0 untuk kemenangan Persebaya Surabaya. Kendati demikian, Bali United tetap dipastikan keluar sebagai juara Liga 1 karena jumlah 72 poin mereka tak lagi mampu dikejar tim lain.

Seusai pertandingan, Erick Thohir memuji perkembangan kedua tim yang memiliki dua latar berbeda.

Baca juga: Bali United Rayakan Manisnya Juara meski Tumbang di Tangan Persebaya

Walau berbeda, baik Persebaya maupun Bali United dikaitkan oleh sebuah benang merah, yakni sama-sama bisa sukses melalui pengelolaan klub yang mengedepankan nilai-nilai profesional.

“Gelar juara Ini membuktikan bahwa jika klub dikelola secara profesional dan serius. Bali United salah satu tim muda, baru lahir 2015 tapi sudah juara dua kali,” ujar Erick Thohir menteri berusia 51 tahun.

“Dan Persebaya adalah tim legendaris yang dikelola dengan manajemen yang sangat baik dengan cara berbeda, pemain-pemain mudanya luar biasa, terbukti cukup kompetitif,” katanya lagi.

Pemain Bali United Ilija Spasojevic dihentikan pemain Persebaya Surabaya Rizki Ridho saat pertandingan pekan 33 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 0-3 di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Jumat (25/3/2022) malam.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pemain Bali United Ilija Spasojevic dihentikan pemain Persebaya Surabaya Rizki Ridho saat pertandingan pekan 33 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 0-3 di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Jumat (25/3/2022) malam.

Erick Thohir sendiri punya banyak pengalaman di bidang sepak bola profesional. Dia pernah menjadi pemegang saham mayoritas sekaligus menjabat posisi presiden di klub Serie A, Inter Milan.

Sedangkan, sekarang dia juga terlibat dalam direksi Persis Solo bersama putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep.

Baca juga: Hasil Bali Vs Persebaya, Samsul Arif yang Menolak Tua di Hadapan Sang Juara

Erick Thohir berharap ke depannya, nilai-nilai profesional bisa menjadi identitas sepak bola nasional.

Dia melihat sepak bola memiliki potensi yang tak berbatas, yang bisa memberikan dampak positif pada sektor lain jika dikelola dengan tepat.

“Jadi saya berharap kompetisi makin bersih, uang sponsor masuk bisa pembukaan lapangan kerja, ekosistem sepak bola juga semakin maju, UMKM maju,“ ucap menteri yang khas dengan jas warna hitam tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.