Penyesalan Terbesar Juventus, Tak Rekrut Donnarumma 10 Tahun Lalu

Kompas.com - 20/07/2021, 12:05 WIB
Penjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma menyapa para penggemar menjelang pertandingan sepak bola Grup A UEFA EURO 2020 antara Italia dan Swiss di Stadion Olimpiade di Roma pada 16 Juni 2021. ETTORE FERRARIPenjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma menyapa para penggemar menjelang pertandingan sepak bola Grup A UEFA EURO 2020 antara Italia dan Swiss di Stadion Olimpiade di Roma pada 16 Juni 2021.

KOMPAS.com - Juventus telah membuang kesempatan untuk merekrut Gianluigi Donnarumma. Hal itu diungkapkan oleh eks striker Bianconeri Fabrizio Ravanelli.

Fabrizio Ravanelli adalah bagian dari staf pelatih Juventus pada 2011-2012. Saat itu, Juventus mengundang Gianluigi Donnarumma untuk menjalani trial.

Ravanelli sudah melihat bakat besar Donnarumma, yang saat itu baru berusia 12 tahun. Dia memdandang Donnarumma bisa menjadi pewaris Gianluigi Buffon.

Saat itu, Ravanelli sudah menyarankan Juventus untuk merekrutnya. Namun, saran itu tak sepenuhnya didengar oleh petinggi Si Nyonya Besar.

Baca juga: Gianluigi Donnarumma Punya Peluang Raih Ballon dOr, tetapi...

Akhirnya, Juventus tidak jadi mengontrak penjaga gawang kelahiran Castellammare di Stabia itu. Donnarumma kemudian bergabung dengan tim junior AC Milan, dua tahun berselang.

"Penyesalan terbesar adalah bahwa 10 tahun yang lalu, dengan investasi kecil kami bisa mengalahkan Milan untuk Donnarumma," ucap Ravanelli kepada Tuttosport, sebagaimana dikutip dari Goal, Selasa (20/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sayang sekali, Donnarumma akan menjadi pewaris sempurna (Gianluigi) Buffon. Sekarang di Juve ada (Wojciech) Szczesny, kiper hebat juga," Ravanelli menambahkan.

"Pada saat itu saya berkomunikasi dengan pelatih kiper bahwa orang ini harus segera diambil karena dia akan menjadi pemain top mutlak," tutur pria 52 tahun itu.

Baca juga: Donnarumma Dilarang Pakai Nomor Favorit di PSG, Pilih 50 atau 16?

Padangan Ravanelli terhadap Donnarumma ternyata benar. Gianluigi Donnarumma menjadi salah satu kiper terbaik saat ini.

Setelah debut di AC Milan pada pada 2015 saat usianya baru 16 tahun, Donnarumma terus menanjak penampilannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dijadikan Apakah Makanan Terbuang di Olimpiade Tokyo 2020?

Dijadikan Apakah Makanan Terbuang di Olimpiade Tokyo 2020?

Sports
Permintaan Maaf Kento Momota Usai Tersingkir dari Olimpiade Tokyo 2020

Permintaan Maaf Kento Momota Usai Tersingkir dari Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Update Klasemen Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Tambah Satu Perunggu

Update Klasemen Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Tambah Satu Perunggu

Sports
Hasil Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo, Jerman-Perancis Tersingkir!

Hasil Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo, Jerman-Perancis Tersingkir!

Internasional
Cara Melakukan Tangkisan Atas dalam Pencak Silat

Cara Melakukan Tangkisan Atas dalam Pencak Silat

Sports
Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Akui Buang 4.000 Bento

Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Akui Buang 4.000 Bento

Sports
BREAKING NEWS, Rahmat Erwin Tambah Perolehan Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo!

BREAKING NEWS, Rahmat Erwin Tambah Perolehan Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo!

Sports
Hasil Olimpiade Tokyo -  Spanyol Vs Argentina Imbang, La Roja Tetap Lolos ke Perempat Final

Hasil Olimpiade Tokyo - Spanyol Vs Argentina Imbang, La Roja Tetap Lolos ke Perempat Final

Internasional
Rekap Badminton Olimpiade Tokyo: 3 Wakil Indonesia Lolos, Praveen/Melati Gugur

Rekap Badminton Olimpiade Tokyo: 3 Wakil Indonesia Lolos, Praveen/Melati Gugur

Badminton
Hasil Olimpiade Tokyo - Berjuang 1 Jam Lebih, Jonatan Christie Lolos ke 16 Besar

Hasil Olimpiade Tokyo - Berjuang 1 Jam Lebih, Jonatan Christie Lolos ke 16 Besar

Badminton
Soal Isu Doping Lifter China Pesaing Windy Cantika Aisah, Begini Respons Indonesia

Soal Isu Doping Lifter China Pesaing Windy Cantika Aisah, Begini Respons Indonesia

Sports
Olimpiade Tokyo 2020, Penyelenggara Tak Temukan Kasus Baru Covid-19 di Kalangan Atlet

Olimpiade Tokyo 2020, Penyelenggara Tak Temukan Kasus Baru Covid-19 di Kalangan Atlet

Sports
Sepak Bola Olimpiade - Spanyol Vs Argentina, Skor Kacamata Hiasi Babak Pertama

Sepak Bola Olimpiade - Spanyol Vs Argentina, Skor Kacamata Hiasi Babak Pertama

Internasional
Badminton Olimpiade 2020, Anthony Ginting Bersyukur Bisa Lolos dan Tidak Cedera

Badminton Olimpiade 2020, Anthony Ginting Bersyukur Bisa Lolos dan Tidak Cedera

Liga Indonesia
Olimpiade Tokyo 2020, Penyelenggara Terus Tekan Angka Penyebaran Pandemi Covid-19

Olimpiade Tokyo 2020, Penyelenggara Terus Tekan Angka Penyebaran Pandemi Covid-19

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X