Final Liga Champions - Ganti Pelatih Tengah Musim Resep Juara Chelsea

Kompas.com - 29/05/2021, 23:40 WIB
Timo Werner dan Thomas Tuchel dalam pertandingan Tottenham Hotspurs vs Chelsea, 4 Februari 2021. AFP/NURPHOTO/ACTION FOTO SPORTTimo Werner dan Thomas Tuchel dalam pertandingan Tottenham Hotspurs vs Chelsea, 4 Februari 2021.
|

KOMPAS.com - Ganti pelatih pada tengah musim sudah seperti resep juara Chelsea di kompetisi antarklub Eropa.

Chelsea bakal menantang Man City di final Liga Champions 2020-2021.

Laga final Liga Champions Man City vs Chelsea akan digelar di Estadio do Dragao, Porto, Sabtu (29/5/2021) atau Minggu (30/5/2021) dini hari pukul 02.00 WIB.

Dalam perjalanan menuju final Liga Champions, Chelsea tercatat telah memainkan 12 pertandingan, yang terbagi dalam 6 laga fase grup dan 6 partai babak gugur.

Hal yang menarik, Chelsea dibesut dua sosok berbeda di fase grup dan babak knock-out Liga Champions 2020-2021.

Baca juga: Final Liga Champions - Bola Tenis, Berlian, dan Obsesi Besar Tuchel

Ketika mengarungi fase grup, tepatnya di Grup E, Chelsea masih diarsiteki oleh Frank Lampard.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lampard mengantar Chelsea mengakhiri fase grup sebagai pemuncak dengan torehan 4 kemenangan, 2 skor imbang, dan 0 kekalahan.

Pergantian nakhoda lantas terjadi pada 26 Januari 2021. Lampard dipecat dan posisinya kemudian digantikan oleh Thomas Tuchel.

Setelah mengambil tongkat estafet kepelatihan dari Frank Lampard, Tuchel tancap gas dan mampu mengantar Chelsea lolos sampai ke final dengan menyingkirkan Atletico Madrid, Porto, dan Real Madrid.

Sampai ke sebuah final kompetisi antarklub Eropa dengan panduan dua pelatih berbeda sudah hal biasa buat Chelsea, bahkan ibaratnya seperti resep juara.

Pep Guardiola (kiri) dan Frank Lampard (kanan), AFP/OLI SCARFF Pep Guardiola (kiri) dan Frank Lampard (kanan),

Chelsea pertama kali melakukannya saat menjadi juara Piala Winner 1997-1998.

Mengawali musim bersama Ruud Gullit, The Blues, julukan Chelsea, tampil sebagai kampiun Piala Winner 1997-1998 dengan Gianluca Vialli berada di bangku pelatih.

Fenomena itu terulang pada 2007-2008 ketika Chelsea besutan Avram Grant takluk di final Liga Champions dari Man United.

Avram Grant tak menukangi The Blues sejak awal musim. Sang pelatih asal Israel merupakan suksesor Jose Mourinho yang memilih mundur.

Tuah dua pelatih dalam semusim baru kembali muncul buat Chelsea pada 2011-2012 dan 2012-2013.

Pada 2011-2012, Chelsea menaklukkan Bayern Muenchen di final Liga Champions dengan didampingi Roberto Di Matteo.

Roberto Di Matteo juga baru menukangi Chelsea di pertengahan musim. Sang pelatih Italia kelahiran Swiss mengisi kekosongan pos juru taktik Chelsea usai Andre Villas-Boas dipecat.

Didier Drogba mengantarkan Chelsea juara Liga Champions 2011-2012.TWITTER.com/AFRICANFTBLHQ Didier Drogba mengantarkan Chelsea juara Liga Champions 2011-2012.

Saat menapak tangga juara Liga Europa 2012-2013 Chelsea juga diantar dua orang pelatih.

Roberto Di Matteo memegang kendali tim di awal-awal musim, sebelum tempatnya digantikan oleh Rafael Benitez yang lantas mendampingi Juan Mata cs meraih gelar Liga Europa.

Tren tersebut bisa berlanjut dengan keberhasilan Tuchel memimpin Chelsea menembus final Liga Champions 2020-2021, usai menggantikan pos Frank Lampard.

Artinya, dalam total tujuh kesempatan Chelsea berlaga di final kompetisi antarklub Eropa, lima di antaranya mereka capai dengan adanya momen pergantian pelatih pada tengah musim!



Sumber The Times
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PM Jepang dan Gubernur Tokyo Diskusikan Paralimpik Tokyo 2020

PM Jepang dan Gubernur Tokyo Diskusikan Paralimpik Tokyo 2020

Sports
Tim Basket AS Kalah, Rekor 17 Tahun Terhenti di Olimpiade Tokyo

Tim Basket AS Kalah, Rekor 17 Tahun Terhenti di Olimpiade Tokyo

Sports
Masih Terus, Pertambahan Kasus Baru Covid-19 di Olimpiade Tokyo 2020

Masih Terus, Pertambahan Kasus Baru Covid-19 di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo, Posisi Indonesia Tak Berubah

Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo, Posisi Indonesia Tak Berubah

Sports
Tiba di Tokyo, Zohri Si Gundala Siap Kejar Prestasi pada Olimpiade Tokyo 2020

Tiba di Tokyo, Zohri Si Gundala Siap Kejar Prestasi pada Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Langkah Berat Skuad Basket Amerika Serikat di OIimpiade Tokyo 2020

Langkah Berat Skuad Basket Amerika Serikat di OIimpiade Tokyo 2020

Sports
Penganugerahan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Kenakan Masker adalah Keharusan!

Penganugerahan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Kenakan Masker adalah Keharusan!

Sports
Usai Raih Perak di Olimpiade Tokyo 2020, Eko Yuli Irawan Pensiun?

Usai Raih Perak di Olimpiade Tokyo 2020, Eko Yuli Irawan Pensiun?

Sports
Doa Erling Haaland untuk Jadon Sancho yang Resmi ke Manchester United

Doa Erling Haaland untuk Jadon Sancho yang Resmi ke Manchester United

Liga Inggris
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Tertahan, Korsel Hajar Rumania 4-0!

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Tertahan, Korsel Hajar Rumania 4-0!

Internasional
Lifter China Li Fabin, Berdiri dengan Satu Kaki untuk Pecahkan Dua Rekor Olimpiade

Lifter China Li Fabin, Berdiri dengan Satu Kaki untuk Pecahkan Dua Rekor Olimpiade

Sports
Cristiano Ronaldo Bertahan di Juventus!

Cristiano Ronaldo Bertahan di Juventus!

Liga Italia
Perasaan Melati Daeva Oktaviani Usai Jalani Debut di Olimpiade

Perasaan Melati Daeva Oktaviani Usai Jalani Debut di Olimpiade

Badminton
Hasil Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo - Medali Bertambah, Bulu Tangkis Perkasa

Hasil Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo - Medali Bertambah, Bulu Tangkis Perkasa

Sports
Ada Rasa Bersalah di Balik Ucapan Syukur Eko Yuli Sang Peraih Medali Olimpiade Tokyo

Ada Rasa Bersalah di Balik Ucapan Syukur Eko Yuli Sang Peraih Medali Olimpiade Tokyo

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X