Gabriel Budi Angkat Bicara soal Berlabuhnya Asnawi ke Ansan Greeners

Kompas.com - 22/01/2021, 19:09 WIB
Pemain Timnas U-22 Indonesia Asnawi Mangkualam Bahar (kiri) melakukan selebrasi bersama Osvaldo Haay seusai mencetak gol ke gawang Timnas Singapura dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Kamis (28/11/2019). Indonesia mengalahkan Singapura dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANPemain Timnas U-22 Indonesia Asnawi Mangkualam Bahar (kiri) melakukan selebrasi bersama Osvaldo Haay seusai mencetak gol ke gawang Timnas Singapura dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Kamis (28/11/2019). Indonesia mengalahkan Singapura dengan skor 2-0.

SURABAYA, KOMPAS.com - Kabar mengejutkan datang dari pemain muda Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar. Lama tak terdengar kabarnya, kini akan segera bergabung dengan klub kasta kedua Korea Selatan, Ansan Greeners.

Berita tersebut menghebohkan karena Asnawi Mangkualam Bahar menjadi pemain Indonesia pertama dalam sejarah K-League.

Menanggapi kehebohan tersebut Gabriel Budi sebagai agen Asnawi awalnya enggan memberikan komentar. Atas nama profesionalisme, agen asal Surabaya tersebut membatasi informasi supaya tidak menciptakan spekulasi liar.

“No comment dulu ya. Hope all is well (semoga semua berjalan dengan baik),” kata Gabriel Budi singkat kepada Kompas.com.

Namun Gabriel Budi akhirnya mau angkat bicara setelah pihak Ansan Greeners memberikan kode keras kedatangan Asnawi.

Agen pemain asing maupun lokal, Gabriel Budi.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Agen pemain asing maupun lokal, Gabriel Budi.

Melalui akun Instagram resmi klub, @ansan_greeners_fc tim berjuluk Green Wolves tersebut mengunggah kalimat berbahasa Indonesia ‘Selamat Datang’ lengkap dengan latar Merah Putih.

Asnawi Mangkualam Bahar merapat ke K-League karena regulasi K- league yang baru.

Setiap tim berhak mendaftarkan total 5 pemain asing dengan rincian, 1 pemain asing berpaspor Asia, 1 pemain asing berpaspor Asia Tenggara, dan 3 sisanya bebas dari benua apapun.

“Asnawi merapat ke K-League (Klub Ansan Greeners FC) berkat adanya regulasi K-League yang memperbolehkan klub menambah kuota pemain asing Asal Asia Tenggara,” katanya.

Disebutkan pemain 21 tahun tersebut mendapatkan rekomendasi langsung dari pelatih Shin Tae-yong.

Pelatih Timnas Indonesia tersebut mempromosikan Asnawi Mangkualam Bahar sebagai pemain yang memiliki kualitas, determinasi dan semangat untuk berkompetisi di K-League.

Bahkan Shin Tae-yong menyebut dia layak tampil di kasta pertama K-League.

Selain rekomendasi dari Shin Tae-yong, menurut Gabriel Budi, Ansan Greeners merasa Asnawi Mangkualam Bahar adalah pemain yang cocok untuk melengkapi kepingan puzzle tim mereka.

“Asnawi disukai karena kebutuhan klub dan kualitasnya yang dinilai layak bermain di Liga Korea Selatan,” pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Liga Italia Pekan ke-24: Verona Vs Juventus, AS Roma Vs AC Milan

Jadwal Liga Italia Pekan ke-24: Verona Vs Juventus, AS Roma Vs AC Milan

Sports
Jelang Tottenham Vs Burnley, Mourinho Justru Digoyang Isu Pemecatan

Jelang Tottenham Vs Burnley, Mourinho Justru Digoyang Isu Pemecatan

Liga Inggris
Melati Daeva soal Praveen Jordan: Kami Sudah Baikan

Melati Daeva soal Praveen Jordan: Kami Sudah Baikan

Badminton
Jadwal Tinju dan Hasil Timbang Badan Canelo Alvarez dan Avni Yildrim

Jadwal Tinju dan Hasil Timbang Badan Canelo Alvarez dan Avni Yildrim

Sports
Jadi Mesin Gol Bayern Muenchen, Lewandowski Disebut Gila oleh Erling Haaland

Jadi Mesin Gol Bayern Muenchen, Lewandowski Disebut Gila oleh Erling Haaland

Bundesliga
Kekejaman Pep Guardiola Jadi Faktor Besar di Balik Prestasi Man City

Kekejaman Pep Guardiola Jadi Faktor Besar di Balik Prestasi Man City

Liga Inggris
Nasib Liverpool: Sulit Finis di Empat Besar dan Tak Lagi Jadi Momok Lawan

Nasib Liverpool: Sulit Finis di Empat Besar dan Tak Lagi Jadi Momok Lawan

Liga Inggris
Bahagianya Juergen Klopp Ketika Diogo Jota Membaik

Bahagianya Juergen Klopp Ketika Diogo Jota Membaik

Sports
PON Papua, Harapan Sulteng pada Sepak Takraw

PON Papua, Harapan Sulteng pada Sepak Takraw

Sports
Melati Daeva Akui Ada Salah Paham dengan Praveen Jordan

Melati Daeva Akui Ada Salah Paham dengan Praveen Jordan

Badminton
Bertemu Lille, Celtic, Red Star, dan Man United, Tanda AC Milan Juara Liga Europa?

Bertemu Lille, Celtic, Red Star, dan Man United, Tanda AC Milan Juara Liga Europa?

Liga Lain
Saat Zlatan Ibrahimovic Biara soal Perbedaan Usia di Skuad AC Milan...

Saat Zlatan Ibrahimovic Biara soal Perbedaan Usia di Skuad AC Milan...

Liga Italia
Olimpiade Tokyo, Penyelenggara Tegaskan Lagi Komitmen Kebersihan Lingkungan

Olimpiade Tokyo, Penyelenggara Tegaskan Lagi Komitmen Kebersihan Lingkungan

Sports
Chelsea Vs Man United, Satu Rekor Menanti Setan Merah di Stamford Bridge

Chelsea Vs Man United, Satu Rekor Menanti Setan Merah di Stamford Bridge

Liga Inggris
Kaki Kian Berat, AC Milan Harus Main Tiap 3 Hari sampai Akhir Maret, Termasuk Lawan Man United

Kaki Kian Berat, AC Milan Harus Main Tiap 3 Hari sampai Akhir Maret, Termasuk Lawan Man United

Liga Lain
komentar di artikel lainnya
Close Ads X