Kata Pep soal Situasi Messi dan Barca, Singgung Grealish hingga Beri Pesan Menyentuh

Kompas.com - 07/08/2021, 08:00 WIB

KOMPAS.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, turut angkat bicara terkait situasi yang terjadi antara Lionel Messi dan Barcelona.

Lionel Messi dan Barcelona tengah menjadi pembicaraan hangat di antara publik sepak bola dunia.

Sebab, kedua pihak yang telah berhubungan selama 21 tahun itu harus mengakhiri kerja sama.

Hal ini terjadi menyusul kontrak Lionel Messi yang habis pada akhir Juni 2021.

Barcelona sejatinya sudah berupaya untuk bisa mengikat Lionel Messi dengan kotrak baru.

Baca juga: 5 Fakta Soal Kegagalan Barcelona Perpanjang Kontrak Lionel Messi

Messi pun dikabarkan telah bersedia menandatangani kontrak berdurasi lima tahun hingga rela gajinya dipotong 50 persen untuk memenuhi aturan salary cap atau pembatasan gaji yang berlaku di LaLiga, kasta tertinggi Liga Spannyol.

Pada saat bersamaan, banyak pihak yang meyakini bahwa Barcelona akan segara mengumumkan kontrak baru Lionel Messi.

Namun bukannya mengumumkan kontrak baru, Barcelona justru mengungkapkan akhir kerja sama antara pihak klub dan sang megabintang.

Kabar mengejutkan tersebut diunggah di laman resmi Barcelona pada Jumat (6/8/2021) dini hari WIB.

Baca juga: Pernyataan Resmi Presiden Barcelona soal Perpisahan dengan Messi

Dalam pernyataannya, Barcelona menjelaskan bahwa kontrak baru dengan Messi gagal terwujud karena suatu kendala yang mereka sebut sebagai rintangan finansial dan struktural.

Rintangan tersebut berkenaan dengan regulasi yang berlaku di LaLiga, terutama terkait aturan pembatasan gaji.

"Walau FC Barcelona dan Lionel Messi mencapai kesepakatan dan niat jelas dari kedua belah pihak untuk menandatangani kontrak hari ini, hal tersebut tak dapat tercapai karena rintangan finansial dan struktural (regulasi Liga Spanyol)," tulis pernyataan Barcelona.

"Sebagai akibat dari situasi ini, Messi tak akan bertahan di FC Barcelona."

"Kedua belah pihak menyesali dengan sangat bahwa keinginan pemain dan klub pada akhirnya tak bisa terwujud."

"FC Barcelona dengan sepenuh hati mengekspresikan rasa terima kasih kepada sang pemain atas kontribusinya terhadap kemajuan klub dan mendoakan yang terbaik baginya untuk masa depan dalam kehidupan pribadi dan profesional," demikian pernyataan Barcelona.

Baca juga: Mengingat Gol Pertama dan Terakhir Lionel Messi di Barcelona

Situasi ini kemudian berdampak pada beberapa hal, termasuk kabar ketertarikan beberapa klub terhadap La Pulga, julukan Messi.

Jauh sebelum Barcelona mengumumkan akhir kerja sama dengan Messi, beberapa klub elite Eropa memang sempat diakitkan dengan sang pemain.

Klub kaya raya asal Inggris, Manchester City, adalah salah satu tim yang kerap dikaitkan dengan Messi.

Keberadaan mantan pelatih Barcelona, Pep Guardiola, adalah salah satu titik tawar terkuat yang dimiliki Man City untuk bisa mendatangkan La Pulga.

Setelah Barcelona memastikan akhir kerja sama dengan Messi, Pep Guardiola yang kini duduk di kursi kepelatihan Man City pun dikejar beberapa pertanyaan terkait kemungkinan mendatangkan Messi.

Baca juga: Rekor Pep Guardiola sebagai Pelatih

Dalam menjawab pertanyaan tersebut, Pep Guardiola langsung menyinggung pembelian klub yang baru saja terjadi beberapa jam setelah kerja sama antara Messi dan Barcelona dipastikan berakhir.

Man City baru saja meresmikan kedatangan bintang timnas inggris, Jack Grealish, dari Aston Villa.

The Citizens, julukan Man City, disebut rela mengeluarkan biaya 100 juta pound atau sekitar Rp 1,9 triliun untuk merekrut pemain berusia 25 tahun tersebut.

Bahkan, Man City memberikan Jack Grealish jersey bernomor punggung 10 sebagai bentuk kepercayaan klub kepada sang pemain.

Berdasarkan besarnya nominal transfer dan kepercayaan klub terhadap Grealish, Pep Guardiola mengisyaratkan bahwa dirinya tidak berpikir untuk mendatangkan Messi.

Baca juga: Jack Grealish Jadi “Penghalang” Lionel Messi ke Man City?

Di samping itu, Pep Guardiola mengaku bahwa sebelumnya dia meyakini Messi akan bertahan di Barcelona sehingga tidak terpikirkan untuk memboyong sang mantan pemain.

"Kami menghabiskan 100 juta pound untuk Jack Grealish. Dia akan memakai nomor 10 karena kami yakin dengan Grealish dan kami yakin Leo akan terus di Barcelona, jadi saat ini dia tidak ada dalam pikiran kami," kata Pep, dikutip dari Goal.

Selanjutnya, terkait situasi yang terjadi antara Messi dan Barcelona, Pep mengaku terkejut.

"Itu tampak seperti akan rampung, soal kelanjutan kariernya di Barcelona. Ini menjadi kejutan bagi semua orang, termasuk saya" ujar Pep.

Pep kemudian memberikan pesan menyentuh di balik akhir kerja sama antara Messi dan Barcelona.

Baca juga: Busquets Jadi Pemain Barcelona Pertama yang Ucapkan Kata Perpisahan untuk Messi

Dia tampak menyayangkan situasi yang terjadi di antara Messi dan Barcelona. Sebab, Pep sejatinya berharap Messi bisa mengakhiri karier di klub berjulukan Blaugarana tersebut.

"Saya tidak berbicara dengan pemain atau presiden, jadi saya tidak tahu apa yang telah terjadi. Akan tetapi, sebagai pendukung Barcelona, saya ingin dia mengakhiri karier di sana," kata Pep.

Pelatih berusia 50 tahun itu juga berterima kasih atas jasa yang telah Messi berikan kepada Barcelona.

"Sebagai seorang penggemar, saya ingin berterima kasih untuk pemain paling luar biasa yang pernah saya lihat dalam hidup saya, untuk gelar yang telah dia berikan kepada Barcelona," ucap Pep.

"Hari demi hari, pertandingan demi pertandingan, dia membuat sesuatu yang unik, dan yang bisa saya katakan adalah terima kasih banyak telah membawa Barcelona ke level lain, membuat Barcelona mendominasi dunia selama satu dekade terakhir."

"Saya berharap yang terbaik untuknya. Dia tidak akan dilupakan. Semoga suatu hari kita bisa menyebut dia sebagai yang terbaik karena dia pantas mendapatkannya," tutur Pep Guardiola.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prediksi Piala Dunia 2022: Kiper Persib Yakin Messi Vs Ronaldo di Final

Prediksi Piala Dunia 2022: Kiper Persib Yakin Messi Vs Ronaldo di Final

Liga Lain
Argentina Vs Australia di 16 Besar Piala Dunia 2022: Messi Manusia 1.000 Laga

Argentina Vs Australia di 16 Besar Piala Dunia 2022: Messi Manusia 1.000 Laga

Internasional
Argentina Vs Australia, Messi Mandul di Fase Gugur Piala Dunia

Argentina Vs Australia, Messi Mandul di Fase Gugur Piala Dunia

Internasional
Belanda Vs Amerika Serikat: Van Gaal Abaikan Kritik yang Sebut Tim Oranye Kurang Menyerang

Belanda Vs Amerika Serikat: Van Gaal Abaikan Kritik yang Sebut Tim Oranye Kurang Menyerang

Internasional
Pesona Cho Gue-sung di Piala Dunia 2022: Banjir 'Followers' sampai Matikan HP

Pesona Cho Gue-sung di Piala Dunia 2022: Banjir "Followers" sampai Matikan HP

Internasional
Keramahan Piala Dunia 2022 untuk Penyandang Disabilitas

Keramahan Piala Dunia 2022 untuk Penyandang Disabilitas

Internasional
Saat Son Berlari Tanpa Topeng demi Korea Selatan di Piala Dunia

Saat Son Berlari Tanpa Topeng demi Korea Selatan di Piala Dunia

Internasional
Indonesian Downhill 2022, Ratusan Rider Siap Berburu Podium

Indonesian Downhill 2022, Ratusan Rider Siap Berburu Podium

Sports
Diego Alonso Sebut Penalti Bruno Fernandes Sebagai Penyebab Gugurnya Uruguay di Piala Dunia 2022

Diego Alonso Sebut Penalti Bruno Fernandes Sebagai Penyebab Gugurnya Uruguay di Piala Dunia 2022

Internasional
Prediksi Belanda Vs Amerika Serikat di 16 Besar Piala Dunia 2022

Prediksi Belanda Vs Amerika Serikat di 16 Besar Piala Dunia 2022

Internasional
Drama Korea di Piala Dunia 2022: Hampa, Murka, lalu Tangis Bahagia

Drama Korea di Piala Dunia 2022: Hampa, Murka, lalu Tangis Bahagia

Internasional
Persib Antusias Sambut Lanjutan Liga 1 2022-2023

Persib Antusias Sambut Lanjutan Liga 1 2022-2023

Liga Indonesia
Piala Dunia 2022: Sejarah Asia, Lunturnya Dominasi Conmebol-UEFA

Piala Dunia 2022: Sejarah Asia, Lunturnya Dominasi Conmebol-UEFA

Internasional
Prediksi Skor dan Line Up Argentina Vs Australia di 16 Besar Piala Dunia 2022

Prediksi Skor dan Line Up Argentina Vs Australia di 16 Besar Piala Dunia 2022

Internasional
Inggris Vs Senegal, Stones Lontarkan Pujian untuk Maguire: Dia Karakter Besar dalam Tim

Inggris Vs Senegal, Stones Lontarkan Pujian untuk Maguire: Dia Karakter Besar dalam Tim

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.