Kompas.com - 12/01/2022, 08:00 WIB

Namun, Juventus saat itu tidak lagi dilatih Allegri melainkan Maurizio Sarri.

Hasilnya, Lazio besutan Inzaghi kembali berhasil mengalahkan Juventus dengan skor 3-1.

Berbeda dari Inzaghi, rekor Massimiliano Allegri di final Piala Super Italia tidak terlalu mentereng.

Baca juga: Tamparan bagi Juventus dan Timnas Italia, Musim Chiesa Usai Sehabis Cedera ACL

Dari enam kesempatan, Allegri hanya mampu meraih tiga gelar juara Piala Super Italia, yakni dua kali bersama Juventus (2015-2016, 2018-2019) dan sekali ketika melatih AC Milan (2011-2012).

Meski memegang rekor 100 persen kemenangan di Piala Super Italia, Inzaghi tidak mau jemawa.

Sebab, Inzaghi menilai segala sesuatu bisa terjadi, apalagi pada pertandingan final.

"Final adalah pertandingan yang berbeda. Hasil laga final bisa ditentukan dengan satu momen saja," kata Inzaghi dikutip dari situs Inter Milan.

"Kami pasti akan menghadapi kesulitan pada pertandingan nanti. Jadi, kami harus tampil agresif sejak awal dan menunjukkan tekad untuk menang," tutur Inzaghi.

"Ketika masih melatih Lazio, saya pernah mengalahkan Juventus dua kali di Piala Super Italia meskipun kami saat itu berstatus bukan unggulan," ucap Inzaghi.

"Meski demikian, saya juga pernah kalah satu kali dari Juventus pada final Coppa Italia (2016-2017)," ujar pelatih asal Italia itu menambahkan.

Baca juga: Juventus Tak Pernah Mati, Roma Asuhan Mourinho “Harakiri”

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.