Soal Kelanjutan Liga 1 2020, Persib Sejalan dengan PSSI

Kompas.com - 13/05/2020, 21:30 WIB
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAManajer Persib Bandung, Umuh Muchtar.

BANDUNG, KOMPAS.com - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, menanggapi hasil pertemuan antara PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Pertemuan yang digelar pada Selasa (12/5/2020) malam WIB itu membahas mengenai sejumlah hal.

Salah satunya terkait kelanjutan kompetisi musim 2020. Hasilnya, PSSI akan menunggu keputusan dari pemerintah hingga 29 Mei nanti.

Alasan PSSI masih menunggu keputusan dari pemerintah karena federasi masih berpegang pada SKEP/48/III/2020 tertanggal 27 Maret 2020 terkait situasi liga dalam keadaan kahar/force majeure sesuai status tanggap darurat BNPB.

Saat ini, seluruh kegiatan di sepak bola Indonesia tengah ditangguhkan karena wabah virus corona.

Kompetisi bisa kembali dilanjutkan dengan catatan wabah virus corona di Indonesia reda pada akhir Mei mendatang. 

Baca juga: Pelatih Persib Imbau Bobotoh untuk Disiplin dan Bersikap Dewasa

Hanya, bila wabah virus corona tak kunjung reda sampai batas waktu tersebut, ada kemungkinan kompetisi musim ini akan dihentikan total. 

Umuh mengungkapkan, Persib juga akan menunggu arahan dari PSSI dan pemerintah terkait kelanjutan kompetisi musim ini.

Umuh menegaskan, kalaupun kompetisi berlanjut, Persib siap tempur.

"Kalau yang lain siap, Persib juga siap. Kalau jalan lagi, ya alhamdulillah. Kalau tanpa penonton orang-orang bisa pada nonton di TV, minimal ada hiburan," kata Umuh, Rabu (13/5/2020).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X