Kompas.com - 27/05/2021, 12:25 WIB
Plakat berisi pesan menentang European Super League (ESL) terpasang di luar stadion Elland Road jelang pertandingan Liga Premier Inggris Leeds United vs Liverpool, pada Senin (19/4/2021). AFP PHOTO/PAUL ELLISPlakat berisi pesan menentang European Super League (ESL) terpasang di luar stadion Elland Road jelang pertandingan Liga Premier Inggris Leeds United vs Liverpool, pada Senin (19/4/2021).

KOMPAS.com - Ketiga klub tersisa di antara kubu-kubu pembangkang UEFA, Juventus, Real Madrid, dan Barcelona, merilis pernyataan bersama yang menekankan komitmen mereka ke proyek European Super League.

Babak baru Liga Super Eropa berlanjut. Walau sembilan dari 12 klub pelopor telah mengutarakan mundur dari proyek tersebut di tengah hujatan suporter, sponsor, dan para pemain, ketiga klub tadi kukuh bertahan.

Barcelona, Real Madrid, dan Juventus menolak tunduk kepada tekanan yang diberikan UEFA.

Hal ini mereka sampaikan setelah UEFA membuka proses disipliner kepada ketiga klub tersebut pada awal pekan ini.

Baca juga: UEFA Buka Proses Hukum untuk 3 Klub Pembangkang European Super League

Bahkan, sebuah pengadilan di Madrid telah meminta Mahkamah Hukum Uni Eropa (European Court of Justice) untuk menentukan apakah UEFA dan FIFA melanggarkan hukum kompetisi Uni Eropa dengan melarang klub-klub ini bermain di European Super League.

"Sikap mengkhawatirkan ini merupakan pelanggaran jelas dari keputusan mahkamah hukum, yang telah memberi pernyataan jelas," tutur pernyataan di situs Barcelona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka memperingati UEFA untuk menahan diri dari mengambil aksi yang bisa menghukum para klub pendiri Super League sementara proses hukum berlangsung."

Baca juga: Juventus Terancam Lenyap dari Serie A jika Tak Mundur dari Super League

"Oleh karena itu, prosedur disipliner yang dibuka oleh UEFA merupakan serangan langsung yang tak dapat dipahami terhadap supremasi hukum.. sembari menekankan kurangnya rasa hormat terhadap otoritas mahkamah hukum sendiri."

"Alih-alih menjejalahi cara-cara untuk memodernisasi sepak bola melalui dialog terbuka, UEFA mengharapkan kami mengundurkan diri dari proses hukum yang mempertanyakan monopoli sepak bola Eropa.

Sementara itu, sembilan klub pendiri Super League lainnya telah aman dari hukuman berat dari UEFA.

Klub-klub yang dimaksud adalah Arsenal, AC Milan, Chelsea, Atletico Madrid, Inter Milan, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspur.

Mereka hanya dikenakan denda senilai 15 juta euro (Rp 260 miliar) untuk didonasikan kepada anak-anak, pemuda, dan sepak bola akar rumput (level mendasar) di komunitas lokal seluruh Eropa.

Adapun denda lainnya adalah pemotongan 5 persen dari pendapatan klub di kompetisi klub UEFA selama satu musim ke depan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Pensiun, Lifter Eko Yuli Irawan Persiapkan Diri Jadi Pelatih

Sebelum Pensiun, Lifter Eko Yuli Irawan Persiapkan Diri Jadi Pelatih

Sports
Gary Neville: Man United Tak Akan Juara Premier League meski Punya Ronaldo

Gary Neville: Man United Tak Akan Juara Premier League meski Punya Ronaldo

Liga Inggris
HT Persikabo 1973 Vs Persib - Banyak Peluang, Skor Masih 0-0

HT Persikabo 1973 Vs Persib - Banyak Peluang, Skor Masih 0-0

Liga Indonesia
PSG Vs Man City - Punya Messi, Pochettino Boleh Pede di Hadapan Guardiola

PSG Vs Man City - Punya Messi, Pochettino Boleh Pede di Hadapan Guardiola

Liga Champions
Atlet Paralimpiade Indonesia Berharap Pemerintah Konsisten

Atlet Paralimpiade Indonesia Berharap Pemerintah Konsisten

Sports
Head to Head AC Milan Vs Atletico - Los Rojiblancos Perkasa, tetapi...

Head to Head AC Milan Vs Atletico - Los Rojiblancos Perkasa, tetapi...

Liga Champions
Hasil Sepak Bola PON Papua - Tuan Rumah Menang Telak, Jatim Hajar Sulsel

Hasil Sepak Bola PON Papua - Tuan Rumah Menang Telak, Jatim Hajar Sulsel

Sports
AC Milan Vs Atletico, Ibrahimovic Belum Bisa Beraksi di Liga Champions

AC Milan Vs Atletico, Ibrahimovic Belum Bisa Beraksi di Liga Champions

Liga Champions
Bakti Peraih Medali Perak Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020 Belum Usai

Bakti Peraih Medali Perak Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020 Belum Usai

Sports
Link Live Streaming Kualifikasi Piala Asia Wanita, Indonesia Vs Singapura

Link Live Streaming Kualifikasi Piala Asia Wanita, Indonesia Vs Singapura

Liga Indonesia
Jadwal dan Link Live Streaming Piala Sudirman, Indonesia Vs Kanada Malam Ini

Jadwal dan Link Live Streaming Piala Sudirman, Indonesia Vs Kanada Malam Ini

Badminton
Line Up Indonesia Vs Kanada di Piala Sudirman 2021, Greysia/Apriyani Main

Line Up Indonesia Vs Kanada di Piala Sudirman 2021, Greysia/Apriyani Main

Badminton
3 Klub Bisa Main di Liga 2 meski Masih Tunggak Gaji Pemain, Ini Penjelasan PSSI

3 Klub Bisa Main di Liga 2 meski Masih Tunggak Gaji Pemain, Ini Penjelasan PSSI

Liga Indonesia
Cara Renang Gaya Kupu-kupu

Cara Renang Gaya Kupu-kupu

Sports
Aleksandar Rakic, Motor Kebangkitan Barito Putera di Liga 1 2021-2022

Aleksandar Rakic, Motor Kebangkitan Barito Putera di Liga 1 2021-2022

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.