Pelatih Fisik Arema FC Tegaskan Penangguhan Kompetisi Bukan Liburan

Kompas.com - 21/04/2020, 10:00 WIB
Pelatih fisik Arema FC, Marcos Gonzales saat memantau latihan online pemain saat kompetisi Liga 1 2020 dihentikan sementara akibat pandemi virus corona. Dokumentasi PribadiPelatih fisik Arema FC, Marcos Gonzales saat memantau latihan online pemain saat kompetisi Liga 1 2020 dihentikan sementara akibat pandemi virus corona.


MALANG, KOMPAS.com - Pelatih fisik Arema FC musim 2020, Marcos Gonzales, enggan menganggap penghentian kompetisi Shopee Liga 1 2020 sementara ini sebagai waktu libur.

Dia lebih suka menyebutnya dengan instruksi untuk latihan di tempat terpisah.

Mantan pelatih fisik Johor Darul Ta'zim (JDT) itu mengatakan, meskipun tidak ada kompetisi dan kegiatan tim secara fisik ditiadakan, anggota tim Arema FC tetap menjalankan kewajibannya kepada tim.

Baca juga: Menyelisik Julukan Singo Edan yang Menjadi Identitas Arema...

Mereka tetap bekerja keras setiap hari meskipun terpisah jarak.

"Pelatih dan pemain tidak memiliki waktu untuk berlibur. Kami hanya menghormati instruksi untuk tidak berlatih bersama," kata Marcos Gonzales kepada Kompas.com.

"Kami tetap berkomunikasi dan berlatih (melalui aplikasi Zoom dan program lainnya) sepanjang waktu bersama pemain. Kami tidak memiliki waktu untuk berlibur," tutur dia.

Pelatih asal Argentina ini pun membeberkan kesibukan setiap harinya.

Bahkan, dia memiliki jadwal rutinitas hariannya, sehingga tidak ada waktu yang terbuang sia-sia.

Selain rutin memantau latihan online Hendro Siswanto dan kawan-kawan, Marcos Gonzales juga menjalani rutinitas hariannya seperti latihan pribadi, melakukan riset program latihan, dan juga memperdalam Bahasa Indonesia-nya.

"Saya tidak merasa jenuh, yang saya butuhkan hanya rekan-rekan pelatih dan juga para pemain," ucap Gonzales.

Kini, dia bertambah sibuk setelah Arema FC mulai kembali merutinkan latihan online seperti biasanya.

Baca juga: Gaji Pernah Ditunggak, Pelatih Persib Bandung Ogah Balik ke Arema FC

Marcos Gonzales kini tinggal di Kota Malang, sama seperti pelatih kepala Mario Gomez dan pelatih kiper Felipe Americo karena Argentina sedang menerapkan lockdown.

Bedanya, dia tetap berkumpul bersama keluarganya yang ikut ke Malang sehingga tidak mengalami masalah.

Bahkan, Marcos Gonzales dan keluarganya mulai merasa nyaman tinggal di Kota Malang.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X