Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PPKM Darurat Diperpanjang, Arema FC Tak Sabar Kembali Merumput

Kompas.com - 21/07/2021, 20:20 WIB
Suci Rahayu,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - Pelatih Arema FC Eduardo Almeida membeberkan penerapan PPKM Darurat tak menyurutkan antusiasme pemain. Sebaliknya, tim semakin semangat untuk mempersiapkan diri walaupun dari rumah masing-masing.

Dia mengatakan pemain terlihat sangat ingin kembali berkompetisi. Vakumnya sepak bola Indonesia dalam satu tahun terakhir membuat seluruh pemain benar-benar merindukan gegap gempita sebuah pertandingan.

“Jadi situasi pemain saya seperti yang saya katakan minggu lalu, pemain ingin berlatih normal, pemain ingin segra bertandingan dalam sebuah kompeisi,” tutur Eduardo Almeida.

Baca juga: 4 Program Kerja Presiden Arema FC Menyesuaikan PPKM Darurat

“Apalagi Indonesia sudah lama tidak ada kompetisi, tentu saja kondisi ini tidak akan mudah. Pemain mengharapkan kompetisi bisa segera diputar lagi karena itu adalah nyawa sepak bola sebenarnya,” imbuhnya.

Selain itu, kondisi tim sudah Singo Edan sudah semakin matang dari hari ke hari. Tidak ada ada alasan lagi teknis untuk tidak bertanding. Nyaris semua pemain sudah siap tempur dengan kondisi yang sangat prima.

Tak terkecuali para pemain asing yang baru didatangkan. Eduardo mengatakan dua pemain pemain asing yang datang diawal Adilson Maringa dan Reshi Yamaguchi sudah makin siap untuk menjalani debut.

“Prosi Maringa dan Reshi sama, tidak ada tambahan porsi khusus. Porsi yang diberikan pelatih sama pada kedua pemain itu. Porsinya untuk meningkatkan kondisi mereka,” ujar pelatih asal Portugal.

Eduardo Almeida pun berharap kondisi ini segera membaik supaya sepak bola Indonesia bisa segera berputar kembali.

Namun untuk saat ini semua pihak hanya bisa berdoa dan memberikan yang terbaik yang bisa mereka kerjakan.

Sebagai pelatih dia selalu berusaha mengakomodir kebutuhan latihan harian pemain. Supaya tim tetap siap dengan semua kemungkinan yang ada.

“Dengan asisten pelatih saya selalu melakukan komunikasi dari video call dan pesan Whatsapp, juga ada pembagian tugas tetap dilakukan secara virtual," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Nagelsmann Perpanjang Kontrak Bersama Jerman hingga Piala Dunia 2026

Nagelsmann Perpanjang Kontrak Bersama Jerman hingga Piala Dunia 2026

Internasional
IBL 2024, Kesuksesan Prawira Bandung Lakukan Revans Atasi Bali United

IBL 2024, Kesuksesan Prawira Bandung Lakukan Revans Atasi Bali United

Sports
Man City vs Chelsea: Haaland Diragukan untuk Tampil di Semi Final

Man City vs Chelsea: Haaland Diragukan untuk Tampil di Semi Final

Liga Inggris
Hasil dan Klasemen Liga Italia: Lazio Berjaya, Juventus Seri, Inter Masih di Puncak

Hasil dan Klasemen Liga Italia: Lazio Berjaya, Juventus Seri, Inter Masih di Puncak

Liga Italia
Hasil Cagliari vs Juventus 2-2: Nyonya Tua Kebobolan Dua Gol dari Penalti

Hasil Cagliari vs Juventus 2-2: Nyonya Tua Kebobolan Dua Gol dari Penalti

Liga Italia
MU Umumkan Kedatangan Jason Wilcox, Kejar Standar Performa Tertinggi

MU Umumkan Kedatangan Jason Wilcox, Kejar Standar Performa Tertinggi

Liga Inggris
Timnas U23 Jepang dan Arab Saudi Lolos ke Babak Knockout

Timnas U23 Jepang dan Arab Saudi Lolos ke Babak Knockout

Internasional
Klub Liga Belanda Vitesse Diganjar Pengurangan 18 Poin, Degradasi Pertama Setelah 35 Tahun

Klub Liga Belanda Vitesse Diganjar Pengurangan 18 Poin, Degradasi Pertama Setelah 35 Tahun

Liga Lain
Jadwal Semifinal Piala FA: Man City Vs Chelsea, Coventry Vs Man United

Jadwal Semifinal Piala FA: Man City Vs Chelsea, Coventry Vs Man United

Sports
Persib Vs Persebaya, Munster Bicara Tantangan Finis di Posisi Terbaik

Persib Vs Persebaya, Munster Bicara Tantangan Finis di Posisi Terbaik

Liga Indonesia
Kata Pelatih Yordania Soal Timnas U23 Indonesia

Kata Pelatih Yordania Soal Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
LPDUK Kemenpora Ungkap Alasan Boyong Red Sparks ke Indonesia

LPDUK Kemenpora Ungkap Alasan Boyong Red Sparks ke Indonesia

Sports
Red Sparks Vs Indonesia All Star, Asa Lahirkan Penerus Megawati

Red Sparks Vs Indonesia All Star, Asa Lahirkan Penerus Megawati

Sports
Alasan Persik Layangkan Laporan ke Satgas Antimafia Bola

Alasan Persik Layangkan Laporan ke Satgas Antimafia Bola

Liga Indonesia
Permintaan Maaf Mourinho yang Terkuak oleh Kisah Schweinsteiger

Permintaan Maaf Mourinho yang Terkuak oleh Kisah Schweinsteiger

Liga Inggris
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com