Persebaya Berharap Kejelasan Detail Kompetisi di Rapat Tatap Muka Dengan PT LIB

Kompas.com - 06/08/2020, 10:20 WIB
Pemain asing Persebaya Surabaya musim 2020, David da Silva. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain asing Persebaya Surabaya musim 2020, David da Silva.

SURABAYA, KOMPAS.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) akhirnya merealisasikan agenda pertemuan tatap muka dengan 18 klub untuk membahas kelanjutan Liga 1 2020.

Rencananya, pertemuan tersebut akan diselenggarakan pada Jumat (7/8/2020) di Jakarta.

Agenda dalam meeting tersebut menjelaskan detail-detail panduan kompetisi yang selama ini dipertanyakan oleh klub Liga 1.

Persebaya Surabaya siap memenuhi undangan PT LIB dan berharap mendapatkan titik terang mengenai kritik serta pertanyaan terkait kompetisi selama ini.

Persebaya Surabaya berharap PT LIB sudah menyediakan jawaban atas segala keresahan tim terkait detail pelaksanaan lanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Baca juga: Aji Santoso Yakin Kasus Pembajakan Pemain Tak Akan Mampir di Persebaya

“Kami sudah menerima surat meeting ke Jakarta untuk hari Jumat,” kata sekretaris tim, Ram Surahman.

Meeting secara tatap muka dan berharap di pertemuan tersebut sudah ada keputusan konkret,” sambungnya.

Di sisi lain, Ram menegaskan undangan pertemuan tatap muka tersebut tak lantas membuat Persebaya Surabaya begitu saja sepakat melanjutkan kompetisi Liga 1 2020.

Hingga detik ini, Bajul Ijo tetap pada pendiriannya untuk menolak melanjutkan kompetisi Liga 1 2020.

Karena itu, Persebaya Surabaya berharap dalam rapat tersebut ada kejelasan secara detail terkait kelanjutan Liga 1 2020.

“Kami belum setuju kompetisi dilanjutkan. Persebaya ingin panduan yang jelas, ada kejelasan dan detail terkait hal teknis di lapangan.”

“Lanjutan kompetisi nanti itu akan dilaksanakan di situasi yang tidak biasa,” pungkasnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X