Kompas.com - 24/12/2020, 09:10 WIB
Kieran Trippier lantas menjalani debut melawan Getafe dalam laga pekan perdana Liga Spanyol di Stadion Wanda Metropolitano pada (18/8/2019). Atletico MadridKieran Trippier lantas menjalani debut melawan Getafe dalam laga pekan perdana Liga Spanyol di Stadion Wanda Metropolitano pada (18/8/2019).

KOMPAS.com - Bek timnas Inggris, Kieran Trippier, mendapat hukuman larangan bermain selama 10 pekan di seluruh dunia dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) usai temuan adanya pelanggaran terhadap aturan terkait perjudian.

Trippier dinilai mengambil keuntungan pribadi terkait proses transfernya dari klub Inggris, Tottenham Hotspur, menuju tim anggota Liga Spanyol, Atletico Madrid, pada Juli 2019.

Seperti dikutip dari BBC, pemain berusia 30 tahun itu diduga melakukan tujuh pelanggaran terhadap peraturan judi.

Trippier sempat mengelak sangkaan pelanggaran dalam awal investigasi yang dilakukan FA tersebut.

Namun, setelah melalui dimintai keterangan lebih lanjut, Trippier diketahui melakukan empat pelanggaran sehingga mendapat sanksi dan tambahan denda sebanyak 70 ribu Poundsterling (sekitar 1,35 miliar Rupiah).

Baca juga: Real Sociedad Vs Atletico, Los Rojiblancos Menang dan Jauhi Real Madrid

Sanksi larangan tampil tersebut berlaku secara luas, termasuk di Liga Spanyol, dan akan berlaku sesegera mungkin setelah diumumkan pada Rabu (23/12/2020) waktu setempat.

Trippier setidaknya akan absen dalam 12 pertandingan untuk Atletico, termasuk agenda babak 16 besar Liga Champions menghadapi klub Inggris Chelsea pada Februari mendatang.

Namun, bek sayap kanan itu sudah dapat kembali bermain saat Atletico berhadapan dengan Real Madrid pada Maret nanti, dalam lanjutan pekan pertandingan kompetisi teratas Liga Spanyol, LaLiga.

Pelatih Atletico, Diego Simeone, menjadikan Trippier sebagai salah satu pilar inti timnya di lini belakang.

Sang pemain sudah turun dalam 19 pertandingan di berbagai ajang musim ini, serta telah menyumbangkan empat buah asis di LaLiga.

Butir aturan yang dilanggar oleh Trippier, mengacu pada pasal E8 ayat 1 dalam regulasi terkait perjudian sepak bola di Inggris.

Baca juga: Klasemen Liga Spanyol - Barcelona Dekati Real Madrid, Atletico Nyaman di Puncak

Tepatnya, adalah larangan setiap pihak dalam lingkar sepak bola profesional memberi informasi yang bersifat menguntungkan seseorang atau petaruh demi mendapat keuntungan.

Kasus serupa pernah menimpa mantan penyerang Liverpool, Daniel Sturridge, pada Juni lalu atas dugaan memberi informasi penting terkait proses transfernya pada 2018.

Sturridge pada akhirnya mendapat hukuman larangan tampil selama empat bulan serta denda mencapai 150 ribu poundsterling atau hampir setara dengan 3 miliar rupiah.



Sumber BBC Sport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X