Lampard Kritik Jadwal Liga Inggris

Kompas.com - 20/11/2020, 09:00 WIB
Pelatih Chelsea, Frank Lampard, dalam laga kontra Manchester United di Old Trafford, Sabtu (24/10/2020) pada lanjutan Liga Inggris. AFP/PHIL NOBLE/POOLPelatih Chelsea, Frank Lampard, dalam laga kontra Manchester United di Old Trafford, Sabtu (24/10/2020) pada lanjutan Liga Inggris.
|

KOMPAS.COM - Manajer Chelsea menyebut jadwal Liga Premier Inggris tidak masuk akal. 

Dia pun mendesak agar pertandingan yang digelar Sabtu siang waktu setempat dalam beberapa bulan terakhir untuk tak lagi dipakai.

Chelsea akan melawat ke markas St. James' Park menghadapi Newcastle United Sabtu (21/11/2020) besok dalam rangkaian laga pekan kesembilan, yang sepak mulanya dilakukan pada jam makan siang waktu setempat.

Menurut Lampard hal itu tidak masuk akal lantaran memangkas waktu persiapan terutama bagi sejumlah pemainnya yang baru kembali dari memperkuat negaranya.

"Itu bukan hal yang terbaik, jika tak mau menyebut terburuk. Ketika Anda melihat penjadwalan, sungguh tampak tanpa akal sehat. Jadwal sepak mula jam makan siang, harus berapa kali tim mengalami itu," kat Lampard.

"Itu jelas bukan cara bermanfaat bagi pemain untuk melakukan persiapan sebuah pertandingan sekelas Liga Premier. Jika Anda ingin yang terbaik untuk liga ini, saya ingin pemain saya bisa memberi penampilan terbaik, tetapi bukan di situasi sesulit itu," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Klasemen Liga Inggris: Man United Naik 1 Posisi, Chelsea ke 3 Besar

Lampard juga ikut gerbong sejumlah pelatih yang mendesak Liga Premier untuk segera mengadopsi aturan slot lima pergantian pemain seperti kompetisi-kompetisi top di Eropa lainnya.

 Manajer Liverpool Juergen Klopp dan manajer Manchester City Pep Guardiola adalah sejumlah sebagian dari pelatih yang vokal menyuarakan desakan tersebut.

"Saya pikir ini sesuatu yang harus saya suarakan lagi bersama klub-klub lain. Kekhawatiran utama saya adalah tentang keselamatan para pemain, mereka berada dalam stres berat terutama mereka juga tampil di kompetisi Eropa," kata Lampard merujuk pada Liga Champions dan Liga Europa.

"Bukan berarti orang-orang harus meneteskan air mata untuk para pemain, tetapi di liga-liga lain semua memberi slot lima pergantian pemain, kita harus meninjau kembali persoalan ini," pungkas Lampard.

Lampard mengungkap Kai Havertz sudah kembali berlatih setelah sempat dikarantina karena positif Covid-19 tetapi menyatakan gelandang Jerman itu tidak akan ikut serta ke St. James' Park.

Sedangkan pemain sayap Amerika Serikat, Christian Pulisic, juga masih dibayangi tanda tanya besar karena belum selesai menjalani pemulihan dari cedera hamstring.

Chelsea saat ini menempati peringkat kelima klasemen dan berkesempatan untuk merasakan posisi puncak yang jaraknya hanya tiga poin jika bisa menang lawan Newcastle.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X