5 Pemain Berusia Matang Istimewa di Tengah Dominasi Pemain Muda Persebaya

Kompas.com - 07/08/2020, 11:00 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Kedatangan Aji Santoso sebagai pelatih kepala mengubah wajah Persebaya Surabaya menjadi tim dengan deretan pemain muda berkualitas.

Dengan dominasi pemain berusia 20-25 tahun, Persebaya Surabaya menjadi tim dengan rata-rata usia pemain termuda.

Tercatat ada 16 pemain berusia 25 tahun ke bawah, tujuh di antaranya merupakan pemain U-20.

Lebih mengesankan lagi, hampir seluruh pemain U-20 merupakan produk akademi Persebaya Surabaya.

Beberapa di antaranya sudah punya banyak pengalaman seperti Rachmat irianto dan Muhammad Supriadi.

Baca juga: Aji Santoso Yakin Kasus Pembajakan Pemain Tak Akan Mampir di Persebaya

Saking tingginya dominasi pemain muda, hanya ada 5 pemain yang berusia 30 tahun ke atas di Persebaya.

Kelima pemain ini tidak hanya hadir sebagai pelengkap. Kehadiran mereka menjadi sinergi yang apik, dan mampu mengeluarkan potensi maksimal dari gerbong pemain muda Persebaya Surabaya.

Pemain natruralisasi Persebaya Surabaya nutuk musim 2020, Zoubairou Garba.Instagram Persebaya Surabaya Pemain natruralisasi Persebaya Surabaya nutuk musim 2020, Zoubairou Garba.

1. Zoubairou Garba (34 tahun)

Keputusan mendatangkan Zoubairou Garba sempat menjadi perbincangan, khususnya dari kalangan Bonek.

Pasalnya, bek kelahiran 20 Oktober 1985 tersebut datang dengan usia yang sudah tidak muda.

Kehadirannya pun mencolok di tengah Hansamu Yama, Afir Satria, Rachmat Irianto, dan Rizki Ridho yang jauh di bawah usianya.

Namun, Aji Santoso punya pertimbangan lain. Pelatih asal Malang tersebut mengatakan butuh bek berpengalaman yang bisa diandalkan.

Pasalnya, bek-bek muda Persebaya Surabaya merupakan langganan timnas, baik senior maupun kelompok usia, seperti Hansamu Yama, Rachmat Irianto dan Rizky Ridho.

Selain itu, dengan kematangan yang dimiliki, Zoubairou Garba juga diharapkan mampu membagikan pengalaman serta memacu motivasi untuk saling bersaing.

 

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso berbincang dengang Rendi Irwan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (06/01/2020) sore.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso berbincang dengang Rendi Irwan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (06/01/2020) sore.

2. Rendi Irwan (32 tahun)

Sejak bergabung kembali pada tahun 2017, Rendi Irwan begitu melekat Persebaya Surabaya.

Sosoknya akan selalu dikenang berkat kesuksesannya sebagai kapten yang membawa Persebaya juara Liga 2 2017, sekaligus mengantarkan Bajul Ijo ke habitat aslinya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Dari segi performa, gelandang serang kelahiran 26 April 1988 itu juga masih sangat prima.

Pada usianya yang sudah masuk kepala tiga, dia masih beringas mengejar kesempatan mencari posisi di tim utama.

Kerja kerasnya membuat Aji Santoso dipertahankan Rendi Irwan saat mengarungi Liga 1 2020.

3. Patrich Wanggai (32 tahun)

Keputusan untuk merekrut Patrich Wanggai menjadi salah satu berita yang paling menggemparkan bursa transfer Liga 1 awal musim ini.

Namun, Aji Santoso bergeming. Dia yakin Patrich bakal menjadi senjata tempur yang kuat untuk Bajul Ijo.

Musim lalu, pemain kelahiran 27 Juli 1988 tersebut membela Kalteng Putra dengan catatan 7 gol 4 assist dari 27 pertandingan.

Dengan catatan tersebut, dia gagal menyelamatkan laskar Isen Mulang dari degradasi.

Patrich Wanggai dikenal sebagai pemain temperamental dan memiliki masalah dengan kedisiplinan.

Hal itu membuat publik semakin mempertanyakan keputusan Aji Santoso mendatangan pemain berlabel Bad Boy tersebut.

Tetapi, Aji Santoso tetap merasa ‘Si Bad Boy’ bakal menjadi amunisi yang pas untuk melengkapi serangan tempur Persebaya Surabaya.

 

Rivky Mokodompit kiper Persebaya Surabaya musim 2020.KOMPAS.com/Suci Rahayu Rivky Mokodompit kiper Persebaya Surabaya musim 2020.

4. Rivki Mokodompit (31 tahun)

Rivki Mokodompit datang mengisi kekosongan yang ditinggalkan Miswar Saputra hijrah ke PSM Makassar.

Kedatangan kiper kelahiran 5 Desember 1988 tersebut sempat mendatangkan keraguan.

Namun, perlahan Rivki membuktikan dirinya layak untuk menjaga mistar gawang Persebaya.

Pada debut pertama, Rivki berhasil mengantarkan Persebaya Surabaya merengkuh juara pramusim Piala Gubernur Jatim 2020.

Kesuksesan tersebut pula yang membuat Shin Tae-yong memberikannya kesempatan untuk mengikuti pemusatan latihan timnas senior.

 

Pemain asing Persebaya Surabaya, David da Silva (tengah) dan Persija Jakarta Marko Simic saat final Piala Gubernur Jatim 2020 yang berakhir dngan skor 4-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (20/02/2020) sore.KOMPAS.com/Suci Rahayu Pemain asing Persebaya Surabaya, David da Silva (tengah) dan Persija Jakarta Marko Simic saat final Piala Gubernur Jatim 2020 yang berakhir dngan skor 4-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (20/02/2020) sore.

5. David Da Silva (30 tahun)

Sepertinya tidak perlu dijabarkan lagi mengapa pemain kelahiran 12 November 1989 ini dipertahankan Persebaya Surabaya.

Kepiawaiannya mencetak gol menjadikan David Da Silva sebagai "jimat kesuksesan" Persebaya Surabaya dalam setiap pertandingan.

David Da Silva kini menjalani musim ketiganya bersama Persebaya Surabaya.

 

Baca juga: Persebaya Berharap Kejelasan Detail Kompetisi di Rapat Tatap Muka Dengan PT LIB

Dia pertama kali bergabung dengan Persebaya pada musim 2018 dan langsung menjadi primadona dengan torehan 20 gol dan 3 assist dari 23 penampilannya di Liga 1.

Bonek sempat dibuat patah hati lantaran pemain yang dijuluki Cak Gundul ini memutuskan hijrah ke Liga Korea Selatan bersama Pohang Steelers pada awal musim 2019.

Namun, pada putaran kedua, David kembali dan mengakhiri musim 2019 dengan 14 gol dan 3 assist dari 17 pertandingan.

Raihan tersebut berhasil membuat Persebaya Surabaya finis sebagai runner-up. Padahal, sepanjang kompetisi, Persebaya banyak berkutat di papan tengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prediksi Skor dan Line Up Maroko Vs Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2022

Prediksi Skor dan Line Up Maroko Vs Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2022

Internasional
Piala Dunia 2022: Alasan Neymar Lari ke Tribune Usai Cetak Gol Penalti ke Gawang Korea Selatan

Piala Dunia 2022: Alasan Neymar Lari ke Tribune Usai Cetak Gol Penalti ke Gawang Korea Selatan

Internasional
Link Live Streaming Persebaya Vs Barito Putera, Kickoff 15.30 WIB

Link Live Streaming Persebaya Vs Barito Putera, Kickoff 15.30 WIB

Liga Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, Mulai 23 Desember

Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, Mulai 23 Desember

Sports
Piala Dunia 2022: Perjuangan Van Gaal Lawan Kanker Inspirasi Belanda

Piala Dunia 2022: Perjuangan Van Gaal Lawan Kanker Inspirasi Belanda

Internasional
Makna 'Ojigi', Gerakan Membungkuk Pelatih Jepang Bukan Hanya Minta Maaf

Makna "Ojigi", Gerakan Membungkuk Pelatih Jepang Bukan Hanya Minta Maaf

Sports
Brasil Vs Korea Selatan: Tarian Tim Samba, Kecaman Roy Keane, dan Ekspresi Kebahagiaan

Brasil Vs Korea Selatan: Tarian Tim Samba, Kecaman Roy Keane, dan Ekspresi Kebahagiaan

Internasional
Jadwal Liga 1 Hari Ini: Persebaya Vs Barito Putera, Persija Vs Borneo FC

Jadwal Liga 1 Hari Ini: Persebaya Vs Barito Putera, Persija Vs Borneo FC

Liga Indonesia
Trilogi Johnson Vs Moraes Warnai Debut ONE Championship di Amerika Serikat

Trilogi Johnson Vs Moraes Warnai Debut ONE Championship di Amerika Serikat

Sports
Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2022 Hari Ini, Mencari 2 Penghuni Terakhir

Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2022 Hari Ini, Mencari 2 Penghuni Terakhir

Internasional
Arena Pembuktian Gelandang Persib Dedi Kusnandar dalam Lanjutan Liga 1

Arena Pembuktian Gelandang Persib Dedi Kusnandar dalam Lanjutan Liga 1

Liga Indonesia
Kata Vinicius Jr Usai Brasil Bekuk Korea Selatan: Kami Ingin Menari hingga Final...

Kata Vinicius Jr Usai Brasil Bekuk Korea Selatan: Kami Ingin Menari hingga Final...

Internasional
Persebaya Vs Barito: Bajul Ijo Pantang Sia-siakan Persiapan Panjang

Persebaya Vs Barito: Bajul Ijo Pantang Sia-siakan Persiapan Panjang

Liga Indonesia
Lebanon Krisis, Tidak Ada Siaran Piala Dunia Gratis

Lebanon Krisis, Tidak Ada Siaran Piala Dunia Gratis

Internasional
Piala Dunia 2022: Selebrasi Pemain Brasil Dikecam, seperti Kontes Menari

Piala Dunia 2022: Selebrasi Pemain Brasil Dikecam, seperti Kontes Menari

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.