Pandemi Corona, La Liga Ingin Cari Jalan Terbaik

Kompas.com - 26/09/2020, 18:36 WIB
Pemain SD Huesca Shinji Okazaki. DOK. LA LIGAPemain SD Huesca Shinji Okazaki.

MADRID, KOMPAS.com - La Liga ingin mencari jalan terbaik bersama pemerintah Spanyol di tengah pandemi corona yang masih melanda.

Direktur Bisnis, Pemasaran, dan Pengembangan Internasional, Oscar Mayo mengemukakan hal itu berkenaan dengan kebijakan baru pemerintah Spanyol terkait perusahaan judi.

Baca juga: Cuma Tiga Klub La Liga Ini yang Tak bermitra dengan Perusahaan Judi

Salah satu peraturan yang bakal dijalankan mulai Oktober 2020 adalah mengenai jam tayang iklan perusahaan judi.

Alaves Spanish forward Joselu (R) vies with Real Madrids Spanish defender Sergio Ramos during the Spanish league football match between Deportivo Alaves and Real Madrid CF at the Mendizorroza stadium in Vitoria on November 30, 2019. (Photo by ANDER GILLENEA / AFP)ANDER GILLENEA Alaves Spanish forward Joselu (R) vies with Real Madrids Spanish defender Sergio Ramos during the Spanish league football match between Deportivo Alaves and Real Madrid CF at the Mendizorroza stadium in Vitoria on November 30, 2019. (Photo by ANDER GILLENEA / AFP)

"Iklan perusahaan judi di televisi, radio, dan media video untuk umum hanya akan ditayangkan mulai pukul 01.00 pagi hingga 05.00 pagi," demikian bunyi salah satu peraturan terkini tersebut.

Baca juga: Dirilis Oktober, Beleid Baru tentang Sponsor Perusahaan Judi di La Liga

Sebelumnya, iklan perusahaan judi pada media-media tersebut tayang per satu jam sekali per hari.

Para pemain sepakbola Getafe merayakan setelah mencetak gol tim pertama mereka selama pertandingan sepak bola liga Spanyol Getafe CF vs Real Sociedad di stadion Kolonel Alfonso Perez di Getafe pada 6 Mei 2013.AFP/JAVIER SORIANO Para pemain sepakbola Getafe merayakan setelah mencetak gol tim pertama mereka selama pertandingan sepak bola liga Spanyol Getafe CF vs Real Sociedad di stadion Kolonel Alfonso Perez di Getafe pada 6 Mei 2013.

Pemerintah juga menambahkan peraturan tentang iklan pada kaus klub.

"Akan ada penegakan hukum juga pada iklan-iklan perusahaan judi yang tayang di stadion," imbuh peraturan itu.

Pemain Celta Vigo, Iago Aspas usai mencetak golDOK. La Liga Pemain Celta Vigo, Iago Aspas usai mencetak gol

Sementara itu, Oscar Mayo mengatakan bahwa peraturan baru punya kecenderungan memangkas pemasukan klub-klub rata-rata 80 juta euro atau setara dengan Rp 1,4 triliun per musim.

Mayo mengatakan, lebih lanjut, saat ini adalah masa yang penuh dengan tantangan terkait dengan kinerja keuangan La Liga dan klub.

Gelandang Real Madrid, Isco, merayakan gol bersama rekannya James Rodriguez (kanan), setelah mencetak gol ke gawang Sporting Gijon di  El Molinon stadium pada 15 April 2017. MIGUEL RIOPA / AFP Gelandang Real Madrid, Isco, merayakan gol bersama rekannya James Rodriguez (kanan), setelah mencetak gol ke gawang Sporting Gijon di El Molinon stadium pada 15 April 2017.

Enam bulan sejak pandemi melanda, La Liga kehilangan pemasukan hingga 279 juta dollar AS atau setara dengan Rp 3,96 triliun.

"Kami ingin berdialog dengan pemerintah untuk mencari jalan keluar dari masalah ini," demikian Oscar Mayo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X