Kompas.com - 27/10/2021, 18:20 WIB
Skuad Persib Bandung berkumpul dan berdoa bersama sebelum bertanding menghadapi PSIS Semarang di pekan kesembilan Liga 1 2021-2022. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (26/10/2021) itu Persib sukses mengunci kemenangan dengan skor 1-0 atas PSIS. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHASkuad Persib Bandung berkumpul dan berdoa bersama sebelum bertanding menghadapi PSIS Semarang di pekan kesembilan Liga 1 2021-2022. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (26/10/2021) itu Persib sukses mengunci kemenangan dengan skor 1-0 atas PSIS.

KOMPAS.com - Persib Bandung menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga 1 2021-2022. Dari sembilan laga yang dilakoni, klub berjulukan Maung Bandung itu mencatatkan lima kemenangan dan empat hasil imbang.

Hal itu menjadi pencapaian yang baik tentunya bagi Persib pada awal musim ini. Maung Bandung mencatatkan sejarah sebagai tim dengan rekor tak terkalahkan terpanjang di awal musim selama era Liga 1.

Bahkan, bila digabungkan dengan hasil pertandingan Persib sejak akhir musim 2019 hingga 2021, Maung Bandung telah mencatatkan 16 pertandingan beruntun tanpa kekalahan, dihitung sejak pekan ke-31 Liga 1 2019 hingga pekan kesembilan Liga 1 2021-2022.

Dari 16 pertandingan, Persib mencatatkan 11 kemenangan dan lima hasil imbang. Melalui torehan tersebut, Persib pun menjadi kesebelasan dengan rekor tak terkalahkan terpanjang selama era Liga 1.

Baca juga: Hasil Bhayangkara FC Vs Borneo FC 2-1, The Guardian Kudeta Persib

Andai bisa terus meraih hasil positif dalam kiprahnya di kompetisi musim ini, Maung Bandung berpeluang memecahkan rekor Bali United dan Persija Jakarta.

Kedua tim tercatat sebagai pemegang rekor klub dengan rentetan tak terkalahkan terpanjang dalam satu musim kompetisi selama era Liga 1. Bali United dan Persija sama-sama melewati 12 laga secara beruntun tanpa kekalahan.

Pelatih Persib Robert Rene Alberts mengaku senang dengan pencapaian Maung Bandung di awal musim Liga 1 2021-2022.

Menurut Alberts, Persib telah mencatatkan sejarah karena tidak banyak tim yang bisa melewati sembilan laga tanpa terkelahkan di awal musim kompetisi.

"Kami mencatatkan sejarah hari ini, tidak banyak tim yang bisa melakukan itu, tidak banyak tim yang punya pengalaman itu," kata Alberts kepada wartawan, Selasa (26/10/2021) malam WIB.

Baca juga: Pelatih Persib Nantikan Gol-Gol Ajaib Lainnya dari Febri Hariyadi

Alberts memberikan kredit khusus kepada semua pemain yang telah berjuang dalam setiap laga yang dilakoni.

Menurut pelatih asal Belanda itu, pencapaian ini merupakan buah kerja keras dari para pemain selama ini. Alberts tak menampik, dirinya merasa bangga dengan kinerja dari Marc Anthony Klok dkk.

"Saya bangga kepada pemain, itu layak didapat oleh pemain atas kerja kerasnya dan mereka mulai menikmati permainan. Catatan belum terkalahkan juga menjadi motivasi bagi pemain," tutur Alberts.

Tetap membumi

Ada hal menarik, menyoal pencapaian tak terkalahkan Persib dalam sembilan laga di awal musim ini.

Torehan tersebut dibukukan Persib setelah mengalahkan Bhayangkara FC dan PSIS Semarang yang sebelumnya juga berstatus sebagai tim yang belum terkalahkan di Liga 1 2021-2022.

Bhayangkara FC menjadi korban pertama Persib. Kedua kesebelasan bertemu di pekan ketujuh pada 16 Oktober lalu. Persib berhasil melalui laga tersebut dengan kemenangan meyakinkan 2-0.

Selanjutnya, giliran PSIS Semarang yang menderita kekalahan perdananya setelah bersua Persib. Maung Bandung sukses menghentikan perlawanan PSIS dengan keunggulan 1-0 di pertandingan pekan kesembilan Liga 1 2021-2022, Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Telan Kekalahan Perdana, PSIS Petik Pelajaran Berharga dari Laga Melawan Persib

"Ini juga merupakan hal yang unik karena ini jadi laga dua tim yang belum terkalahkan, dan kami akhirnya harus saling mengalahkan," tutur Alberts.

Kendati demikian, melalui sembilan laga tanpa terkalahkan belum menandakan perjuangan Persib sudah berakhir. Perjalanan untuk merealisasikan target juara pada akhir musim masih panjang terbentang.

Begitu pula dengan rintangan yang akan dihadapi di depan, bakal lebih sulit dan menantang tentunya.

Oleh karena itu, Alberts mengingatkan kepada seluruh pemain untuk tak cepat berpuas diri.

"Di Indonesia, seluruh pertandingan berjalan sulit. Faktor kesulitan itu disebabkan semua tim punya standar yang sama," kata Alberts.

"Menjadi lebih sulit adalah kami tidak bermain home and away, kami baru pertama kali bermain setelah 1,5 tahun dan itu sudah beberapa kali dikatakan," kata dia.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.