Kata Presiden Barcelona soal Masa Depan Messi, Isu Neymar dan Lautaro Martinez

Kompas.com - 27/07/2020, 16:00 WIB
Ekspresi lesu Lionel Messi dalam laga Barcelona vs Osasuna pada pekan ke-37 Liga Spanyol 2019-2020. DAVID RAMOS / GETTY IMAGES EUROPE / GETTY IMAGES VIA AFPEkspresi lesu Lionel Messi dalam laga Barcelona vs Osasuna pada pekan ke-37 Liga Spanyol 2019-2020.

KOMPAS.com - Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu angkat bicara soal masa depan sang megabintang Lionel Messi di klub.

Sebab, beberapa hari belakangan muncul kabar bahwa Lionel Messi sudah tidak betah di Barcelona.

Terbaru, ayah sekaligus agen Messi, Jorge, dirumorkan akan membeli rumah di Milan untuk memudahkan anaknya pindah ke Inter Milan.

Baca juga: Rumor: Ayah Messi Akan Beli Rumah di Milan untuk Mudahkan Anaknya Pindah ke Inter

Messi juga belum memperpanjang kontraknya di Barcelona yang akan habis pada Juni 2021.

Bartomeu mengatakan, ia tidak khawatir dengan masa depan Messi di Barcelona.

"Messi telah berkali-kali mengatakan bahwa dirinya ingin pensiun di sini," kata Bartomeu kepada Mundo Deportivo, sebagaimana yang dikutip Antara.

"Saya tidak ragu dia akan memperbarui kontrak," ujar Bartomeu.

Lebih lanjut, Bartomeu juga buka suara soal upaya klub untuk memulangkan Neymar dari Paris Saint-Germain.

"Untuk (transfer) pemain, jika mereka tidak datang dengan sebuah kesepakatan pertukaran, maka akan sangat sulit untuk dilakukan," kata Bartomeu.

Bartomeu juga berbicara soal isu transfer Lautaro Martinez (Inter), yang makin santer dikaitkan dengan Barca.

Presiden FC Barcelona, Josep Maria Bartomeu, dalam konferensi pers di Camp Nou, Barcelona, 2 Oktober 2017.JOSEP LAGO/AFP Presiden FC Barcelona, Josep Maria Bartomeu, dalam konferensi pers di Camp Nou, Barcelona, 2 Oktober 2017.

Halaman:


Sumber Antara
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X