Hati-hati Chelsea, Thomas Tuchel Kerap Ciut di Hadapan Pep dan Klopp

Kompas.com - 26/01/2021, 06:10 WIB
Pelatih PSG Thomas Tuchel saat memberi arahan dalam pertandingan semifinal Liga Champions antara RB Leipzig vs PSG di Stadion Luz di Lisbon pada 18 Agustus 2020. AFP/MANU FERNANDEZPelatih PSG Thomas Tuchel saat memberi arahan dalam pertandingan semifinal Liga Champions antara RB Leipzig vs PSG di Stadion Luz di Lisbon pada 18 Agustus 2020.

KOMPAS.com - Pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel, menjadi kandidat terkuat pengganti Frank Lampard di Chelsea.

Kabar kedekatan antara Thomas Tuchel dan Chelsea terdengar setelah Frank Lampard resmi dipecat dari kursi kepelatihan klub berjulukan The Blues tersebut.

Pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, bahkan menyebut Thomas Tuchel telah sepakat menjadi penerus Frank Lampard di "kerajaan" milik Roman Abramovich.

"Thomas Tuchel adalah manajer baru Chelsea setelah Lampard dipecat. Pengumuman diperkirakan segera. Kesepakatan telah dicapai," tulis Fabrizio Romano pada akun Twitter pribadinya, Senin (24/1/2021) malam WIB.

Baca juga: Frank Lampard Dipecat Chelsea, Thomas Tuchel Calon Kuat Pengganti

Kabar ini membuka peluang reuni antara tiga pelatih yang pernah saling berhadapan di Bundesliga, kasta tertinggi Liga Jerman. Mereka adalah Thomas Tuchel, Pep Guardiola, dan Juergen Klopp.

Ketiga pelatih itu kali terakhir bersaing di Bundesliga pada musim 2013-2014, saat Thomas Tuchel masih berjuang bersama Mainz 05, sedangkan Pep Guardiola dan Juergen Klopp masing-masing menukangi Bayern Muenchen dan Borussia Dortmund.

Apabila menilik persaingan kala itu, Thomas Tuchel menjadi bulan-bulanan Pep dan Klopp.

Bersama Mainz 05, Thomas Tuchel selalu menelan kekalahan saat bersua dua pelatih kawakan tersebut.

Baca juga: Juergen Klopp dan Pep Guardiola Kompak Kecam Premier League

Thomas Tuchel tak kuasa membendung dominasi Dortmund dan Bayern. Dia pun harus puas membawa Mainz 05 finis di peringkat ketujuh klasemen Bundesliga musim 2013-2014.

Adapun Pep Guardiola ketika itu berhasil membawa Bayern Muenchen finis di puncak klasemen.

Sementara itu, Juergen Klopp dan Dortmund menduduki peringkat kedua dengan selisih 19 poin dari Bayern Muenchen.

Kelemahan Thomas Tuchel di hadapan Pep dan Klopp tidak hanya terlihat pada musim 2013-2014.

Apabila melihat rekor pertemuan secara menyeluruh, Thomas Tuchel sering dibuat kewalahan oleh Pep dan Klopp.

Baca juga: Juergen Klopp Raih Penghargaan Pelatih Terbaik FIFA 2020, Hansi Flick Kecewa

Di hadapan Pep, Thomas Tuchel menelan empat kekalahan dan satu hasil imbang dari lima pertemuan.

Sementara ketika bersua Klopp, Thomas Tuchel hanya memetik dua kemenangan dari total 14 laga.

Pelatih kelahiran Krumbach itu menelan sembilan kekalahan dan tiga hasil imbang pada 11 pertemuan lainnya.

Bagi Thomas Tuchel, catatan ini perlu menjadi perhatian khusus.

Pasalnya, dia akan kembali menghadapi kecerdikan Pep dan daya juang Klopp saat resmi berkarier di Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, bersama Chelsea.

Baca juga: Tuchel Calon Kuat Pengganti Lampard, Harapan Baru bagi Duo Jerman di Chelsea?

Chelsea pun harus mewaspadai rekor buruk Tuchel kala beradu taktik dengan Pep di Manchester City dan Klopp di Liverpool.

Tidak menutup kemungkinan, Tuchel akan memperpanjang rekor buruk ketika menukangi Timo Werner dkk.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X