Sevilla Vs Real Madrid, Zidane Melunak Usai 'Ngotot' Menolak Mundur

Kompas.com - 05/12/2020, 08:40 WIB
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, pada laga kontra Shakhtar Donetsk (Ukraina), Kamis (22/10/2020) dini hari WIB. AFP/GABRIEL BOUYSPelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, pada laga kontra Shakhtar Donetsk (Ukraina), Kamis (22/10/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, bicara mengenai masa depan sampai periode buruk dalam kariernya sebagai juru taktik menjelang laga melawan Sevilla.

Duel Sevilla vs Real Madrid merupakan laga pekan ke-12 Liga Spanyol yang akan dihelat di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sabtu (5/12/2020) malam WIB.

Menjelang laga tersebut, Zinedine Zidane saat ini sedang diterpa isu pemecatan menyusul performa buruk Real Madrid di Liga Champions dan Liga Spanyol.

Dalam lima laga terakhir di kedua kompetisi tersebut, anak asuh Zidane hanya bisa meraih satu kemenangan, sekali imbang, dan menelan tiga kekalahan.

Terkini, Real Madrid takluk 0-2 dari Shakhtar Donetsk pada laga kelima Grup B Liga Champions, Selasa (1/12/2020).

Kekalahan itu membuat Real Madrid harus berjuang sampai laga keenam atau terakhir Grup B untuk lolos ke fase gugur Liga Champions.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Real Madrid Terpuruk di Liga Champions, Ramos Gelar Rapat Darurat Tanpa Zidane

Di Liga Spanyol, Real Madrid saat ini sedang berjuang untuk mengakhiri tren buruk tidak pernah menang dalam tiga laga terakhir.

Inkonsistensi Real Madrid dalam dua pekan terakhir membuat posisi Zidane tidak aman karena kerap dikritik.

Setelah Real Madrid kalah dari Shakhtar Donetsk, Zidane sempat membicarakan masa depannya.

Zidane saat itu memastikan dirinya tidak akan mundur dari kursi kepelatihan Real Madrid karena menilai anak asuhnya sudah bermain bagus dan hanya kurang beruntung.

Terkini, Zidane melunak. Pelatih asal Perancis itu mengakui jabatan pelatih Real Madrid yan dia miliki sewaktu-waktu bisa diambil orang lain.

"Saya tidak pernah berpikir bahwa saya tidak tergantikan di Real Madrid entah itu sebagai pelatih atau ketika saya masih bermain," kata Zidane dikutip dari situs resmi klub.

"Semua orang di Real Madrid ada karena suatu alasan dan saya disini akan berjuang sampai hari terakhir," tutur Zidane.

"Kita lihat apa yang akan terjadi. Kami akan menghadapi Sevilla dan sekarang saya hanya memikirkan pertandingan itu," ucap Zidane.

"Saya tidak peduli apa yang akan terjadi setelah laga. Hal yang saya pedulikan adalah para pemain bermain bagus dan menang," ujar Zidane menambahkan.

Baca juga: Peringatan untuk Real Madrid: Jangan Pecat Zidane Dulu!

Lebih lanjut, Zidane mengakui bahwa dua pekan terakhir adalah salah satu periode paling buruk yang pernah dia rasakan sebagai pelatih.

Kesadaran itu membuat Zidane tidak ingin membalas kritik yang menyerang dirinya dan Real Madrid saat ini.

Namun, Zidane tetap yakin dirinya bisa membawa Real Madrid keluar dari periode buruk itu karena sudah pernah mengalami hal yang serupa.

"Mungkin ini adalah periode terburuk. Namun, kami sebelumnya juga pernah mengalami masa-masa sulit dan dikritik. Tidak ada bedanya dengan sekarang," ucap Zidane.

"Saya tidak ingin memikirkan hal itu. Laga melawan Sevilla adalah kesempatan besar bagi Real Madrid untuk menunjukkan jati diri sebenarnya," ujar Zidane.

"Saya tidak bisa berkomentar tentang kritik publik. Saya tidak terganggu dengan hal itu. Kritik adalah bagian dari pekerjaan, terlebih ketika Anda seorang pelatih Real Madrid," tutur Zidane.

Laga Sevilla vs Real Madrid akan sangat menarik jika dilihat dari sudut pandang pengalaman pelatih kedua tim.

Sebab, pelatih Sevilla saat ini, Julen Lopetegui, adalah sosok yang menggantikan Zidane di Real Madrid pada Juli 2018.

Zidane saat itu mundur setelah membawa Real Madrid merengkuh gelar trofi Liga Champions ke-13 pada musim 2017-2018.

Baca juga: Lewat Survei, Mayoritas Fans Ingin Zidane Angkat Kaki dari Madrid

Julen Lopetegui kemudian mengisi posisi Zidane walau ia harus mengorbankan jabatan pelatih timnas Spanyol beberapa pekan sebelum gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia.

Namun, pengorbanan itu justru mencoreng karier Julen Lopetegui. Sebab, Lopetegui langsung dipecat Real Madrid tiga bulan setelah ditunjuk akibat rentetan hasil buruk.

Setelah dipecat Real Madrid, Lopetegui baru mendapat pekerjaan dari Sevilla musim lalu.

Pekerjaan itu langsung membawa nama Lopetegui kembali meroket karena berhasil membawa Sevilla juara Liga Europa pada musim debutnya.

Laga malam ini diprediksi akan sangat ketat karena Real Madrid dan Sevilla menempel di klasemen Liga Spanyol.

Real Madrid dengan koleksi 17 poin dari 10 laga kini menempati peringkat empat klasemen Liga Spanyol.

Di sisi lain, Sevilla yang baru bermain sembilan kali saat ini berada tepat di bawah Real Madrid dengan hanya dipisahkan satu poin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Nepal - Shin Tae-yong Rotasi, Winger Moncer di Malaysia Main?

Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Nepal - Shin Tae-yong Rotasi, Winger Moncer di Malaysia Main?

Liga Indonesia
Dua Kali Wuhan Marathon Terjegal Pndemi Covid-19

Dua Kali Wuhan Marathon Terjegal Pndemi Covid-19

Sports
Perbasi Dukung Menpora Bentuk Tim untuk Bantu LADI Selesaikan Sanksi WADA

Perbasi Dukung Menpora Bentuk Tim untuk Bantu LADI Selesaikan Sanksi WADA

Sports
Ditampar 1-6, Pemain AS Roma Tak Punya Pilihan Selain Meminta Maaf

Ditampar 1-6, Pemain AS Roma Tak Punya Pilihan Selain Meminta Maaf

Liga Lain
Persebaya dan Arema FC Sepakat Akhiri Kasus Perusakan Bus oleh Oknum Suporter

Persebaya dan Arema FC Sepakat Akhiri Kasus Perusakan Bus oleh Oknum Suporter

Liga Indonesia
Tekankan Rivalitas Sehat, Arema FC Serahkan Pelaku Penyerangan Bus ke Persebaya untuk Dibina

Tekankan Rivalitas Sehat, Arema FC Serahkan Pelaku Penyerangan Bus ke Persebaya untuk Dibina

Liga Indonesia
Jadwal Liga 1 Hari Ini - Misi Persib Bandung Jaga Tren Tak Terkalahkan

Jadwal Liga 1 Hari Ini - Misi Persib Bandung Jaga Tren Tak Terkalahkan

Liga Indonesia
Jadwal Timnas U23 Indonesia Vs Australia di Kualifikasi Piala Asia Alami Perubahan

Jadwal Timnas U23 Indonesia Vs Australia di Kualifikasi Piala Asia Alami Perubahan

Liga Indonesia
UMN Pictures Rilis Game Gelimpang

UMN Pictures Rilis Game Gelimpang

Sports
Jadwal Siaran Langsung Denmark Open - Perempat Final Jojo Vs Kento Momota

Jadwal Siaran Langsung Denmark Open - Perempat Final Jojo Vs Kento Momota

Badminton
Madura United Vs Persija, Skuad Nyaris Lengkap, Macan Tebar Ancaman

Madura United Vs Persija, Skuad Nyaris Lengkap, Macan Tebar Ancaman

Liga Indonesia
Temuan Satgas soal Sanksi WADA: 24 Pending Matters, Termasuk Tunggakan ke Qatar

Temuan Satgas soal Sanksi WADA: 24 Pending Matters, Termasuk Tunggakan ke Qatar

Sports
Madura United Vs Persija, Rahmad Darmawan Lupakan Aib Pertemuan Kontra Persija

Madura United Vs Persija, Rahmad Darmawan Lupakan Aib Pertemuan Kontra Persija

Liga Indonesia
Mantan Bos AS Roma Paulo Fonseca Kian Dekat dengan Newcastle United

Mantan Bos AS Roma Paulo Fonseca Kian Dekat dengan Newcastle United

Liga Inggris
Kata Mourinho Setelah AS Roma Dihancurkan Tim Norwegia 1-6

Kata Mourinho Setelah AS Roma Dihancurkan Tim Norwegia 1-6

Liga Lain
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.