Di Inggris, Hanya Liverpool yang Nilainya Naik

Kompas.com - 30/07/2020, 16:01 WIB
Kapten Liverpool, Jordan Henderson (tengah) ketika mengangkat trofi juara Premier League, kasta teratas Liga Inggris, musim 2019-2020 di Stadion Anfield, Rabu 22 Juli 2020. AFP/ PAUL ELLISKapten Liverpool, Jordan Henderson (tengah) ketika mengangkat trofi juara Premier League, kasta teratas Liga Inggris, musim 2019-2020 di Stadion Anfield, Rabu 22 Juli 2020.

LONDON, KOMPAS.com - Usai menuntaskan musim 2019-2020, Liga Inggris menorehkan catatan nilai klub melalui data termutakhir Brand Finance Football Annual (BFFA).

"Pandemi corona membuat kebanyakan klub mengalami penurunan nilai merek yang dihitung dari pemasukan mulai dari laga penting, hak siar, dan kegiatan komersial.

Menariknya, kata BFFA, Liverpool adalah satu-satunya klub Liga Inggris yang justru mengalami kenaikan nilai.

Celana LiverpoolREPRO BIDIK LAYAR VIA TWITTER @OFOBALLnew Celana Liverpool

Klub berjulukan The Reds ini mengalami kenaikan nilai enam persen menjadi 1, 485 miliar dollar AS.

Baca juga: Cagliari Vs Juventus, Sang Juara Liga Italia Bernasib Liverpool

Dalam daftar 50 klub bernilai merek terbaik BFFA, Liverpool ada di urutan keempat.

Suasana di luar sebuah bar di dekat Stadion Anfield bertepatan dengan laga Liverpool vs Chelsea dalam lanjutan pekan ke-37 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, Rabu 22 Juli 2020.OLI SCARFF Suasana di luar sebuah bar di dekat Stadion Anfield bertepatan dengan laga Liverpool vs Chelsea dalam lanjutan pekan ke-37 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, Rabu 22 Juli 2020.

Lantas, nilai merek Manchester United turun 11 persen menjadi 1,546 miliar dollar AS.

Manchester United ada di peringkat ketiga.

Baca juga: Real Madrid, Merek Paling Moncer Sedunia

Ada juga Manchester City di lima besar yang nilai merosot menjadi 1,322 miliar dollar AS.

David Luiz menampakkan ekspresi kecewa pada laga Aston Villa vs Arsenal di Stadion Villa Park dalam lanjutan pekan ke-37 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, Selasa 21 Juli 2020.AFP/ RUI VIEIRA David Luiz menampakkan ekspresi kecewa pada laga Aston Villa vs Arsenal di Stadion Villa Park dalam lanjutan pekan ke-37 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, Selasa 21 Juli 2020.

Di antara klub-klub Inggris itu, Arsenal mengalami kemerosotan nilai paling besar.

Angkanya adalah 19 persen atau susut menjadi 846 juta dollar AS.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X