Akan Ada Pembatasan Gaji di Liga Jerman

Kompas.com - 20/05/2020, 10:44 WIB
Neven Subotic seusai laga Borussia Dortmund vs Union Berlin di Stadion Signal Iduna Park, 1 Januari 2020. AFP/FIRO SPORTPHOTO/RALF IBINGNeven Subotic seusai laga Borussia Dortmund vs Union Berlin di Stadion Signal Iduna Park, 1 Januari 2020.

BERLIN, KOMPAS.com - Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) Fritz Keller mengajukan proposal pembatasan gaji (salary caps) di Liga Jerman.

"Ini akan membuat kondisi keuangan liga menjadi lebih bisa dipertahankan," katanya.

Baca juga: Hasil Lengkap dan Klasemen Bundesliga - Dortmund Pesta Gol, Bayern Kokoh di Puncak

Liga Jerman adalah liga yang kali pertama berputar lagi di Eropa.

 Philipp Max dari Augsburg beraksi selama pertandingan Bundesliga antara Eintracht Frankfurt dan FC Augsburg di Commerzbank-Arena pada 7 Februari 2020 di Frankfurt am Main, Jerman.Lukas Schulze/Bundesliga Philipp Max dari Augsburg beraksi selama pertandingan Bundesliga antara Eintracht Frankfurt dan FC Augsburg di Commerzbank-Arena pada 7 Februari 2020 di Frankfurt am Main, Jerman.

Pembukaan kembali liga berlangsung mulai Sabtu (16/5/2020) dengan protokol kesehatan ketat penanggulangan corona mulai dari laga di stadion tanpa penonton hingga penerapan jaga jarak antar-pemain.

Fritz Keller mengatakan momentum bangkit kembalinya Liga Jerman mesti membawa liga profesional itu dekat kembali ke masyarakat.

Bek Bremen asal Serbia Milos Veljkovic dan pemain belakang Leverkusen asal Jerman Sven Bender bersaing untuk merebut bola selama pertandingan sepakbola divisi satu Jerman Bundesliga Werder Bremen lawan Bayer 04 Leverkusen di Bremen, nothern Jerman, pada 28 Oktober 2018.AFP/PATRIK STOLLARZ Bek Bremen asal Serbia Milos Veljkovic dan pemain belakang Leverkusen asal Jerman Sven Bender bersaing untuk merebut bola selama pertandingan sepakbola divisi satu Jerman Bundesliga Werder Bremen lawan Bayer 04 Leverkusen di Bremen, nothern Jerman, pada 28 Oktober 2018.

Keller mengatakan gaji dan nilai transfer yang terlalu tinggi akan melukai komunitas sepak bola itu sendiri.

"Hal itu akan membuat sepak bola sebagai olahraga yang sangat dicintai menjadi terasing," kata Keller.

Pemain depan Hertha, Bosnia-Herzegovinian, Vedad Ibisevic (kiri) dan rekan satu timnya merayakan kemenangan 1-0 saat pemain belakang Hoffenheim, Stefan Posch, terlihat pada pertandingan sepakbola Bundesliga divisi pertama Jerman TSG 1899 Hoffenheim v Hertha Berlin pada 16 Mei 2020 di Sinsheim, Jerman barat daya saat musim dimulai kembali setelah dua bulan absen karena pandemi coronavirus novel COVID-19.AFP/THOMAS KIENZLE Pemain depan Hertha, Bosnia-Herzegovinian, Vedad Ibisevic (kiri) dan rekan satu timnya merayakan kemenangan 1-0 saat pemain belakang Hoffenheim, Stefan Posch, terlihat pada pertandingan sepakbola Bundesliga divisi pertama Jerman TSG 1899 Hoffenheim v Hertha Berlin pada 16 Mei 2020 di Sinsheim, Jerman barat daya saat musim dimulai kembali setelah dua bulan absen karena pandemi coronavirus novel COVID-19.

Bgai Keller, pandemi corona menjadikan sepak bola Jerman memiliki kritik tersendiri untuk kemudian mendapatkan kesempatan kembali posisi sepak bola saat ini dan bagi generasi mendatang.

Pertandingan Bundesliga pekan ke-26 RB Leipzig vs Freiburg di Stadion Red Bull Arena, Sabtu (16/5/2020). AFP/JAN WOITAS Pertandingan Bundesliga pekan ke-26 RB Leipzig vs Freiburg di Stadion Red Bull Arena, Sabtu (16/5/2020).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Man United Vs Southampton, Kata Solskjaer Soal 17 Laga Tak Terkalahkan

Man United Vs Southampton, Kata Solskjaer Soal 17 Laga Tak Terkalahkan

Sports
Jika Valentino Rossi Bisa Juara dengan Tim Satelit di MotoGP...

Jika Valentino Rossi Bisa Juara dengan Tim Satelit di MotoGP...

Motogp
Tottenham Vs Arsenal - Profil Son Heung-min, Pahlawan Kemenangan Spurs

Tottenham Vs Arsenal - Profil Son Heung-min, Pahlawan Kemenangan Spurs

Liga Inggris
Presiden Barcelona: Xavi Pasti Kembali ke Camp Nou, Jadi Pelatih

Presiden Barcelona: Xavi Pasti Kembali ke Camp Nou, Jadi Pelatih

Sports
Keinginan Valentino Rossi Perluas Sirkuit Pribadi Ditentang Para Tetangga

Keinginan Valentino Rossi Perluas Sirkuit Pribadi Ditentang Para Tetangga

Motogp
Ramai soal Valentino Rossi, Bos Yamaha Petronas SRT Sebut Ada Pengumuman Penting Hari Ini

Ramai soal Valentino Rossi, Bos Yamaha Petronas SRT Sebut Ada Pengumuman Penting Hari Ini

Motogp
Timnas U16 Cegah Penularan Covid-19 Lewat Udara

Timnas U16 Cegah Penularan Covid-19 Lewat Udara

Liga Indonesia
Bournemouth Vs Leicester, Rodgers: Ini Tidak Bisa Diterima

Bournemouth Vs Leicester, Rodgers: Ini Tidak Bisa Diterima

Liga Inggris
Tottenham Vs Arsenal, Bukti The Gunners Bukan Masalah bagi Mourinho

Tottenham Vs Arsenal, Bukti The Gunners Bukan Masalah bagi Mourinho

Liga Inggris
Napoli Vs Milan, Rossoneri Jalani Laga Sulit seperti Saat Lawan Juventus dan Lazio

Napoli Vs Milan, Rossoneri Jalani Laga Sulit seperti Saat Lawan Juventus dan Lazio

Liga Italia
Pandemi Corona, Cara Jepang Kelola Tiket Laga

Pandemi Corona, Cara Jepang Kelola Tiket Laga

Liga Lain
Napoli Vs Milan, Ibrahimovic Tampil Melempem dan Marah

Napoli Vs Milan, Ibrahimovic Tampil Melempem dan Marah

Liga Italia
Daftar Top Skor Serie A, CR7 Berpotensi Jadi Manusia Pertama Penakluk 3 Liga Top Eropa

Daftar Top Skor Serie A, CR7 Berpotensi Jadi Manusia Pertama Penakluk 3 Liga Top Eropa

Sports
Napoli Vs Milan, Gattuso Kritik Penyelesaian Akhir Partenopei

Napoli Vs Milan, Gattuso Kritik Penyelesaian Akhir Partenopei

Liga Italia
Hasil dan Klasemen Liga Spanyol - Sevilla Menang, Barcelona dan Real Madrid Ketat

Hasil dan Klasemen Liga Spanyol - Sevilla Menang, Barcelona dan Real Madrid Ketat

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X