Romelu Lukaku Anggap Penyerang Legendaris Arsenal sebagai Mentor

Kompas.com - 10/10/2020, 19:20 WIB
Romelu Lukaku pada laga Inter Milan vs Bologna di Stadion Giuseppe-Meazza dalam lanjutan Serie A, kasta teratas Liga Italia, Minggu 5 Juli 2020. Romuelu Lukaku kembali bermain pada laga Inter Milan vs Fiorentina dalam lanjutan pekan ke-35 Liga Italia, Rabu 22 Juli 2020. MIGUEL MEDINARomelu Lukaku pada laga Inter Milan vs Bologna di Stadion Giuseppe-Meazza dalam lanjutan Serie A, kasta teratas Liga Italia, Minggu 5 Juli 2020. Romuelu Lukaku kembali bermain pada laga Inter Milan vs Fiorentina dalam lanjutan pekan ke-35 Liga Italia, Rabu 22 Juli 2020.

KOMPAS.com - Mantan pemain Manchester United yang kini membela Inter Milan, Romelu Lukaku, mengganggap salah satu penyerang legendaris Arsenal, Thierry Henry, sebagai mentor.

Lukaku merasakan hubungan antara murid dan mentor itu ketika bekerja sama dengan Thierry Henry di tim nasional Belgia.

Henry sempat menjabat asisten pelatih timnas Belgia pada periode 2016-2018. Dia berada di bawah tanggung jawab pelatih kepala, Roberto Martinez.

Saat ini, Roberto Martinez masih menduduki kursi kepelatihan Belgia, sedangkan Henry sudah berkarier di tempat lain.

Baca juga: Romelu Lukaku Jadi Pemain Terbaik Liga Europa 2019-2020

Pelatih timnas Belgia, Roberto Martinez (kanan) dan asistennya, Thierry Henry (kiri), memberi instruksi pada laga perempat final Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Kazan, pada 6 Juli 2018.HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLA Pelatih timnas Belgia, Roberto Martinez (kanan) dan asistennya, Thierry Henry (kiri), memberi instruksi pada laga perempat final Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Kazan, pada 6 Juli 2018.

Peraih empat kali top scorer Liga Inggris itu kini menukangi klub peserta Major League Soccer (MLS), kasta tertinggi Amerika Serikat, Montreal Impact.

Dia bergabung dengan Montreal Impact pada November 2019.

Sebelumnya, Henry pernah menjadi juru taktik AS Monaco (2018-2019) yang berkompetisi di Ligue 1, kasta tertinggi Liga Perancis.

Kembali pada masa ketika dirinya masih melatih timnas Belgia, Henry menjadi sumber inspirasi bagi beberapa pemain, salah satunya Romelu Lukaku.

Baca juga: Henry Masuk Daftar Calon Pengganti Setien di Barcelona

Bahkan, Lukaku menganggap Henry sebagai seorang mentor, mengingat keduanya memiliki posisi serupa.

Penyerang berusia 27 tahun itu mengaku kerap berkomunikasi dengan Henry untuk berbicara seputar sepak bola.

"Saya sering berbicara dengan Thierry Henry, sangat sering," ucap Lukaku, dikutip dari Goal.

"Dia sebenarnya adalah mentor saya. Dia memberi saya dorongan untuk bersaing dengan striker hebat lain di Eropa," tutur Lukaku menjelaskan.

Baca juga: Rashford Kenang Pengorbanan Lukaku di Liga Champions 2018-2019

Lukaku pun kini menjelma sebagai salah satu striker tersubur di Serie A, kasta tertinggi Liga Italia.

Pada musim lalu, dia menempati peringkat ketiga daftar top skor Liga italia dengan koleksi 23 gol dari 36 penampilan.

Secara jumlah gol, itu merupakan perkembangan pesat bagi Lukaku yang pada musim sebelumnya (2018-2019) hanya bisa membukukan 12 gol di Liga Inggris bersama Man United.

Goal menulis, Lukaku sempat menuai banyak kritik akibat catatan tersebut.

Dia dianggap kurang memiliki kemampuan teknis saat membela Man United. Alhasil, Lukaku pun dijual ke Inter Milan dengan harga 74 juta euro (setara Rp 1,2 triliun).



Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X