Kisah Ronaldo dan Miras, Pernah Minum Sekali hingga Kematian Sang Ayah

Kompas.com - 03/03/2021, 09:00 WIB
Reaksi Cristiano Ronaldo dalam laga Udinese vs Juventus di Stadion Dacia Arena, Jumat (24/7/2020) dini hari WIB. AFP/MARCO BERTORELLOReaksi Cristiano Ronaldo dalam laga Udinese vs Juventus di Stadion Dacia Arena, Jumat (24/7/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, dikenal sebagai atlet yang sangat ketat menjaga asupan makanan dan minuman untuk menjaga kondisi fisiknya.

Salah satu kunci Ronaldo bisa bermain di level tertinggi hingga saat ini berusia 36 tahun adalah tidak mengonsumsi minuman keras atau minuman beralkohol.

Hal itu tecermin dari keterangan mantan rekan Ronaldo di Manchester United, Dimitar Berbatov, pada pertengahan Desember 2020.

Berbatov dan Ronaldo tercatat pernah bermain bersama di Manchester United selama kurang lebih satu tahun pada periode 2008-2009.

Baca juga: Juventus Vs Spezia, Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah dalam Pesta Gol Bianconeri

Dari pengalaman itu, Berbatov mengaku tidak pernah sekali pun melihat Ronaldo mengonsumsi minuman keras alias miras.

Berbatov bahkan dibuat heran ketika mengetahui Ronaldo juga tidak mengonsumsi minuman beralkohol saat merayakan Natal bersama pemain Man United lainnya.

"Suatu hari para pemain Man United pernah mengadakan pesta untuk merayakan Natal. Semua pemain Man United bersenang-senang saat itu," kata Berbatov dikutip dari situs Diario AS.

"Namun, Ronaldo tetap bersikap profesional sebagai atlet. Saya tidak pernah sekali pun melihat Ronaldo meminum alkohol saat itu," ucap Berbatov.

"Ronaldo adalah pemain yang sangat ekstrem menjaga tubuhnya," tutur Berbatov.

Baca juga: Georginia Rodriguez Beberkan Kebiasaan Ronaldo Jika Gagal Menang

Ronaldo memang dikenal sebagai pemain yang anti-alkohol sejak muda.

Selain karena untuk menjaga tubuh, salah satu alasan Ronaldo tidak mengonsumsi alkohol adalah tidak ingin mengulangi kesalahan ayahnya, Jose Dinis Aveiro, yang meninggal dunia pada 2005.

Jose Dini Aveiro meninggal dunia pada usia 52 tahun karena penyakit lever yang disebabkan oleh kecanduan minuman keras.

Pada 2019, Ronaldo pernah bercerita tentang sosok Jose Dini Aveiro ketika menjadi bintang tamu sesi wawancara khusus ITV yang dipandu oleh Piers Morgan.

Ronaldo saat itu menangis ketika Piers Morgan menunjukkan banyak video tentang Jose Dini Aveiro.

Dalam keterangannya, Ronaldo mengaku sangat sedih karena Jose Dini Avaeiro tidak bisa melihat dia meraih kesuksesan sebagai pesepak bola.

Baca juga: Ambisi David Beckham Wujudkan Duet Messi dan Ronaldo di Inter Miami

"Keluarga saya, ibu, saudara, bahkan anak laki-laki tertua saya sudah melihat saya meraih kesuksesan. Namun, ayah saya tidak melihat apa pun. Dia meninggal pada usia yang sangat muda," kata Ronaldo.

"Saya pikir wawancara ini akan berjalan sangat menyenangkan. Saya tidak menyangka saya akan menangis di sini," ucapnya.

"Saya sebenarnya tidak terlalu mengenal ayah saya. Yang saya tahu dia adalah pencandu alkohol. Saya tidak tahu mengapa dia menjadi seorang pencandu alkohol. Mungkin karena rasa frustrasi," tutur Ronaldo.

"Saya tidak pernah berkomunikasi dengan ayah saya seperti keluarga pada umumnya. Itu sangat menyakitkan," katanya.

"Saya sangat sedih karena ayah saya tidak bisa melihat pencapaian dan prestasi saya," tutur pemain asal Portugal itu menambahkan.

Ekspresi Cristiano Ronaldo seusai membobol gawang AS Roma pada pekan kedua Liga Italia 2020-2021.PAOLO BRUNO / GETTY IMAGES EUROPE / GETTY IMAGES VIA AFP Ekspresi Cristiano Ronaldo seusai membobol gawang AS Roma pada pekan kedua Liga Italia 2020-2021.

Meski sangat ketat dalam menjaga asupan tubuhnya, Ronaldo ternyata pernah sekali menenggak minuman keras.

Baca juga: Georgina Rodriguez: Saya Malu di Depan Ronaldo Ketika...

Momen itu terjadi setelah Ronaldo memimpin timnas Portugal mengangkat trofi juara Piala Eropa 2016.

Ketika ditanya alasan mengapa akhirnya meminum alkohol, Ronaldo mengaku terbawa suasana perayaan juara.

Sebab, Piala Eropa 2016 adalah trofi pertama yang berhasil dipersembahkan Ronaldo untuk timnas Portugal.

"Saya minum segelas sampanye dan efeknya ternyata sampai ke kepala," ucap Ronaldo dikutip dari situs Daily Mail.

"Piala Eropa 2016 adalah trofi penting sepanjang karier saya. Saya tertawa, menangis, dan sedikit mabuk," ujar Ronaldo menambahkan.

"Di pertandingan, saya banyak menangis dan dehidrasi, hingga di akhir pertandingan, ketika merayakannya saya meminum segelas sampanye," ujar Ronaldo.

"Efek yang ditimbulkan terasa naik ke kepala sangat cepat. Saya tidak pernah minum-minum, tetapi hari itu spesial," tutur Ronaldo menambahkan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Susunan Pemain AS Roma Vs Man United - Cavani Jadi Ujung Tombak, Rashford Cadangan

Susunan Pemain AS Roma Vs Man United - Cavani Jadi Ujung Tombak, Rashford Cadangan

Liga Lain
Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Bisakah Giallorossi Ulangi Keajaiban 2018?

Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Bisakah Giallorossi Ulangi Keajaiban 2018?

Liga Lain
Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Unai Emery Waspadai Aubameyang

Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Unai Emery Waspadai Aubameyang

Liga Lain
Meski Pandemi Covid-19 Masih Melanda, Dunia Tinju Profesional Harus Terus Berjalan

Meski Pandemi Covid-19 Masih Melanda, Dunia Tinju Profesional Harus Terus Berjalan

Sports
Skuad Manchester United 2020-2021

Skuad Manchester United 2020-2021

Sports
Ketawa Bareng Pemain Chelsea Usai Real Madrid Kalah, Hazard Dituntut Minta Maaf

Ketawa Bareng Pemain Chelsea Usai Real Madrid Kalah, Hazard Dituntut Minta Maaf

Liga Champions
Manajemen Persib Sebut Pencoretan Farshad Noor Sudah Sesuai Klausul

Manajemen Persib Sebut Pencoretan Farshad Noor Sudah Sesuai Klausul

Liga Indonesia
Industri Game Daring Masih Menjawab Tantangan Pandemi

Industri Game Daring Masih Menjawab Tantangan Pandemi

Sports
Jelang AS Roma Vs Man United, Solskjaer Ungkap Kondisi Martial Usai Cedera

Jelang AS Roma Vs Man United, Solskjaer Ungkap Kondisi Martial Usai Cedera

Liga Lain
Manajemen Persib Tunggu Kepastian Format Kompetisi Liga 1 2021

Manajemen Persib Tunggu Kepastian Format Kompetisi Liga 1 2021

Liga Indonesia
Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Kickoff 02.00 WIB

Liga Lain
Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Kickoff 02.00 WIB

Liga Lain
Asisten Pelatih Belum Bisa Ukur Progres Pemain Timnas Bola Basket Indonesia

Asisten Pelatih Belum Bisa Ukur Progres Pemain Timnas Bola Basket Indonesia

Sports
Rahasia Fisik Pemain Borneo FC yang Mengesankan

Rahasia Fisik Pemain Borneo FC yang Mengesankan

Liga Indonesia
Sistem Pertahanan Sepak Bola: Man to Man, Zone Marking, dan Campuran

Sistem Pertahanan Sepak Bola: Man to Man, Zone Marking, dan Campuran

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X