Soal Oezil, Arteta Tak Mau Turunkan Pemain Hanya karena Gaji Tinggi

Kompas.com - 01/07/2020, 23:15 WIB
Gelandang Arsenal, Mesut Oezil AFP/ALEX MORTON / GETTY IMAGES EUROPE / GETTY IMAGES VIA AFPGelandang Arsenal, Mesut Oezil

KOMPAS.com - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memberi penjelasan soal Mesut Oezil yang tidak pernah diturunkan sejak kompetisi di Inggris kembali dilanjutkan pertengahan Juni 2020.

Dalam empat pertandingan terakhir Arsenal, Mesut Oezil tiga kali berada di bangku cadangan dan sekali tidak masuk skuad.

Keputusan Arteta itu menjadi sorotan karena Oezil saat ini tidak dalam keadaan cedera.

Selain itu, Oezil saat ini juga berstatus pemain dengan gaji termahal di Arsenal. Bayaran Oezil di Arsenal mencapai 350.000 pounds atau setara Rp 6,1 miliar per pekan.

Gaji yang diterima Oezil membuat Arteta dinilai telah menyia-nyiakan uang yang sudah dikeluarkan Arsenal.

Menanggapi hal itu, Arteta tidak setuju.

Baca juga: Gaji Oezil Tertinggi di Klub, Keputusan Terbodoh Arsenal dalam Sedekade Terakhir?

Arteta justru menyebut gaji tidak masuk dalam kriteria pemilihan pemain yang akan diturunkan setiap pertandingan.

"Saya tidak pernah memilih pemain yang akan diturunkan karena pertimbangan gaji," kata Arteta dikutip dari situs Sky Sports, Rabu (1/7/2020).

"Apa yang didapatkan Oezil (gaji) adalah kesepakatan antara pemain dan manajemen. Saya tidak pernah mempermasalahkan hal itu," ucap Arteta.

"Pemain mendapat besaran gaji karena mereka pantas akan hal itu. Ada satu atau dua hal saat saya tidak bisa ikut campur dalam membuat keputusan soal pemain," tutur Arteta.

Halaman:


Sumber Sky Sports
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X