Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Madura United Ingin Kompetisi Kompetitif

Kompas.com - 08/05/2021, 12:00 WIB
Pelatih Madura United, Asep Berlian saat latihan bersama untuk persiapan Piala Menpora 2021 di Lapangan Agrokusuma Batu, Jawa Timur, Sabtu (27/02/2021) pagi. KOMPAS.com/Suci RahayuPelatih Madura United, Asep Berlian saat latihan bersama untuk persiapan Piala Menpora 2021 di Lapangan Agrokusuma Batu, Jawa Timur, Sabtu (27/02/2021) pagi.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Usulan penghapusan degradasi pada kompetisi Liga 1 2021 yang disampaikan melalui Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI beberapa waktu lalu mendapat beragam tanggapan dari partisipan Liga 1.

Salah satunya adalah Madura United yang akan menyampaikan pandangan mereka saat Kongres PSSI pada 29 Mei.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu ( PT PBMB), Ziaul Haq.

Dia berpatokan pada amanat hasil Kongres PSSI sebelumnya di mana disebutkan bahwa kompetisi digelar dengan sistem promosi dan degradasi.

“Perlu disampaikan sikap Madura United sudah tegas bahwa kompetisi adalah amanat kongres PSSI,” kata Ziaul Haq.

“Keputusan kongres dan pelaksanaan kompetisi amanatnya adalah promosi dan degradasi,” imbuhnya.

Baca juga: Sikap Persib Bandung soal Format Liga 1 2021 Tanpa Degradasi

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ziaul Haq menegaskan bahwa timnya ingin pelaksanaan Liga 1 2021 tetap kompetitif terlepas dari situasi sulit yang mungkin dihadapi oleh masing-masing klub.

Apalagi, persiapan tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab tersebut juga tidak main-main menghadapi kompetisi Liga 1 mendatang.

Pascakegagalan di turnamen Piala Menpora 2021 lalu, Madura United semakin serius dalam melakukan pembenahan tim dan persiapan yang matang.

Akan sangat disayangkan apabila kompetisi digelar tanpa degradasi sementara timnya serius dalam melakukan persiapan menghadapi Liga 1 2021.

“Persiapan Madura United selama ini adalah pelaksanaan kompetisi yang kompetitif dengan adanya promosi dan degradasi. Bukan persiapan untuk sebuah turnamen seperti TSC tahun 2016 lalu,” pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X