Terungkap, Saat Liverpool Juara Liga Inggris, Klopp Dicampakkan oleh...

Kompas.com - 06/10/2020, 13:40 WIB
Juergen Klopp (kanan) bersama dua asistennya, Zeljko Buvac (tengah) dan Peter Krawietz (kiri), menginspeksi Stadion White Hart Lane sebelum pertandingan antara Tottenham Hotspur dan Liverpool, 17 Oktober 2015. IAN KINGTON/AFPJuergen Klopp (kanan) bersama dua asistennya, Zeljko Buvac (tengah) dan Peter Krawietz (kiri), menginspeksi Stadion White Hart Lane sebelum pertandingan antara Tottenham Hotspur dan Liverpool, 17 Oktober 2015.

KOMPAS.com - Keberhasilan Juergen Klopp membawa Liverpool juara Liga Inggris musim lalu ternyata tidak spesial di mata Zeljko Buvac.

Buvac secara terang-terangan mengaku tidak memberi ucapan selamat kepada Klopp atas pencapaiannya musim lalu.

Buvac seakan tidak peduli meskipun pernah 17 tahun menjadi asisten Klopp, termasuk saat di Liverpool.

"Saya senang atas keberhasilan Liverpool. Saya turut bahagia untuk para fans dan seluruh pemain di sana," kata Buvac dikutip dari situs The Atheltic, Senin (5/10/2020).

"Namun, saya tidak melakukan hal itu (mengucapkan selamat ke Klopp saat Liverpool juara Liga Inggris)," ujar Buvac menambahkan.

Baca juga: Reaksi Klopp soal Problem Kiper Liverpool, Adrian Blunder dan Alisson Cedera

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Buvac saat ini bekerja sebagai direktur olahraga tim kasta teratas Liga Rusia, Dinamo Moskwa.

Pekerjaan itu mulai diemban Buvac sejak 2020 atau dua tahun setelah meninggalkan Liverpool dan Juergen Klopp.

Klopp dan Buvac sampai saat ini masih bungkam terkait alasan keduanya berpisah pada Februari 2018.

Setelah ditinggal Buvac, Klopp saat ini ditemani oleh Pepjin Lijnders.

Perpisahan Klopp dan Buvac saat itu cukup mengejutkan banyak pihak.

Selain karena keduanya terkenal dekat, Buvac bisa dikatakan salah satu orang yang sangat berpengaruh terhadap karier kepelatihan Klopp.

Bagaimana tidak, Klopp sudah bekerja dengan Buvac ketika pertama kali menjadi pelatih di FC Mainz 05 pada 2001.

Klopp kemudian terus memercayakan jabatan asisten pelatih ke Buvac ketika pindah ke Borussia Dortmund dan Liverpool.

Baca juga: Reaksi Juergen Klopp Lihat Hasil Undian Liga Champions 2020-2021

Faktor taktikal menjadi salah satu alasan Klopp tidak bisa lepas dari Buvac.

Klopp dalam beberapa kesempatan sering memuji Buvac dengan sebutan "The Brain" atau otak di balik penampilan impresif tim yang diasuhnya.

Setelah 17 tahun bersama, Klopp dan Buvac pada akhirnya memutuskan berpisah.

Terkait masa depannya, Buvac saat ini mengaku tidak mau menjadi pelatih, kecuali untuk tim besar.

Sebab, selama 17 tahun bersama Klopp, Buvac mengaku sudah menjalani pekerjaan sebagai pelatih meski jabatan aslinya asisten.

"Saya sekarang tidak ingin menjadi pelatih. Namun, jika ada tawaran dari Barcelona, saya akan memikirkannya," kata Buvac.

"Selama masa jeda, saya sudah menolak tawaran melatih dari banyak tim. Saya tidak akan memberi tahu tim mana yang menginginkan saya," ucap Buvac.

"Saya saat ini tidak tertarik menjadi pelatih karena sudah pernah melakukannya selama 17 tahun. Saya selama itu menjalankan semua tugas seorang pelatih, kecuali berbicara di depan umum," tutur Buvac.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rasa Syukur Fajar Alfian Bantu Indonesia Juara Piala Thomas

Rasa Syukur Fajar Alfian Bantu Indonesia Juara Piala Thomas

Badminton
Marko Simic Melempem Lawan Arema FC, Angelo Alessio Pasang Badan

Marko Simic Melempem Lawan Arema FC, Angelo Alessio Pasang Badan

Liga Indonesia
Equestrian Solidarity Challenge, Upaya Kembangkan Olahraga Berkuda Indonesia

Equestrian Solidarity Challenge, Upaya Kembangkan Olahraga Berkuda Indonesia

Sports
Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Liga Lain
Sesal Merah Putih Tak Berkibar karena Sanksi WADA, Salut Indonesia Fokus Juara Piala Thomas

Sesal Merah Putih Tak Berkibar karena Sanksi WADA, Salut Indonesia Fokus Juara Piala Thomas

Badminton
Beri Sanksi yang Membuat Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Piala Thomas, Apa Itu WADA?

Beri Sanksi yang Membuat Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Piala Thomas, Apa Itu WADA?

Sports
Kalahkan Persija, Arema FC Patahkan 2 'Kutukan' Sekaligus

Kalahkan Persija, Arema FC Patahkan 2 "Kutukan" Sekaligus

Liga Indonesia
Juara Piala Thomas, Pencapaian Terbesar Jonatan Melebihi Asian Games

Juara Piala Thomas, Pencapaian Terbesar Jonatan Melebihi Asian Games

Badminton
Perjuangan Indonesia Berlanjut, Siap Tempur Denmark Open Usai Thomas-Uber

Perjuangan Indonesia Berlanjut, Siap Tempur Denmark Open Usai Thomas-Uber

Badminton
Agar Klub Tak Rugi dan Liga 1 Jalan Terus, Suporter PSS Diminta Tahan Diri

Agar Klub Tak Rugi dan Liga 1 Jalan Terus, Suporter PSS Diminta Tahan Diri

Liga Indonesia
'Kami Persembahkan Juara Piala Thomas untuk Seluruh Rakyat Indonesia...'

"Kami Persembahkan Juara Piala Thomas untuk Seluruh Rakyat Indonesia..."

Badminton
Indonesia Juara Piala Thomas: Terwujudnya Harapan Sang Kapten Hendra Setiawan

Indonesia Juara Piala Thomas: Terwujudnya Harapan Sang Kapten Hendra Setiawan

Sports
Teco Minta Maaf kepada Suporter Terkait Insiden Wawan dan Pacheco

Teco Minta Maaf kepada Suporter Terkait Insiden Wawan dan Pacheco

Liga Indonesia
Bekuk AS Roma, Juventus Asuhan Allegri Berkembang Jadi Mesin Pemenang 1-0

Bekuk AS Roma, Juventus Asuhan Allegri Berkembang Jadi Mesin Pemenang 1-0

Liga Italia
Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Hendra Setiawan Kehabisan Kata-kata

Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Hendra Setiawan Kehabisan Kata-kata

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.