Kompas.com - 05/10/2021, 21:20 WIB
 Federico Chiesa (kanan) dan rekan-rekannya merayakan gol ke gawang Chelsea. Partai Grup H Liga Champions Juventus vs Chelsea bergulir di Stadion Juventus, Turin, pada Kamis (30/9/2021) dini hari WIB. AFP/MARCO BERTORELLO Federico Chiesa (kanan) dan rekan-rekannya merayakan gol ke gawang Chelsea. Partai Grup H Liga Champions Juventus vs Chelsea bergulir di Stadion Juventus, Turin, pada Kamis (30/9/2021) dini hari WIB.
|

KOMPAS.com - Kolektivitas menjadi senjata Juventus untuk menutup lubang produktivitas yang ditinggalkan Cristiano Ronaldo. Delapan pemain untuk satu CR7.

Kehilangan Cristiano Ronaldo yang memutuskan kembali ke klub lamanya, Man United, menjadi pukulan bagi Juventus pada bursa transfer musim panas kemarin.

Setelah Ronaldo pergi, Juventus dinilai bakal kehilangan sekitar 30 gol. Bukanlah sebuah prediksi tanpa dasar mengingat dalam tiga musim membela Juve CR7 nyaris selalu bisa menembus limit 30 gol per musim.

Torehan gol Ronaldo di semua ajang selama memperkuat Juventus berturut-turut adalah 28 (2018-2019), 37 (2019-2020), dan 36 (2020-2021).

Baca juga: Cristiano Ronaldo Dilarang Cetak Gol ke Gawang Juventus

Lantas bagaimana pelatih Massimiliano Allegri menyiasati kepergian Ronaldo ke Man United? Perekrutan kembali Moise Kean dari Everton menjadi salah satu caranya.

Akan tetapi, beban sebagai pencetak gol utama tim tak dilimpahkan Allegri kepada satu pemain tertentu.

Fakta di atas lapangan membuktikan. Sejak Ronaldo pergi, Juventus tampak lebih kolektif dalam urusan mencetak gol.

Usai sempat buntu saat kalah 0-1 melawan Empoli pada pekan kedua Liga Italia 2021-2022, Juventus selalu mencetak gol dalam lima laga berikut.

Terhitung musim ini sudah ada 8 personel Juventus yang membuat gol.

Baca juga: Chiesa “Disulap” Jadi Striker Juventus, Bakal Kover 20 Gol Ronaldo

Perinciannya adalah, dua gol diciptakan oleh Paulo Dybala, Alvaro Morata, dan Manuel Locatelli.

Sementara itu, Federico Chiesa, Juan Cuadrado, Matthijs de Ligt, Moise Kean, dan Leonardo Bonucci masing-masing mengemas sebuah gol.

Fakta yang menyenangkan Allegri adalah nama-nama tersebut mewakili setiap lini permainan, yakni belakang, tengah, dan depan.

Artinya, Juventus asuhan Allegri kini bisa mengharapkan gol datang dari mana saja.

Menurut catatan Corriere dello Sport, pada periode serupa musim lalu, persisnya pekan ketujuh Serie A 2020-2021, cuma ada lima personel Juve yang mampu masuk papan skor.

Sebuah fenomena yang lumrah mengingat musim lalu Juventus masih sangat bertumpu kepada ketajaman Ronaldo.

Sampai pekan ketujuh Liga Italia musim lalu, CR7 telah mengemas 6 gol alias separuh dari total gol tim (12).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.