Immobile Jadi Striker Kedua Terburuk Sepanjang Sejarah TImnas Italia

Kompas.com - 15/10/2020, 19:34 WIB
Ciro Immobile beraksi pada laga UEFA Nations League antara Italia dan Belanda di Stadion Atleti Azzurri dItalia, Bergamo, pada Kamis (15/10/2020) dini hari WIB. AFP/MARCO BERTORELLOCiro Immobile beraksi pada laga UEFA Nations League antara Italia dan Belanda di Stadion Atleti Azzurri dItalia, Bergamo, pada Kamis (15/10/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Partai UEFA Nations League timnas Italia vs Belanda pada Kamis (15/10/2020) mengukuhkan statistik yang tak diinginkan bagi striker Lazio, Ciro Immobile.

Immobile gagal mencetak gol pada partai yang berakhir 1-1 tersebut, memperpanjang catatan tanpa golnya bersama timnas Italia menjadi tiga pertandingan.

Padahal, ia punya dua keseampatan mencetak gol pada partai kontra Belanda yang berlangsung di Bergamo tersebut.

Salah satu tendangan pemain berusia 30 tahun ini masih bisa diselamatkan oleh kiper Jasper Cillessen.

Gol-gol terakhir Ciro Immobile dengan seragam timnas Italia adalah partai kualifikasi Piala Eropa kontra Armenia tahun lalu.

Ia menyumbang dua gol dalam kemenangan 9-1 timnas Azzurri.

Baca juga: Italia Vs Belanda, Mancini Terkejut Taktik De Oranje

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah pertandingan melawan Belanda, Immobile kini telah bermain 42 kali bagi timnas Italia.

Dirinya mempunyai catatan tak diinginkan sebagai penyerang kedua termandul yang telah tampil setidaknya dalam 40 pertandingan bersama Azzurri.

Dikutip dari Tuttomercato, catatan Immobile kini adalah 10 gol dari 42 pertandingan dengan rerata satu gol setiap tiga laga atau 278 menit.

Torehan tersebut adalah kedua yang terburuk setelah Vincenzo Iaquinta, yang hanya mencetak satu gol tiap empat pertandingan atau 349 menit bagi timnas Italia.

Akan tetapi, perbandingan keduanya harus menyertakan catatan bahwa Iaquinta lebih sering dipakai sebagai penyerang sayap kanan bersama timnas Italia.

Belum lagi, sang pemain menjadi bagian dari tim pemenang Piala Dunia 2006.

Kritik pun berdatangan di Italia kepada striker yang mencetak 36 gol dari 37 pertandingan Serie A musim lalu tersebut.

Baca juga: Italia Vs Belanda, Van Dijk Sanjung Performa Tim Oranye

Hal ini memicu reaksi dari rekan sang pemain di timnas Italia, Alessandro Florenzi, untuk membela Immobile.

"Saya membaca di media hal-hal yang tak seharusnya terjadi. Kita membicarakan striker yang mencetak 36 gol musim lalu dan hal ini dianggap normal," tutur pemain yang baru pindah ke PSG tersebut seperti dikutip dari Sky Italia.

"Immobile diperlakukan seperti pemain normal. Jika Lewandowski mencetak 36 gol, mereka di Polandia akan menganggapnya sebagai raja."

"Immobile harus diperlakukan seperti pahlawan nasional tanpa memandang tim yang ia bela. Ia seharusnya menjadi idola bagi seluruh Italia."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BWF World Tour Finals: Praveen/Melati Kembali ke Ritme Permainan, tetapi... 

BWF World Tour Finals: Praveen/Melati Kembali ke Ritme Permainan, tetapi... 

Badminton
Hasil BWF World Tour Finals 2021 - Marcus/Kevin Atasi Rintangan Pertama

Hasil BWF World Tour Finals 2021 - Marcus/Kevin Atasi Rintangan Pertama

Badminton
BWF World Tour Finals: Kalah Start dan Buru-buru, Faktor Kekalahan Pramudya/Yeremia 

BWF World Tour Finals: Kalah Start dan Buru-buru, Faktor Kekalahan Pramudya/Yeremia 

Badminton
Mau Sukses di Piala AFF 2020? Ikuti Aturan Ini

Mau Sukses di Piala AFF 2020? Ikuti Aturan Ini

Internasional
Hasil Drawing Kejuaraan Dunia Badminton 2021, 6 Wakil Indonesia Dapat 'Bye'

Hasil Drawing Kejuaraan Dunia Badminton 2021, 6 Wakil Indonesia Dapat "Bye"

Badminton
Hasil BWF World Tour Finals: Praveen/Melati Takluk dari Dechapol/Sapsiree pada Laga Pembuka

Hasil BWF World Tour Finals: Praveen/Melati Takluk dari Dechapol/Sapsiree pada Laga Pembuka

Sports
Le Minerale Dipercaya untuk Penuhi Kebutuhan Air Mineral di BWF World Tour Finals 2021

Le Minerale Dipercaya untuk Penuhi Kebutuhan Air Mineral di BWF World Tour Finals 2021

Badminton
Hasil BWF World Tour Finals, Pramudya/Yeremia Ditekuk Wakil Jepang

Hasil BWF World Tour Finals, Pramudya/Yeremia Ditekuk Wakil Jepang

Badminton
Tentang Disabilitas, Paralimpiade Paris Akan Saingi Paralimpiade London

Tentang Disabilitas, Paralimpiade Paris Akan Saingi Paralimpiade London

Sports
Jadwal Liga 1 2021: Tren Positif Arema Jelang Laga Melawan Bali United

Jadwal Liga 1 2021: Tren Positif Arema Jelang Laga Melawan Bali United

Liga Indonesia
BWF World Tour Finals, Kata Greysia Usai Ditonton Menpora Zainudin Amali

BWF World Tour Finals, Kata Greysia Usai Ditonton Menpora Zainudin Amali

Badminton
4 Penyerang Indonesia untuk Piala AFF: Dipercaya Shin Tae-yong meski Minim Gol di Liga 1

4 Penyerang Indonesia untuk Piala AFF: Dipercaya Shin Tae-yong meski Minim Gol di Liga 1

Sports
DBON Harus Diimplementasikan secara Sungguh-Sungguh

DBON Harus Diimplementasikan secara Sungguh-Sungguh

Sports
Skuad Malaysia untuk Piala AFF 2020

Skuad Malaysia untuk Piala AFF 2020

Sports
Teknik Servis Mengapung dalam Bola Voli

Teknik Servis Mengapung dalam Bola Voli

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.